Bayanganku Dapat Tumbuh

Bayanganku Dapat Tumbuh
Kecepatan Promosi Yang Mengejutkan


__ADS_3

Dua jam kemudian setelah Neva bertemu dengan Ramon.


Selama ini, mereka berdua berbincang di tempat yang lebih aman dan Neva menjelaskan apa yang terjadi dengannya saat ini pada Ramon.


Setelah Ramon mendengar cerita Neva, ia menundukkan wajahnya sambil menyentuh dagu, kemudian berkata.


"Menyedihkan, kamu kalah dari seorang beyonder tingkat 1, aku penasaran, jika anggota lainnya mengetahui ini, apa yang akan terjadi?" seketika Ramon mengangkat wajahnya dan melihat Neva dengan tatapan main-main.


Mendengar perkataan Ramon yang menyindir dirinya, Neva lantas menjadi marah.


"Tutup mulutmu! Orang itu bukan beyonder tingkat 1 melainkan tingkat 2! Dan bukan hanya itu, dia juga bersama Andrew yang membantunya. bagaimana aku yang sendirian bisa mengalahkan mereka berdua?! Apa kau tidak memikirkannya dengan otakmu? Oh! Aku tau. Atau kamu memang tidak memiliki otak?" Neva mencibir.


Wajah Ramon menjadi pucat."Hei-hei... Tenang sedikit, aku hanya bercanda, mengapa kau menganggapnya dengan serius?" Ramon mencoba menenangkan Neva.


Dia tidak mau berkelahi dengan Neva karena takut, tapi dia pikir itu akan merepotkan, apalagi mereka sedang berada di wilayah Biro Pertahanan khusus, jika orang-orang Biro mengetahuinya mereka bisa dalam masalah.


"Bercandaanmu tidak lucu sama sekali!" teriak Neva pada Ramon.


Kemudian Neva berkata lagi. "Sebelumnya orang itu hanya beyonder tingkat 1, dan aku yakin itu, tidak mungkin aku salah liat. Dari fluktuasi energi sumbernya dia memang tingkat 1, tapi entah mengapa tiba-tiba fluktuasi energi yang terpancar darinya berubah menjadi tingkat kedua."


Mendengar perkataan Neva membuat Ramon sedikit tergerak.


"Beyonder tingkat 1 tiba-tiba berubah menjadi tingkat 2....ini memang sulit di percaya, tapi mungkin saja dia mempunyai benda luar biasa atau benda terkutuk yang bisa menutupi fluktuasi energi, jadi seakan-akan kita hanya bisa melihat dirinya di tingkat 1 padahal dia sudah menjadi beyonder tingkat 2." kata Ramon.


Neva menggelengkan kepalanya. "Aku tidak tau, tapi mungkin apa yang kamu katakan ada benarnya."


Bukannya Neva tidak tau. Benda luar biasa dengan kekuatan yang bisa menutupi fluktuasi energi memang ada keberadaannya, tapi sulit di temukan, sekalipun ada itupun akan di jual dengan harga yang mahal.


Neva tidak ingin membahasnya.


"Berhenti berbicara omong kosong, apakah ada berita yang di sampaikan dari organisasi untuk kita?" Neva bertanya pada Ramon di samping.


"Berita? Jika kamu bertanya tentang berita, itu memang ada, baru-baru ini terdapat rumor sebuah dunia rahasia di temukan di sisa-sisa reruntuhan Gereja Malam, banyak yang meyakini bahwa di dalam dunia rahasia tersebut terdapat benda luar biasa yang di tinggalkan Ratu Malam."


"Benda luar biasa? Tunggu! Kau bilang Ratu Malam? Orang luar biasa dari Era Terakhir dan yang terkuat di masanya?" Mata Neva melebar tidak percaya ketika mendengar kata Ramon sebelumnya, dia tidak bisa bertahan untuk tidak bertanya pada Ramon.


Ramon Menganguk.

__ADS_1


Melihat Ramon tidak menyangkal perkataaanya, Neva langsung merenung, seolah memikirkan sesuatu. "Aku pernah mendengar bahwa Ratu Malam pernah memukul mundur dewa jahat kembali ke celah luar angkasa, apakah itu benar?"


"Itu Benar. Dan kini semua organisasi berpikir bahwa benda luar biasa yang di tinggalkan Ratu malam adalah benda luar biasa dengan tingkat 12 atau bahkan semi Divine." jawab Ramon.


"Ini....!"


"Apakah informasi ini hanya di miliki organisasi Cincin Merah?" tanya Neva lagi.


Ramon menghela nafas. "Sayangnya tidak, sudah banyak orang yang mengetahuinya, jadi kemungkinan beberapa organisasi akan mengirim utusan untuk menyelidiki informasi terkait, termasuk kita." jawab Ramon.


"Aku mengerti jadi para pemimpin organisasi akan mengirim kita ke dunia rahasia untuk bersaing mendapatkan benda luar biasa Ratu Malam." kata Neva.


"Ya, jadi kita harus mempersiapkannya dari sekarang dan fokus meningkatkan seni rahasia kita." kata Ramon sambil melambaikan tangannya ke udara.


Desir!


Tidak lama sebuah pintu muncul dan terbuka di depan mereka, kemudian keduanya berjalan ke dalam pintu yang terbuka dan beberapa saat pintu tersebut tertutup lalu menghilang.


.................


............................


Di dalam markas Biro Pertahanan Kekaisaran Malam.


Lin Melihat Andrew yang sedang berbaring di kasur ruang kesehatan dari balik pintu, kini kondisi Andrew sangat buruk, jadi ia membutuhkan perawatan yang intensif sesegera mungkin.


Setelah menghubungi Roger, bala bantuan dari anggota Biro datang menjemputnya dan Andrew, secara diam-diam membawa mereka kembali ke markas Biro.


Saat Lin sedang memikirkan sesuatu, tiba-tiba dia mendengar suara langkah kaki di depannya, Lin langsung mengalihkan pandangannya dari Andrew kemudian melihat ke depan.


Itu adalah seorang gadis cantik dengan rambut pirang yang panjang.


"Lin, kapten Roger memanggilmu ke ruangannya." kata Vivian.


Lin terdiam sebentar kemudian menjawab. "Aku mengerti."


Setelah itu Vivan memimpin jalan ke ruangan kapten Roger dan Lin mengikutinya dari belakang.

__ADS_1


Tidak lama akhirnya mereka sampai di depan pintu ruangan kapten Roger, kemudian Lin melihat Vivian mengetuk pintu.


"Masuk."


Setelah mendapatkan izin, selanjutnya mereka berdua masuk ke dalam dan di dalam ruangan, mereka berdua melihat kapten Roger yang sudah duduk di kursinya sambil melihat dokumen-dokumen di tangannya.


Ketika Roger melihat keduanya masuk, dia segera menyingkirkan dokumen di tangannya kemudian berkata.


"Lin, kamu bilang ada organisasi Cincin Merah yang menyusup ke Kekaisaran Malam? Siapa Namanya?"


"Namanya adalah Neva Blossom." jawab Lin.


Mendengar perkataan Lin, Vivian sedikit terkejut.


Kemudian Vivian bertanya pada Lin. "Neva Blossom? Orang yang membangkitkan kemampuan Necromancer apakah itu dia?"


Lin menganguk. "Wanita itu menggunakan mayat dengan kekuatan luar biasa untuk bertarung yang cukup membuatku kerepotan."


"Jadi itu benar-benar dia, mengapa ia bisa muncul di Kekaisaran Malam, apa yang ingin dia lakukan?" kata Vivian.


"Aku mendengar dari Andrew bahwa Neva melarikan diri dari pengejaran biro di kota Peg, menurutku Neva di sini karena ingin bersembunyi dari Biro, selain itu Kekaisaran Malam dan kota Peg Tidak terlalu jauh, dan Neva tidak punya pilihan lain selain bersembunyi di Kekaisaran Malam."


Roger menyipitkan matanya. "Jadi apa yang ingin kamu katakan bahwa penjagaan di Kekaisaran Malam sangat longgar? Itu memang fakta, aku tidak akan menyalahkanmu." kata Roger.


Lanjut Roger. "Buktinya Biro Kekaisaran Malam hanya mempunyai sedikit orang luar biasa dari Biro di kota dan Kerajaan lainnya. Sepertinya di masa depan kita perlu merekrut orang-orang dengan potensi membangkitkan kekuatan Luar biasa sesegera mungkin."


"Jadi... Apakah kamu sekarang telah menjadi beyonder tingkat 2?" kata Roger sambil menatap Lin dengan serius.


Dari awal saat kedatangan Lin Dan Vivian, Roger merasakan fluktuasi energi sumber yang bocor dan tidak terkendali, energi yang bocor ini berasal dari tubuh Lin, keadaan ini hanya ada pada orang-orang yang baru saja di promosikan.


Vivian di samping Lin segera terkejut, dia memperhatikan arah tatapan Roger, dan itu mengenai Lin, jadi yang di maksud kapten Roger adalah Lin bukan dirinya.


Vivian menunjuk Lin dengan tangan yang gemetaran. "Tidak mungkin! Kamu... kamu..! telah menjadi beyonder tingkat 2?! bukankah ini baru beberapa hari semenjak kamu menjadi beyonder?"


Lin menekan topinya ke bawah lalu berkata. "Aku hanya bisa mengatakan bahwa diriku beruntung bisa menjadi beyonder tingkat 2, tidak ada yang lain lagi."


"Kalau begitu, selamat untukmu Lin." kata Vivian.

__ADS_1


__ADS_2