
kate, siera dan alexa ada di dalam lift, kate menekan tombol 18 menuju ke lantai 18, tapi lift berhenti di lantai 5 ketika pintu terbuka terlihat steven yang sedang ber-acting "kebetulan" bertemu mereka.
Steven yang melihat alexa di papah oleh kate bertanya dengan nada khawatir "alexa, kamu kenapa?"
Alexa yang namanya dipanggil mendongak dengan mata berkaca kaca dan menganggkat tangannya untuk memeluk leher steven
"michael ini sangat panas, aku mau kamu.. "
Alexa terlihat seperti sudah mabuk sepenuhnya
dasar ******,benar benar merusak reputasi michael batin kate
"alexa tenang saja, nanti aku akan bawa lima atau enam pria untukmu." kata kate
Steven mencoba memanggil alexa beberapa kali tapi tidak alexa hanya bergumam dan memanggil michael saja, ini membuat steven tidak nyaman, dimasa lalu alexa hanya memanggil namanya dan hanya dia yang difikirkan alexa. Tapi hanya selang beberapa minggu dia mengabaikan alexa, sekarang alexa hanya memanggil michael walau dalam keadaanya yang mabuk.
Ketika lift terbuka steven hendak menggendong alexa keluar dari lift tapi alexa mendorongnya
"minggir baji**an, aku mau michael, hanya michael!! "
"bantu dia masuk dulu" kata steve
Kate pun memapah alexa menuju pintu kamar 809, alexa yang hendak masuk menyipitkan matanya melirik siera yang hanya diam dipojokan sedari
"mau main main heh?, oke kita liat aja, let's play the game" batin alexa menyeringai
Siera mengambil foto alexa, steven dan kate. Tapi dia sengaja mengedit seolah kate tidak disana lalu mengirimkan nya pada michael sambil tersenyum.
[ saya melihat steven dan alexa masuk kekamar hotel 809, tuan anderson sebaiknya anda segera kemari]
...----------------...
Dibandara
Michael anderson baru saja turun dari pesawat dan menyalakan ponselnya, dia hendak mengecek apakah ada pesan dari istrinya, tapi bukan pesn dari istrinya yang dia dapat tapi pesan dari nomer asing yang menunjukan gambar istrinya dan seorang pria bajingan memasuki kamar hotel.
Matanya yang lelah dan datar tiba tiba menjadi dingin dalam sekejap.
kim yang berasa dikursi samping pengemudi tiba tiba merasa menggigil.
Dia pun menoleh dan bertanya "tuan anderson ada apa?"
Michael melihat gambar di ponselnya Lalu mengirimkan nya pada kim dan berkata "tiga menit, aku ingin tau semuanya"
kim lalu menelfon bawahannya yang dia kirimkan untuk memata-matai alexa
"tuan, itu di hotel imeperial, acara perjamuan m.c media, mereka tidak yakin nomer kamarnya, tapi itu ada dilantai 18" ucap kim
" berhenti" kata michael datar
Sopir yang membawa mobil mengerti dan meminggirkan mobilnya.
"keluar" kata michael dingin
Michael memasuki mobil dengan cepat di membelah jalanan
"alexa aku memberimu kesempatan terakhir, jangan kecewakan aku" batin michael
...****************...
__ADS_1
di imperial hotel
Di dalam kamar 809 alexa terlentang lemas diatas kasur, rambut yang menutupi sebagian wajahnya, membuatnya terlihat semakin sexy.
Kate yang melihat alexa bahkan cemburu, alexa lebih cantik dari kate dalam segala hal.
Kate lalu berkata "steven buka bajunya, aku akan mengambil gambar"
Steven menoleh pada kate " untuk apa?"
Kate menatap steven "itu untuk dikirimkan pada tuan anderson. Tenang saja tuan anderson ga akan menyalahkan mu, kita akan bilang ini keinginan alexa sendiri. Jadi tuan anderson bisa apa? "
Setelah steven memikirkannya, dia bergumam dalam hati "mengambil gambar bagus juga" steven berfikir, bahkan jika dia tidak bisa mendapat harga penawaran dari alexa, dia masih bisa menyimpan gambar untuk tujuan lain. steven yakin jika michael tidak ingin dunia tau bahwa dia telah diselngkuhi.
Setelah membulatkan tekadnya, steven langsung membuka pakaian alexa, saat melihat kulit alexa yang mulus, steven menelan ludahnya tanpa sadar.
Namun, saat tangan steven hampir menyentuh alexa, tiba tiba mata alexa terbuka dan menahan pergelangan tangan steven.
"stev, apa yang kamu lakukan?"
Dengan wajah memerah, mata yang sayu, dan suara yang sedikit serak, alexa terlihat sangat menggoda. jantung steven berdetak kencang saat ini. Jelas steven tertarik pada alexa.
Tapi dalam sekejab steven merasakan sakit ditangan yang dicengram alexa, "alexa bisakah kita bersama?"
Alexa menoleh ke arah kate yang sedang memegang ponsel "apa kamu berencana bermain dengan kami dua bersaudara? "
kate yang sedang mengambil gambar pun manjawab sambil tersenyum
"bukan alexa, aku disini cuma mengambil gambar kalian. alexa bukan kah kamu ingin bercerai dengan tuan anderson? Aku dan steven bisa membantumu, asal kau tidur dengan steven, tuan anderson pasti akan menceraikan mu"
Alexa menyipitkan matanya " ohh?"
Kate juga sudah mengatur wartawan untuk datang menangkap basah alexa nanti. kate yakin kehidupan alexa akan hancur kali ini, suaminya bahkan orang orang terdekatnya pasti akan meninggalkannya.
Alexa mengerutkan keningnya "lalu bagaimana jika aku ngga mau? "
Kate tersenyum " alexa kamu mabuk sekarang, jadi apa yang bisa kamu lakuin, hmm? "
Alexa menarik steven keranjang dan berdiri dengan tegap sambil tersenyum dia berkata " oh adiku sayang, apa kau tidak merasa panas sekarang?? "
Kate tertawa mengejek sambil berkata "haha alexa kau yang minum anggur degan obat itu, bagaimana mungkin... "
Ucapan kate terpotong saat dia tiba tiba merasa tubuhnya sangat panas dan terjatuh lemah ke lantai, begitu juga steven yang tiba tiba merasa gejolak panas dalam dirinya.
"bagaiman ini bisa terjadi,,"
Kate menatap alex yang berdiri tegak didepannya dengan tidak percaya
"bagaimana mungkin kau baik baik saja, jelas jelas kau minum anggur itu"
Kate sangat yakin, jika gelas anggur itu tidak tertukar.
Alexa membungkuk dan mendekat ketelinga kate "jika itu racun pasti ada penawarnya"
Alexa diam diam sudah minum penawarnya sebelum dia meminum anggur itu, jadi dia hanya mendapat sedikit efek dari obat tersebut.
"akuu... Ugghh ada apa denganku, kenapa bisa begini.. "
Kate berbicara sambil menarik gaunnya hingga bagian atas nya terbuka.
__ADS_1
steven pun sama dia mambuka bajunya saking panas tubuhnya.
"coba tebak... aku pergi"
saat pergi alexa tak lupa membawa ponsel kate bersamanya.
Sebenarnya alexa sudah memakai parfum pembangkit gairah bersamanya. efeknya akan terjadi dalam 10 menit jika menghirup parfum terus menerus.
Sedari tadi alexa segaja mengulur waktu agar steven dan kate terus mencium aroma ditubuhnya.
steven berusaha bangkit dari ranjang "alexa jangan pergi tolong, aku mencintaimu alexa. Tolong bantu aku... "
Steven berfikir dari pada dia melakukannya dengan kate lebih baik melakukannya sengan alexa, bagaimana pun alexa akan banyak menguntungkan steven.
Alexa tidak menganggap ucapan steven, dia melihat ponsel kate dan mengahapus semua fotonya disana.
Alexa juga melihat riwayat panggilan terakhir kate dan menghubungi seseorang disana.
Alexa melangkah kekamar mandi seketika panggilan dijawab. Alexa mengubah suaranya menirukan suara kate
"apa kalian sudah siap?"
"....."
"baiklah, kalian sudah minum obatnya?.
Saya mau beberapa pria macho dan beberpa pria gay. kita akan berpesta. saya akan berikan 20 juta untuk masing masing orang"
".... "
Setelah mendengar jawaban dari orang dibalaik telfon, alexa keluar dari kamar mandi dan berkata pada kate dan steven
"tuan aston dan yang lainnya akan segera kemari, bersiap siaplah"
ekspresi kate langsung berubah, inilah orang orang yang dia atur sendiri. Ini lah yang dia rencanakan.
Bukankah jika ditambah steven dan tuan aston semuanya akan jadi 8 orang? Batin kate
kate berteriak pada alexa dan memohon
"kakak aku tau aku salah, tolong bawa aku pergi kak.. Huhuhu"
" Kak.. tolong aku.. Aku menyesal huhuhu..
Kamu bilang aku adikmu satu satunya, kamu bilang akan menyerahkan semua nya untukku, kamu bilang akan selalu membuatku bahagia kak.. kamu lupa janjimu huhu"
Alexa mendengus jijik " itu dulu kate. Sekarang sudah terlambat"
Setelah mengatakan itu alex pergi.
" alexa!! Alexa!!" panggil kate dan steven bersamaan.
...****************...
...****************...
...****************...
Terima kasih semua nya atas doa dan dukungannya 🥰
__ADS_1
Maaf ya ga bisa bales satu satu 🥰🥰