Berpindah Tubuh Menjadi Istri CEO Bengis

Berpindah Tubuh Menjadi Istri CEO Bengis
chap 24


__ADS_3

Hari ini tiba hari dimana alexa akan wawancara di s.c media.


Alexa bersiap dan berangkat dengan taxi agar tidak terlihat mencolok.


Saat ia memasuki mobil taxi alexa mendengar suara yang familiar di radio.


Itu adalah suara melodi.


Alexa bertanya karna penasaran "pak bukankah 'acara harian At. 6' disiarkan jam 6 sore? Ini masih jam 7 pagi "


Supir taxi tersenyum "nona apa anda tidak tau? Sekarang stasiun radio memperbolehkan siaran ulang karena banyak yang menyukai melodi"


" terakhir kali 'acara siaran At. 6' pembawa acaranya berubah bukan lagi melodi, suara pembawa acara nya seperti iblis, kami para sopir tidak menyukainya dan mengajukan protes, karna itulah sekarang stasiun radio sering memutar 'acara siaran At. 6' dengan pembawa acara melodi"


" suara melodi menenangkan, seperti arus air yang membuat rileks "


Supir itu terus berceloteh, tentang betapa dia menyukai suara melodi.


Alexa tersenyum, beberapa hari yang lalu dia masuk rumah sakit dam dijaga ketat oleh michael, sehingga alexa tidak melakukan siaran radio.


Saat pembawa acaranya diganti tidak disangka rating acaranya malah menurun. pendengar tidak menyukai pembawa acara yang baru.


Supir itu berkata " suara melodi merdu, saat mendengarkanya kita seperti sedang diterapi lewat suaranya. saya yakin melodi adalah wanita yang cantik dan lembut"


Alexa mendongak menatap sang sopir dari belakang , dan alexa tersenyum percaya diri "iya dia cantik"


Sopir itu tersenyum dan berkata dengan jujur "meskipun kamu juga cantik, tapi aku yakin melodi lebih cantik. Dia pasti orang yang paling cantik didunia"


Alexa agak malu dengan pujian pujian yang diterimanya sepanjang jalan.


"ehm.. Sebenarnya aku melodi"


Pak sopir tersenyum dengan tidak percaya "kamu bukan melodi, suara melodi sangat merdu, tapi suaramu tidak terlalu bagus.. "


Alexa "......" hanya bisa diam tanpa kata


Saat sudah sampai di s.c media, alexa turun dan membayar ongkos taxi.


"terima kasih"


Alexa menggunakan suara melodi.


Sang sopir tercengang, pada saat dia kembali sadar alexa sudah memasuki gedung s.c media.


***


Diruang tunggu wawancara.


Alexa mengejutkan semua orang saat dia muncul. Alexa sangat cantik, dia menggunakan gaun hitam yang pas ditubuhnya hingga memperlihatkan bentuk badan idealnya.


Alexa memasang wajah anggun dan dingin terlihat seperti seorang penguasa wilayah besar.


kecantikannya membuat orang takluk dan akan tunduk dengan sikap anggun nya.


Tapi tidak ada yang berani mendekat karna sifat dinginnya.

__ADS_1


sifatnya yang anggun dan dingin terlihat sombong dan congkak dimata mereka yang cemburu, hingga bisikan demi bisikan mulai terdengar, mereka fikir karena alexa berada dibagian antrian paling belang jadi alexa tidak akan mendengar omong kosong mereka, padahal alexa mendengar semua itu.


semenjak alexa masuk rumah sakit akibat keracunan, alexa mulai menyadari bahwa panca indra nya menjadi 10x lebih sensitif dari sebelumnya.


Telinganya bisa mendengar suara suara kecil bahkan gesekan benda yang berada jauh darinya, dia juga bisa membedakan dari mana sumber suara itu.


Matanya bisa melihat sesuatu dengan jelas bahkan nyamuk yang terbang sejauh sepuluh meter darinya.


Hanya dengan sesuap makanan dan dia akan tau bahan apa saja yang digunakan. Dia bisa mendeteksi bau apa saja, bahkan walaupun bau itu hanya samar samar.


Seperti saat ini dia tau wanita A memakai parfum aroma apa, wanita B memakai aroma apa.


Itu adalah hal paling ajaib yang dialami arraya yang berada ditubuh alexa saat ini.


Alexa berfikir sepertinya ini karna roti yang diberikan kakek tempo hari.


Saat dia sibuk memikirkan ketajaman panca indra nya tiba tiba dia dipanggil tanda sudah gilirannya untuk maju wawancara.


Alexa berdiri untuk memasuki ruangan tapi dia mendengar seorang wanita berkata "wanita yang sombong itu ga akan lulus audisi, dia pasti hanya mengandalkan kecantikannya, buang buang waktu aja"


Alexa mendengar itu lalu berhenti dan menatap wanita yang baru saja selesai berbicara "saya memang cantik, ada masalah buat wanita jelek sepertimu? "


Tanpa menunggu jawaban wanita itu alexa lanjut berjalan memasuki ruangan.


Saat didalam ruangan alexa melihat ada kate dan siera didalam.


Mata Kate dan siera terbelakak melihat penampilan Alexa. Alexa hanya menanggapinya dengan tersenyum sinis.


pewawancara bertanya pada alexa "alexa kenapa kamu ingin menjadi artis? "


" haaa?? "


Semua orang yang ada diruangan itu menjadi tercengang. Jawaban unik seperti ini belum pernah ada sebelumnya.


"menarik" satu kata itu muncul dalam benak mereka.


Alexa adalah orang pertama yang membuat sesi wawancara menjadi kompetisi pribadi.


setelahnya alexa menjawab semua pertanyaan lantang dan serius, hal itu membuat para pewawancara sangat puas pada alexa.


Selanjutnya adalah menjunjukan bakat acting.


Alexa memilih tema cinta dan benci


"tema ini adalah yang paling sulit, apakah dia bisa? Atau hanya omong kosong saja? "


" benar ini adalah tema yang sulit bahkan artis papan atas belum tentu bisa melakukannya hanya dengan satu kali adegan"


Alexa mendengar dengan jelas gumaman dari para juri didepannya dan alexa mengerutkan keningnya. Sesulit itu kah? Batin alexa


Siera adalah orang yang licik, dia cepat tanggap dengan keadaan sekitarnya karna itu dia tersenyum dan memulai aksinya untuk mempermalukan alexa "meskipun ini topik yang paling sulit, saya yaki alexa pasti bisa melakukannya, alexa hebat dalam acting"


Kate terkekeh mengejek "huh dia hanya tau cara membuat ulah"


salah seorang juri berkata " silahkan mulai actingnya "

__ADS_1


alexa memulainya dengan menunduk, lalu mendongak dan memulai actingnya.


Mata alexa memerah dan mulai berlinang air mata, tatapan alexa yang telihat penuh kasih tapi juga terlihat ada kebencian disana.


Alexa sedikit tersenyum menyeringai, lalu dia mengambil pena diatas meja dan menggenggamnya seolah dia sedang memegang leher seseorang.


"kau tega membohongi ku, kau tega menghianatiku, kau benar benar menyakitiku. Kau benar benar pantas mati"


Tepat saat alexa menyelesaikan kalimatnya dia memegang erat penanya dan pena itu patah.


para juri disana tercengang,emosi yang dikeluarkan alexa seolah olah dia benar benar mematahkan leher seseorang.


"alexa, selamat kamu diterima"


Alexa menghentikan tindakan nya dan kembali menarik emosinya.


Lalu alexa tersenyum manis, tidak ada lagi jejak kebencian dan aura membunuh seperti tadi. Actingnya benar benar luar biasa.


"kate"


Kate yang namanya dipanggil mengangkat dagunya dengan sombong, namun baru maju dua langkah rok nya tersangkut di tas siera.


rok nya terjatuh hingga memperlihatkan kain berbentuk segitiga yang dia pakai. Sontak semua yang ada disana berteriak


"wooww"


Kate yang merasa dingin dibagian bawahnya pun menunduk dan mendapati bahwa roknya telah turun, dia lantas berjongkok dan dengan cepat memakai kembali rok nya.


Dia melihat ujung rok nya tersangkut di tas siera. Dengan cepat dia menampar siera


Plak


plak


dua kali tamparan kate membuat siera ketakutan


"bukan aku,.. Bukan aku..."


"dasar ******!! " teriak kate


" bukan aku kate.. Sungguh.." belum selesai siera menjelaskan kate langsung menerjangnya dan meraih pakaiannya


"beraninya kamu mempermalukan aku, lihat saja aku akan menelanjangimu"


Kate terus mencabik cabik pakaian siera, tidak tahan siera pun sama balas mencabik cabik pakaian kate tapi siera tidak sekuat kate.


Alexa yang melihat pemandangan ini hanya tersenyum sinis "melihat perkelahian para ****** adalah hal yang menarik untuk ditonton" gumam alexa


Siera melihat alexa " alexa tolong aku, kumohon" siera bersiap mengulurkan tangannya pada alexa, siera berfikir jika alexa juga harus dipermalukan seperti mereka. Kate pun sama dia mengulurkan tangannya untuk meraih baju alexa, kate berfikir jika alexa dipermalukan disini maka michael akan meninggal kan nya.


Alexa yang melihat mereka mengulurkan tangannya langsung menghindar.


"ini kalian yang mulai ya" batin alexa manyeringai.


" jangan takut aku akan Menolong mu "

__ADS_1


__ADS_2