
alexa tersenyum dan menunjuk tempat parkir yang terlihat dari jendela kamarnya "jika kamu ingin menjadi roda ketiga , aku akan menghancurkan mobil beserta pengemudinya"
siera bergidik ngeri saat mendengarnya. dia paham apa maksud alexa.
siera akhirnya mengalihkan pembicaraan "alexa aku akan pergi ke s.c media untuk wawancara apa kau mau ikut? "
siera mengeluarkan formulir wawancara dari tas nya dan memberikannya pada alexa lalu siera melanjutkan "aku tau kau menyukai acting, jadi aku minta formulirnya sekalian buat kamu"
alexa membaca formulir itu sambil berdecih dalam hati ''cih.. siapa juga yang suka acting, kamu kali uler muka dua.''
lalu alexa menatap ke arah siera dan berkata lagi dalam hati ''pasti ni ada sesuatu yang direncanain sama siera, baiklah kalau begitu aku ikutin permainan mu''
melihat alexa yang diam saja siera berinisiatif untuk memohon pada michael "tuan anderson, alexa suka acting, tolong biarkan dia ikut"
alexa berkata " hubby apa aku boleh ikut? nanti kalau aku kabur gimana?"
michael menatap alexa, dia tidak mengerti apa yang ada di fikiran istrinya itu. belum sempat michael menjawab, siera sudah lebih dulu berkata " tuan anderson tenang aja, saya akan mengawasi alexa dengan baik dan tidak akan membiarkan nya kabur"
alexa mandengus mendengar nya. tapi tanggapan michael hanya diam.
siera cemas saat michael hanya diam, kawatir jika alexa tidak diizinkan pergi keacara itu maka rencana nya mempermalukan alexa akan gagal.
alexa akhirnya berkata sambil memeluk lengan michael "hubby bolehkan aku pergi?" lalu alexa mendekatkan bibirnya ke telinga michael dan berbisik "aku ingin tau apa yang dia rencanakan".
michael yang mendengar itu pun tersenyum tipis, dia bergumam dalam hati "dasar rubah licik"
"baik" jawab michael
siera tidak bisa mempertahan kan ekspresinya yang terlihat bahagia, itu tertangkap oleh mata alexa.
"wah wah bakal semakin menarik " seringai muncul dibibir alexa.
saat itu ponsel michael berdering, dia menjawab panggilan sambil berjalan ke luar ruangan.
siera dengan wajah nya yang polos bertanya pada alexa "alexa, kita sahabat kan? apa aku melakukan kesalahan padamu?
alexa menjawab dengan ketus "tidak, tidak sama sekali"
siera menunduk sedih tapi bibir nya tersenyum diam diam.
"ternyata kamu masih sama bodoh seperti dulu" batin siera.
__ADS_1
setelah michael menelpon dia masuk dan melanjutkan pekerjaannya didepan laptop. alexa melempar pandangannya ke siera dan kemudian melihat lagi laptop michael.
otak nya tiba tiba bereaksi seolah mucul bola lampu dari kepalanya.
alexa menunjuk ke laptop michael dan berkata "hubby harga penawaranmu untuk tanah di distrik selatan ini 1 milyar?
michael memandang alexa penuh arti "iya"
alexa mengangguk dan bertanya "kenapa kamu menawar 1 milyar?
michael lalu melempar pandangan nya pada siera lalu menatap alexa yang sedang sedang tersenyum. alexa tersenyum seperti rubah kecil yang licik dimata michael.
lalu michael menjawab "distrik selatan akan membangun kereta bawah tanah, dan menurut sumber yang terpercaya, pemerintah kota berencana untuk pindah ke distrik selatan"
alexa mengangguk lagi "jika kita menawar 200 juta apakah beberapa tahun lagi akan menjadi 2 milyar? "
michael menggelengkan kepalanya dan menjawab dengan suara rendah "jika pemerintah kota akan pindah kesana dan ada kereta bawah tanah akan dibangun otomatis distrik selatan akan menjadi distrik yang maju, bahkan 200 juta untuk sebidang tanah bisa menjadi 2 milyar dimasa depan. "
alexa menatap nya dengan kagum "Memang suami ku yang paling hebat mencari uang. jadi aku bertugas menjadi cantik untuk melayani suamiku" selesai bicara alexa mengecup ujung bibir michael.
dan itu membuat siera cemburu. siera tau steven juga menawar tanah di distrik selatan ini. siera berkata dalam hati "apakah aku bisa memberitahukan ini pada steven? ah tidak tidak jangan mereka bisa mencurigaiku. ah aku ada ide, bagaimana kalau membuat alexa yang mengatakannya pada steven, dengan begitu tuan anderson akan membencinya. dan aku memiliki kesempatan hehe"
diam diam siera sudah memiliki rencana jahat dalam hatinya.
setelah itu alexa memegang lengan michael dan melirik siera "siera mendengar rahasia perusahaan, apa ini akan bocor?"
siera dengan cepat menyangkal " saya tidak tau apa apa"
michal memindahkan tangan alexa dan menggenggamnya "tidak, ini bukan tawaran terakhir perusahaan"
alexa beribisik ditelinga michael "hubby aku punya rencana bagus, kerjasama denganku ya " setelah berbisik alexa menggigit telinga michael.
siera yang tidak bisa mendengar bisikan alexa menjadi cemas.
alexa melihat jadwal michael yang banyak "hubby pekerjaan mu banyak, pergilah ke perusahaan aku sudah merasa lebih baik"
michael tidak kesal saat mendengarnya seolah mengusir. dia berkata dengan tenang " aku akan menemanimu"
tapi alexa membujuknya "hubby, berangkat aja kekantor, cari uang yang banyak untukku dan tim sepak bola kita nanti"
" tim sepak bola? " michael berkata dengan bingung.
__ADS_1
" iya tim sepak bola yang anggota nya anak anak kita" alexa menjawab dengan malu malu.
"baiklah, apapun untukmu" jawab michael. hatinya bahagia saat dia memikirkan memiliki banyak anak dengan alexa.
siera berdiri diwaktu yang tepat "alexa aku ada hal yang harus dikerjakan, jadi aku pamit pulang dulu ya"
alexa paham apa yang difikirkan wanita ular ini, dia pasti mau minta diantarkan oleh michael, benar saja siera melirik micharl dan berkata
"tuan anderson bolehkan memberi saya tumpangan?"
" tidak" michael menjawab dengan dingin tanpa meliriknya.
siera yang mendapat jawaban dingin dari michael hanya menunduk dan menahan tangisnya "baiklah kalau begitu saya naik taksi saja" lalu dia keluar dari ruang rawat alexa.
alexa tesenyum dan mengambilkan jas lalu memasangkan dasi untuk michael.
dia berkata "hubby, hati hati dijalan" dan mencium michael.
di luar rumah sakit siera menunggu michael berharap akan bertemu namun dia dikecewakan melihat michael tak kunjung datang.
tapi sebagai gantinya dia bertemu dengan steven yang memegang sebuket bunga mawar.
siera merencanakan ide jahatnya. lalu dia mendatangi steven "steven"
steven mengenali siera, karna siera sahabat alexa. "siera kenapa kamu disini? apa kamu sakit? "
" tidak, aku kesini menjenguk alexa " siera melihat buket bunga ditangan steven "apa kamu kesini untuk menemui alexa juga?"
steven "aku.... "
siera segera berkata " tuan anderson baru saja pergi, alexa pasti sedih sekarang. hmmm sebenar nya aku tadi sedikit mendengar mereka mengatakan harga penawaran di distrik selatan tapi aku tidak mendengarnya dengan jelas"
mata steven berbinar dia berfikir "alexa pasti tau, aku akan mempelajari harga penawaran perusahan michael dari alexa. pasti alexa akan memberitau"
dia menjawab siera " benar aku kesini untuk menemui alexa, alexa menyukai mawar"
" ayo aku antar, sapa tau nanti kamu salah kamar kan "
siera menemani steven keruangan alexa tapi dia tidak masuk. tapi dia beridiri dipintu kamar dan menyaksikan steven memberikan alexa buket bunga mawar. siera mengambil gambar dan mengirimkan nya pada michael.
"heh alexa kamu liat saja, apa michael masih mencintaimu setelah ini? " kata siera
__ADS_1
*dasar ya siera pelakor!!
*terima kasih buat yang sudah like dan komen di novel pertama ku 🥰