
Kim dan yang lain tidak bisa berkata kata dengan perubahan bos nya ini, barusan mereka melihat nya sedang berpose tapi sekarang sudah berubah 180 derajat, wajahnya kembali dingin.
Kim meletakan dokumen dimeja michael dan menjelaskan "tuan ini adalah para profesor dari 'National Institutes of Health'
Michael berdiri dan menjabat tangannya "senang bertemu dengan anda"
Setelah serangkaian ucapan salam dan pujian salah satu profesor yang dikenal dengan profesor brian berkata "kami hendak meminta bantuan pada tuan anderson, tolong bantu kami mencari seseorang"
Dahi michael berkerut " anda ingin saya mencari seseorang? "
Kim menyerahkan dokumen yang ada dimeja " tuan silahkan dilihat dulu"
Michael membuka dokumennya dan melihat informasi yang singkat disana
Nama : profesor A
Pekerjaan : profesor A dari institusi bioteknologi
Usia : *tidak diketahui*
Jenis kelamin : *tidak diketahui*
Michael yang membaca itu tidak bisa berkata kata lagi. ingin mencari orang Hanya dengan ini? Batinnya
"selain inisial nama dan pekerjaan apa tidak ada informasi lainnya? "
Profesor brian tersenyum canggung "saya tau ini mungkin akan sulit, tapi hanya ini yang saya tau. saya percaya hanya anda yang dapat menemukan profesor A ini mengingat anda adalah seorang hacker terhebat dibenua ini"
Jika menuruti permintaan ini michael sedikit tidak berdaya tapi profesor brian tidak punya pilihan lain, dan mulai menceritakan tentang kemunculan profesor jenius dengan inisial A ini.
*flashback ke tiga tahun yang lalu*
tiga tahun yang lalu terjadi bencana alam besar di kota barat dengan korban jiwa yang tidak terhitung jumlahnya.
Dan disaat bersamaan pada korban bencana alam yang selamat sebagian besar terinfeksi virus yang mereka sebut virus CC, belum ada penawar untuk virus ini, sehingga mereka melakukan penelitian mendadak guna mengatasi penyebaran virus.
Saat mereka sedang meneliti vaksin, komputer mereka diretas oleh orang yang berinisial A , awalnya mereka mengira bahwa itu adalah ulah musuh luar yang hendak mengacaukan pembuatan vaksin.
Ternyata mereka salah, hacker berinisial A ini rupanya menunjukan kesalahan dalam data data mereka dan mengoreksi kesalahan pada formula vaksin nya.
Pada akhirnya mereka mencoba membuat vaksin dengan cara dan formula yang dibuat oleh hacker A ini. Dan mereka berhasil mengembangkan vaksin tersebut.
__ADS_1
setelah itu hacker A ini diberi gelar profesor A oleh para peneliti disana.
Dan dianggap profesor jenius yang misterius.
Tapi setelah itu mereka tidak pernah lagi mendengar kabar dari Profesor A ini. Bagaimana pun mereka tidak tau apa apa tentang profesor A yang jenius dan misterius.
****
saat menceritakan ini profesor brian hampir menangis "satu tahun yang lalu kami menangkap IP nya yang aktif disuatu daerah pusat ibukota, kami berusaha meretas IP nya tapi tidak berhasil, malah kami diserang balik olehnya. Dan sejak saat itu dia bahkan tidak pernah aktif lagi"
mereka ingin bertemu dan berkenalan dengan profesor A ini.
tapi mereka tidak berdaya.
setelah menjelaskan secara keseluruhan profesor brian membungkuk dan berkata pada michael "tuan tolong bantu kami menemukan profesor A ini, sebenanya kami juga menghawatirkan keselamatannya, jika orang jenius seperti dia sudah diambil oleh negara lain maka kami mungkin tidak bisa mengatasinya."
Michael memandangnya dengan dingin sebelum dia menjawab " baik".
Setelah mendapat persetujuan dari michael mereka segera keluar dari ruangan.
Michael kembali fokus dengan pekerjaannya, lalu berkata pada kim "atur jadwal untuk rapat hari ini dan besok, kita harus pulang besok malam"
Kim yang mendengar perintah terdiam, sebelum kembali mengecek buku jadwalnya "tuan tapi kita masih harus datang kelapangan untuk melihat perkembangan proyek dan masih ada rapat dengan investor juga"
Kim menghela nafas pelan sebelum menjalankan perintah tuannya " baik tuan"
Michael merindukan alexa, karena itu dia ingin cepat cepat pulang
Disis lain saat ini alexa saat ini sedang menatap foto michael dengan tersenyum, michael difoto tampak menggemaskan, dia berfoto dengan pose imut tapi wajahnya tetap dingin.
saat alexa hendak pulang dia bertemu dengan siera dijalan.
"alexaa" panggil siera
Alexa melihat siera datang menghampirinya.
"padahal dia mau mempermalukanku kemarin tapi hari ini dia menyapa seolah ga ada kejadian apa apa, benar benar ga tau malu ni orang" fikir alexa
" alexa kukira kamu ga mau temenan lagi sama aku" kata siera
" aku ga nyangka kamu masih bisa belanja santai setelah ada kejadian kemarin"
__ADS_1
Alexa tersenyum penuh arti saat mengatakannya. "kalau aku jadi kamu, mending gantung diri pake tali rafia dirumah, aku ga punya muka buat keluar belanja. "
Ekspresi siera sedikit berubah, siera tau alexa sedang mengatakan bahwa dia tidak tau malu
"alexa.. Akuu.." sebelum melanjutkan ucapannya siera tersenyum lembut pada alexa "aku berantem sama kate kemarin karna aku belain kamu alexa, aku ga tahan sama dia"
Alexa menatapnya sambil tersenyum miring "ooh iya kah ? Jadi aku harus berterima kasih?"
Siera dengan cepat melambaikan tangannya " tidak perlu alexa, selama kamu baik baik aja. Itu udah cukup buatku"
" heh heh heh"
Alexa tertawa kering dengan ucapan siera, jika alexa tidak tau sifat siera yang asli dia pasti akan terharu sekarang.
Sedangkan siera tidak peduli dengn respon alexa, niat nya hari ini adalah membuat alexa membelikannya barang barang mahal.
"alexa tadi aku pergi ke s.c media untuk tanda tangan kontrak dan aku liat kate sedang tanda tangan kontrak juga"
Alexa menyipitkan matanya dan berkata dalam hati "yang benar aja setelah kejadian kemarin mereka masih di kontrak s.c media?
Jika mungkin kate bisa menggunakan koneksi keluarganya, bagaimana dengan siera? siera tidak punya uang ataupun koneksi"
Seolah tau apa yang difikirkan alexa, siera pun menjelaskan " tadi ayah kate menelfon katanya aku punya bakat yang bagus, jadi dia membantuku agar dikontrak juga"
" hanya orang idiot yang percaya" gumam alexa
Alexa memandangi toko toko yang berjejer, toko disekitar sini selalu menjual produk produk desainer ternama. Siera terus berbicara dengan alexa tapi tidak ditanggapi oleh alexa, hingga siera berhenti didepan sebuah toko
"alexa ayo masuk, kita pilih pilih gaun buat pesta penyambutan di s.c media besok "
itu adalah alasan siera mengajak alexa berbelanja, agar alexa membelikan siera gaun gaun yang cantik untuk pesta penyambutan karena siera tidak mampu untuk membelinya.
Mata alexa berkilat dingin " pesta penyambutan yaa" gumam alexa
Melihat alexa hanya diam, dan mengeluarkan aura dingin siera dengan takut takut menyentuh lengan alexa "alexa kamu akan datang kan?"
Alexa tersenyum dan berkata "tentu saja aku akan datang, ayo kita pilih beberapa gaun"
Tentu saja alexa akan datang, bagaimana mungkin dia melewatkan kesempatan untuk menyiksa para sampah heheh
#satu bab dulu ya..
__ADS_1
Satu bab lagi update malem 😉