BE YOUR TWIN BRIDE

BE YOUR TWIN BRIDE
penghianatan


__ADS_3

09:00


diluar tampak tamu telah berdatangan untuk menyaksikan 2 insan yang akan di berkatkan untuk menjadi 1.


namun mereka tak tau bahwa pengantin pria bahkan belum ada di tempat acara berlangsung.


diatas meja terdapat sebuah foto dengan nama calon mempelai.


ELVIN BUSTON



DEA DIANIKA


Dea yang sudah panik dengan fakta bahwa Elvin belum ada kabar sejak tadi malam, dan diacara pagi ini dià belum ada di tempat acara resepsi pernikahan.


"Elvin kamu dimana sih...",


keluh Dea yang sedang panik karena elvin tak bisa dihubungi.


ia pun duduk lemas di sebuah sofa di dalam ruangan itu , sesekali ia berdiri melihat tamu yang sudah berdatangan dari pintu utama ruangan presepsi, Dea kembali meneleponi elvin, namun tetap saja telepon itu tidak diangkat oleh elvin, disambung dengan spam chat yang dea kirim bahkan belum dia lihat, walaupun itu sudah bercentang 2.


Melihat detik waktu yang semakin mendekati jam pemberkatan, Dea pun semakin menggigit jari, karena panik akibat ulah elvin, yang sama sekali tidak lucu itu.


"apakah dia sedang bercanda?", ucapnya yang tak habis pikir dengan kelakuan elvin ini.


"tok,tok,tok"


"hey, look at this, wow, lu cantik banget dea, pakai gaun ini kamu cocok jadi seorang ratu",


"apaan sih lo ira, jangan bacod deh, aku lagi pusing"


"pusing karna bahagia ya hehheheheheheheh",

__ADS_1


"Bukan, ...ini alvin belum datang, datang", keluh dea mengutarakan kepanikannya pada ira.


"ya elah, palingan lagi dijalan, atau lagi siapin surprise, take it easy baby", ujar ira menyemangati dea.


"begitu ya..., baiklah", jawabnya sambil menenangkan dirinya.


"pokoknya untuk lu dea, lu harus tenang, okey, kalau begitu gue harus kedepan dulu, soalnya gue harus makan banyak di pernikahan calon orang kaya heehehhe", gurau ira yang selalu blak blakan akan segalanya.


Dea pun sedikit tenang karena ucapan ira yang singkat, karena selama ini, bukan ini pertama kalinya elvin datang terlambat, selama mereka berjanji untuk kencan, elvin juga sering terlambat, namun beberapa alasannya memang sangat masuk akal, karena dia seorang pebisnis, dea hanya mengiayakan segala ucapan elvin, karena dea tidak terlalu mengerti dengan jam kerja para pebisnis.


09:30


elvin yang tak kunjung datang, kembali menjadi sebuah kepanikan di dalam hati Dea.


"dea, tenang dea, kamu harus tenang dea, jangan panik, coba telpon sekali lagi", gumamnya sambil mencoba menelepon kembali nomor alvin.


"tit, tit, tit"


"angkat dong vin, pliss jangan becanda", ujarnya sambil menitikkan air mata.


"alvin, kamu dimana, disini sudah banyak tamu, jangan becanda pliss, apapun yang sedang kamu lakukan, tinggalkan lah untuk hari ini saja" chat dea kepada alvin.


berbeda dengan sebelumnya yang hanya centang 2, namun chat dea kini langsung bercentang biru, yang tandanya sudah dibaca, dea pun kembali sedikit tenang, karena chat nya sudah dibaca, namun setelah beberapa waktu chat itu tidak ber balas.


dengan wajah yang marah dea kembali menelepon alvin, telpon itu pun diangkat...


"halo alvin, dimana sih lo, lo gak tau hari ini hari perkahan kita berdua, pliss datanglah secepatnya" ujar dea dengan nada marah.


namun aneh nya tidak ada respon alvin dari ucapan dea, kemudian telepon itu pun terputus.


"tut, tut, tut,"


"apa sih maksud lo alvin,....." ujarnya tak abiss pikir atas kelakuan alvin yang tiba tiba aneh.

__ADS_1


tak selang lama dari telfon itu, seseorang dengan nomor yang asing, mengirimkan spam gambar dan vidio, kepada dea, dea pun mendownload seluruh foto dan vidio itu.


"brukk", dea terjatuh dan langsung menangis histeris di dalam ruangan make up yang kedap suara, dea menghancurkan rambutnya yang sudah di tata dengan sedemikian rupa, dan air matanya yang sudah membasahi wajahnya serta mengancurkan make up nya.


"ya ...Tuhan.... kenapa harus seperti ini, apakah ini hasil dari kesetiaanku selama ini?, apa salahku, sehingga aku seperti ini", ujarnya sambil menepuk nepuk dadanya dengan kuat.


Dea pun menangis sendirian di dalam ruangan itu tanpa ada seorang pun yang menyadarinya, sebelumnya tampilan dea yang bak seperti ratu sejagad, sekarang sudah hampir tak di kenali lagi, akibat tampilannya yang sudah sangat hancur.


maskaranya yang sudah membuat noda hitam di wajah nya, dan rambut yang sudah seperti di jambak seseorang, membuat tampilannya lebih menyedihkan dari tampilan apa pun pada saat itu.


(let me tell you what the massege)


didalam tampak ada beberapa vidio dan 15 foto, dan 3 obrolan chat, dan 1 gambar screenshot vc.


di beberapa foto, terdapat alvin sedang berciuman dengan seorang gadis di paris, gambar kedua tampak alvin mencium gadis yang sama di sebuah pantai hawaii, yang ke tiga, di foto itu tampak alvin sedang memangku gadis yang sama di sebuah kamar hotel, namun kini tampak gadis itu hanya memakai pakaian dalam, dengan atasan yang sudah terbuka, dan kevin yang sudah telanjang dada, mencium dada gadis itu, dan tanggal di foto itu menunjukkan tang 14 februari tahun lalu, disaat alvin mengatakan dia akan melakukan perjalan bisnis selama 2 minggu, dan itu bertepatan melewati hari valentine, itulah sebabnya hari valentine tahun lalu alvin hanya mengirimkan bunga dan coklat yang ia pesan untuk diantarkan pada dea pada tanggal 14 februari, pada saat hari valentine.


lalu beberapa foto foto berikutnya tampak suasana intim antara kedua orang itu, baik seperti sedang bangun dengan hanya di tutupi oleh 1 selimut dengan keadaan tanpa busana, hal ini tentu sangat mengoyak ngoyak hati dea, dea kembali menepuk dadanya yang sepertinya sudah sangat ingin meledak.


***


dengan menangis sesenggukan dea mencoba memberanikan diri membuka vidio yang dikirim nomor yang tak dikenal itu.


didalamnya tampak sebuah acara kejutan hari ulang tahun gadis itu, yang di siapkan oleh alvin dengan beberapa temannya yang ada di luar negri, alvin tampak bahagia, dengan senyuman yang sama yang alvin berikan pada dea selama ini, dan diakhir vidio tampak alvin mencium gadis itu dengan penuh perhatian dengan segala asmara yang ada pada alvin.


di vidio yang kedua, tampak alvin sedang tidur diatas badan gadis itu tanpa menggunakan pakaian, itu tampak pagi hari, gadis itu memvidiokan suasana pagi hari mereka.


dan vidio yang ketiga, adalah vidio yang baru saja dibuat, oleh gadis itu, tampak alvin sedang tertidur akibat kelelahan dengan memeluk gadis itu, seperti sebelumnya mereka tidak memakai busana, diujung vidio itu gadis itu mengatakan beberapa kata untuk dea melalui vidio itu.


"ups, hari ini pernikahan kalian yah,,,, seharusnya itu tak terjadi, karena dia tidak hanya pacarmu, dia pacarku juga, apakah kamu tau kalau kamu hanya alat saja, lihatlah kita sangat mirip, itu itulah alasannya mendekatimu, tidak mungkin kan dia akan menyukaimu, seorang gadis yang putus kuliah, dan miskin, dan tak tau bagaimana pergaulan kelas atas, bisa bersanding dengan dia, kamu hanya akan membuat dia malu, masa sih kamu tidam menyadarinya, dan masa sih kamu tidak sadar diri atas segalanya, aku sih sudah bertemu banyak gadis sepertimu, yang akan bersedia tidur dengan pria hidung belang untuk mendapatkan kemewahan dari mereka, kamu tak jauh berbeda dengan mereka..."


"dia sudah lama suka denganku, karena aku harus mengejar cita citaku, aku tidak menerimanya, 1 tahun lalu aku sudah mendapatkan impianku, sekarang aku ingin mengambil milikku, dari penitipan, kamu sudah melihat foto dan vidionya kan, dan sekarang kami tak pakai pengaman, jadi....pasti kamu sudah tau apa yang akan terjadi kan..?, jadilah gadis yang baik dan penurut, bye bye mmmuah"


dea pun semakin menangis, sampai ia ingin memecahkan kepalanya ke dinding ruangan itu, ia berjalan seperti mayat berjalan, dan mendekati sudut dinding, dengan tangisan yang dibendungnya, kini pecah, dea pun membenturkan kepalanya kesudut tembok itu.

__ADS_1


mengingat tak ada gunanya lagi dia hidup, karena orang yang ia cintai dan percayai selama ini, ternyata hanya memperalatnya, untuk bahan pembuang bosannya saja, kini perasaan dea sudah hancur sehancurnya.


dengan keadaan yang putus asa dan mati rasa dea berjalan menuju cermin, ia memandangi dirinya yang sangat menyedihkan, dengan wajah yang hancur, kepala yang sudah meneteskan darah, sehingga darahnynya sudah mengenai gaun putihnya.


__ADS_2