
arthur kakek alexa meraih tangan alexa dan memasukan sesuatu kedalam tangannya "alexa makanlah ini, jangan sampai mereka melihatnya"
alexa menunduk, itu adalah roti tawar dengan cap tangan hitam diatasnya. permukaan roti tawar itu bahkan sudah berjamur. mungkin itu sudah lewat dari ekspayetnya.
mata alexa menangis haru akan itu "kakeekk..."
alexa kecil dulu hanya makan sehari sekali, dia selalu kelaparan. kakeknya selalu membantunya dan memikirkan cara untuk mendapatkan makanan.
memikirnya alexa menjadi semakin sedih, jadi dia menangis tanpa bisa berhenti. kakek yang melihat air mata alexa mengulurkan tangannya yang kurus dan dingin untuk menghapus air matanya.
"cup cup alexa, sudah lah jangan menangis lagi. jadi lah anak baik. kakek ga suka roti, jadi lebih baik alexa yang makan ya"
kakek berkata seolah menghibur alexa kecil, sama seperti dulu.
alexa menarik napas dalam dalam untuk menghentikan tangisannya.
dia berusaha menahan air matanya setiap kali menatap kakeknya,
"kakek aku membutkan mie untukmu, makan ya... alexa suapin" alexa berkata dengan suara seraknya
kakek menjawab dengan berdecak bodoh "ckk ck alexa kamu itu cantik, sangat cantik. bahkan kamu itu gadis tercantik didunia. kamu adalah bayi kesayangan kakek"
lagi alexa menahan air matanya, dia memegang mangkuk mie dan meniupnya agar dingin sebelum disuapkan kepada kakeknya.
artur menderita dimensia. jadi yang bisa dia lakukan hanya memuji alexa cantik.
alexa menyuapi kakeknya dengan mie lalu menuangkan air untuk minum dan membawanya mencuci tangan dan wajahnya.
artur menolak saat alexa hendak mengelap tubuhnya, jadi dia hanya bisa menyerah.
artur menatap alexa engan ramah "alexa, kamu belum makan rotinya"
alexa memandang roti diatas meja samping tempat tidur itu, roti yang sudah berjamur.
inilah cinta kakeknya dulu bahkan sampai sekarang kakek masih mengingatnya.
alexa tak menolaknya, jadi di memakan roti berjamur itu. dia makan sesuap demi sesuap hingga habis.
__ADS_1
arthur memandang alexa dengan senyum konyolnya. ayahnya lucifer saat ini sedang duduk dikamarnya sambil memantau alexa dan arthur. dia juga melihat alexa memakan roti berjamur dan kotor itu.
"apa orang tua itu tidak akan memberikan alexa benda itu? jika dia tidak memberikan nya pada alexa, lalu dimana benda iti berada? " lucifer bertanya tanya dalam hatinya.
setelah menghabiskan rotinya alexa berbincang bincang dengan arthur hingga lupa waktu. jadi dia berkata pada arthur "kakek aku harus pulang sekarang, michael mungkin sudah menunggunya dengan cemas dirumah"
Athur menatap alexa dan bergumam bodoh dengan diri sendiri "alexa kamu adalah gadis yang cantik, datang lah nengunjungiku sesering mungkin. alexa bayi kesayanganku. aku sangat ingin membuatkan kuda poni kayu untukmu".
alexa menunggu arthur berbaring hingga ia tertidur dulu sebelum pergi. barulah dia beranjak dan keluar.
saat diluar dia bertemu dengan susi ibu tirinya.
susi bertanya "sejak kapan kamu begiti berbakti pada kakekmu? apa yang kamu rencanakan? "
alexa memikirkan kamera kecil di kamar kakeknya, dan dia juga memikirkan kakeknya yang kadang normal kadang gila. dia bertanya tanya pada diri sendiri sebenarnya ada apa?
lalu dia menjawab susi dengan ketus "kamar kakek bahkan lebih buruk dari kamar pelayan, kakek juga tidak memiliki uang sepeserpun. jadi apa yang bisa saya harapkan?
"bagaimana saya tau?"
alexa menatap susi dengan tajam" atau kalian mengincar sesuatu yang tidak kakek berikan kepada kalian? "
" oh kamu berharap dia tidak makan dan cepat mati kan? agar kalian bisa mengambil sesuatu yang dimiliki kakek? "
susi memelototinya dengan tajam dan berteriak "kau gila! mana mungkin saya melakukan hal itu"
mata alexa bekilat dingin, dia menarik rambut susi dan mencekiknya, wajah susi yang merah jahat sekarang berubah menjadi ungu.
lalu akexa memperingatinya "karena kau memiliki banyak pelayan disini jadi jaga lah kakek baik baik untuk ku. jika tidak, saya akan membawa wartawan kemari sebelum kalian bisa membawa kakek pergi"
mata susi berputar kebelakang saat ia tersedak, lucifer yang naik keatas dan melihat itu hanya menatap dengan tenang.
alexa mengendurkan cengkramannya "ingat! saya nyonya anderson sekarang, jika saya melihat kakek menyedihkan seperti ini lagi maka saya tidak akan segan segan. "
susi yang lepas dari cengkraman alexa segera menyusut ketembok. dicekik oleh alexa tadi benar benar membuka mata susi, jika alexa bersungguh sungguh dengan perkataannya.
alexa bertemu ayahnya ditangga. lucifer berkata "kamu banyak berubah"
__ADS_1
kate hanya melihat lucifer dengan dongin, dia berjalan terus dan tidak merespon kata kata lucifer.
kate yang berada dilantai 2 ketakutan saat melihat alexa turun dari tangga, dia bukan alexa yang dulu bisa dia permainkan dengan kata kata manisnya lagi.
tapi alexa didepannya ini lebih seperti iblis yang kejam.
alexa masuk kedalam mobil, hari sudah petang sekarang. dia berkata pada pengawal wanita jtu "hari sudah malam, tidak banyak kendaraan dijalanan jadi percepat sampai kerumah"
pengawal wanita itu sedikit terkejut dengan kata kata alexa, karna biasanya alexa lebih memilih untuk tidur diluar dari pada pulang ke mansion.
tapi sekarang dia bahkan ingin cepat cepat pulang, tapi pengawal itu tetap menyanggupi perkataan nyonya nya.
"ya nyonya"
alexa memegang ponselnya dan mengirimkan pesan kepada michael [aku sudah dijalan pilang, mich ada kah yang ingin kau makan? biar ku belikan sekalian].
tidak ada jawaban dari michael. dia terus mengiriminya pesan tapi sama sekali tidak ada jawaban disana.
michael menunggu alexa didepan jendela sambil memgang rokok yang belum dihidupkan.
dia mengingat perkataan alexa sebelumnya bahwa alexa membenci pria yang merokok.
diruangan yang gelap ponsel michael menyala ada pesan dari alexa [aku sudah dijalan pilang, mich ada kah yang ingin kau makan? biar ku belikan sekalian]
michael yang melihat pesan itu pun terdiam.
dia tidak membalas hingga beberapa pesan masuk lagi ke ponselnya tapi dia hanya membaca pesan itu dan tidak menjawab.
hingga suara mobil terdengar memasuki mansion, michael yang awalnya seperti patung batu sekarang tampak hidup kembali.
"itu alexa, apakah alexa kembali? atau mobil itu datang dengan keadaan kosong? " michael bertanya pada dirinya sendiri.
dia melihat mobil itu dengan gugup bahkan takut, dia melihat seorang pengawal wanita keluar dan membuka pintu belakang mobilnya.
hati michael lega tanpa sadar dia senang alexa kembali.
"nyonya kita sudah sampai"
__ADS_1
alexa tertidur dikursi belakang, setelah mendengar suara pengawal wanita dia membuka matanya dengan linglung.
dia keluar dari mobil dan melihat kearah lantai dua. tirai bergerak sedikit dia melihat sosok yang mencoba bersembunyi disana.