
kate memperhatikan itu dari samping dengan penuh semangat "pukul wajahnya, biar hancur. patahkan tangannya. ayo cepat pukul.. "
bagaimapun alexa tampak anggun sekarang. mata nya berkilat dingin dan kejam saat melihat mereka maju. seperti iblis yang haus darah.
para pelayan mengulurkan tangan untuk menangkap alexa dengan tangan kosong dan bahkan ingin nemukulinya. tapi alexa dengan cepat memukul tangan yang medekat kearahnya.
"ahh"
suara teriakan pelayan menggema, alexa memukul mereka dengan kuat.
tidak hanya memukuli para pelayan, alexa juga menargetkan ibu tirinya. dia mengangkat kemoceng ditangannya dan memukulnya
"aduh!!"
ibu tirinya yang terkena pukulan alexa berteriak kesakitan.
"ah ini penganiayaaan, alexa akan membunuh seseorang"
" tolong!! alexa dasar wanita ****** gila. kamu tidak tau berterima kasih! beraninya kamu memukul ibumu! "
" kate tolong selamatkan ibumu dari orang gila ini"
kate ingin membantu tapi ketika melihat adegan brutal alexa memukuli para pelayan itu dia tidak berani mendekat. sebaliknya dia mundur ke sudut dan bersembunyi dibalik meja.
alexa sepeti iblis yang menakutkan saat ini. jangan sampai dia melihatku. batin kate
pengawal wanita yang ada dimobil tercengang saat melihat alexa memukuli begitu banyak orang sendirian.
ibu tiri nya berteriak lari kebelakang ayah alexa.
ayah alexa - lucifer. "suamiku selamatkan aku"
lucifer yang awalnya tidak mau terlibat akhirnya maju dan berkata "alexa sudah cukup!"
alexa mengambil kesempatan itu dan mengarahkan kemoceng itu pada ayahnya.
"aduh"!
lucifer yang tangannya terkena pukulan alexa pun tersentak. dia melempar koran yang ada ditangannya ke atas meja dan berteriak " alexa, aku berkata sudah cukup. apa kau tidak dengar? "
alexa benar benar sudah dewasa, dia bahkan berani memukulku. batin lucifer
alexa memandang ayahnya. ayahnya terlihat segar dan badannya kekar sama seperti dulu, mungkin karena dia sudah latihan bela diri selama bertahun tahun jadi dia tampak seperti pembunuh.
itu sangat menakutkan.
alexa tau bahwa dia tidak akan bisa melawan ayahnya sang juara bela diri nasional. jadi dia membuang kemoceng itu kesamping. dia tidak lagi terlihat seperti iblis yang ganas, tapi terlihat seperti kucing yang patuh pada majikannya.
"maafkaan aku ayah, tadi aku memukul pelayan dengan semangat sampai tidak sadar kalau sudah memukul ayah"
__ADS_1
ibu tiri alexa - susi, berkata dengan tajam " alexa jelas melakukannya dengan sengaja"
alexa memiringkan kepalanya dan menatap dengan polos "ibu bagaimana kalau kita mempraktekan mana yang dilakukan dengan sengaja dan mana yang tidak sengaja"
susi tidak bisa berkata" kamu..."
lucifer berkata untuk mengakhiri pertengkaran "baiklah sudah cukup hentikan. "
" sudah jelas kalau... " saat susi ingin berdebat lagi, lucifer menatap susi dengan tajam "jarang sekali alexa kembali. tidak bisakah kamu memperlakukan nya dengan baik? "
susi tidak berani berbicara lagi dan hanya menatap alexa dengan marah.
alexa hanya menatapnya dengan dingin.
ayahnya tidak pernah baik kepadanya dimasa lalu, dia hanya mengincar kekuatan suaminya sekarang.
lucifer menujuk sofa diseberangnya.
"alexa, duduklah"
alexa duduk dan berkata dengan tenang "ayah, apa ada yang ingin anda katakan? mari kita bicarakan. aku harus menemui kakek dan segera kembali"
"bibi wu, masak makanan untuk alexa"
"tidak perlu, aku akan pergi setelah menemui kakek"
susi berkata dengan tajam " alexa sikap macam apa ini? kami adalah orang tua mu. apa kau tidak punya sopan santun? "
" anak kurang ajar, benar benar harus diberi pelajaran!! "
susi mengangkat tangannya dan menamparnya.
tapi dengan cepat alexa memukul tangannya hingga susi terhuyung huyung mundur kebelakang.
alexa menatap mereka semua yang ada di ruangan itu " saya nyonya anderson sekarang, jadi tolong perbaiki sikap kalian."
lalu alexa melirik kate yang ada disudut ruangan " jangan sampai dia punya niat untuk merayu michael, atau keluarga ini akan mengalami masalah"
itu bukan sebuah ancaman belaka, tapi alexa bersungguh sungguh.
lucifer memandang alexa dengan dingin. ini jelas masihlah anaknya alexa yang dulu tapi dia seperti orang berbeda, bukan lagi alexa yang penurut dan selalu mencoba mendapatkan kasih sayangnya dulu. dia sekarang terlihat mendominasi dan tidak mudah dihadapi.
kate berdiri dan bertanya pada alexa "alexa kau sengaja kan melakukannya? sengaja menyiksaku kemarin? "
kate menyadari ada yang tidak beres dengan alexa, dia seperti berubah menjadi lebih kejam dan berani.
alexa mengambil kembali kemoceng yang dia buang tadi dan menjawab "ini adalah pelajaran untukmu, jika tidak sekarang kau berada dirumah sakit"
alexa melayangkan kemocengnya jangan kate yang menunjuk kearah wajahnya.
__ADS_1
"kau memukulku, ayah lihat lah alexa memukulku" kate menangis.
"cukup" kata lucifer
melihat ini harus diakhiri lucifer mengambil kemoceng alexa dengan sedikit kekuatan.
lalu kemoceng berpindah ketangan lucifer.
lalu alexa menatap kate "ingat kate aku nyonya anderson sekarang, jadi jangan macam macam"
dengan itu dia berbalik dan pergi kedapur, didapur pasti tidak ada makanan sekarang, jadi dia akan memasak mie untuk kakeknya.
"ayah lihat lah alexa sekarang menjadi jahat. ayah harus memberi keadilan untukku" kata kate
sedangkan susi meludah kesamping seolah jijik " cuih, dasar sombong. lihat saja michael anderson cepat atau lambat akan menceraikanmu"
lucifer tidak perduli dengan apa yang mereka katakan. dia hanya menatap dapur tempat alexa berada.
"alexa berubah dalam semalam, apa dia diajarkan oleh orang tua itu? ya pasti dia" batin lucifer
alexa memasak mie dan membawanya keatas.
dia berjalan melewati mereka yang ada diruang tamu dan tidak menatap mereka sama sekali.
mereka mungkin takut pada alexa sekarang jadi tidak ada yang berani mencegah alexa.
kediaman orang tuanya ini memiliki 3 lantai. dilantai 3 adalah tempat kakeknya, ruangan ity jika musim dingin sangat dingin dan jika musim panas akan sangat panas.
alexa merasa sangat panas dan pengap ketika sampai dilantai 3.
saat dia masuk keruangan itu suhu pendinginnya sangat rendah dan sangat dingin.
ada bau busuk didalam ruangan. kamarnya berantakan dan lampunya remang remang.
alexa melihat tempat tidur tua dan selimut yang sobek, seseorang meringkuk diatas nya.
hati alexa sakit saat melihat ini. matanya memerah tanpa sadar.
"kakek"
saat mendengarnya, arthur- kakek alexa perlahan bangkit dari tempat tidur. ketika dia melihat alexa berdiri dikamarnya dia menyeringai tanpa gigi, terlihat menakutkan. tapi bagi alexa itu adalah senyum lembut penuh kasih sayang.
"alexa, kamu datang"
alexa berjalan dengan semangkuk mie ditangannya dia melihat dimeja samping berantakan dan banyak sampah. dia tidak punya tempat untuk meletakan mie.
tidak ada yang akan menyangka lucifer yang punya aset ratusan juta itu memperlakukan ayahnya seperti ini bahkan kamar ini lebih buruk dari kamar pelayan.
arthur perlahan duduk dan berkata pada alexa. "alexa sayang kemarilah, kakek ingin bicara secara pribadi"
__ADS_1
Alexa manyapukan sampah itu dengan satu tangan dan meletakan mangkuknya dimeja. dia menatap meja itu dan melihat scrup diatasnya dan ada kamera kecil disana.
dia tau bahwa ayahnya sedang memantau nya dan kakeknya.