
Jia li : Saya tidak berani membenci tuan.
Guan lin : Jika begitu,maka panggil aku kakak,seperti biasanya !
Mengapa kamu begitu membenciku?
Jia li : Mari kita pulang.
Guan lin : Tidak bisa,aku akan tetap disini sampai kamu menggilku kakak.
Ming hao : Sudah ikuti saja apa yang dia mau,agar kita bisa cepat pulang.
Jia li : Baiklah,kakak,kita pulang sekarang bagaimana?
Guan lin : Baiklah,ayo kita pulang.
Ming hao : Mari,biar kua antar kalian berdua.
Jia li : Baiklah,terimakasih manager Ming.
Ming hao : Harusnya aku yang berterimakasih kepadamu,jika bukan karena kamu,maka aku dan Guan lin akan benar-benar tidur di bar.Dia sama sekali tidak mau beranjak dari sana.
Kalian berdua lebih baik berbaikkan saja,aku rasa Guan lin benar-benar hanya mendengarkan perkataanmu Jia li.
Jia li : Kami berdua tidak bermusuhan,hanya saja akan lebih baik jika kami tidak terlalu dekat.
Ming hao : Kamu tahu apa alasan Guan lin mabuk malam ini?
Jia li : Saya tidak tahu.
Ming hao : Itu karena kamu terus-terusan menghindarinya dan kamu berusaha untuk tidak dekat dengannya,sedangkan Guan lin sangat menginginkanmu.
Jia li : Tapi kami memang tidak pantas jika terlalu dekat,lagipula hubungan kita hanya sebatas hubungan pekerjaan.
Ming hao : Aku tahu itu,tapi apa kamu tidak melihat ketulusannya padamu?
__ADS_1
Dia begitu baik dan juga perhatian padamu.
Jia li : Iya,dia memang baik dan juga perhatian.
Ming hao : Kalau begitu,jangan terlalu menjauhinya,aku rasa dia tidak akan tahan jika kamu benar-benar menjauhinya.Mungkin jika kamu menghindar darinya,dia akan bertindak bodoh seperti sekarang.
Sebelumnya,Guan lin sama sekali tidak pernah mabuk meski menghadapi begitu banyak masalah dalam hidupnya.tapi saat kamu menjauhinya,dia sepeeti orang bodoh yang tidak punya semangat hidup lagi.
Jia li menatap kearah Guan lin yang sedang tertidur lelap disampingnya sambil terus menggenggam tangannya.
Jia li " Mengapa Guan lin menjadi seperti ini gara-gara aku?"
"Sebenarnya,hal yang mudah bagi dia untuk mendekati wanita manapun,tapi mengapa dia ingin dekat denganku yang bukan siapa-siapa ini?"
Ming hao : Jia li,malam ini kamu istirahat disini saja,lagipula besok kamu juga harus bekerja dan pastikan Guan lin berangkat kekantor besok,karena ada banyak pekerjaan menantinya.
Aku pulang dulu.
Jia li : Tapi kenapa saya?
Jia li : Baiklah.
Ming hao kembali kerumahnya sedangkan Jia li sibuk menyiapkan segala keperluan Guan lin untuk besok.
Tiba-tiba Guan lin datang kearah Jia li yang sedang membereskan jas yang akan Guan lin kenakan besok.
Guan lin : Jia li,kenapa kamu ada dimana-mana?
Apa kamu tahu,jika aku hampir gila karena kamu?
Kamu benar-benar membuatku merasa sakit,disini,rasanya sakit sekali.(menangis)
Jia li : Apakah sesakit itu?
Apa perlu aku panggilkan dokter?
__ADS_1
Guan lin : Kamu benar-benar tidak tahu,rasanya sakit sekali,sepertinya aku hampir tidak bisa bernafas lagi.
Jia li : Kalau begitu kita kedokter sekarang.
Guan lin : Bisakah kamu jangan memperlakukanku seperti kemarin?
Bisakah kita kembali seperti sebelumnya saat kamu belum bertemu dengan ibuku?
Ahhh,tidak,tidak,ini tidak benar.Aku akan menjadikanmu wanitaku,apakah kamu mau menikah denganku?
Jia li : Tuan,anda sedang mabuk,lebih baik anda tidur lebih dulu.
Guan lin : Mengapa kamu menolakku begitu saja?
Apa aku tidak baik untukmu,apa aku terlalu jahat padamu?
Atau pria seperti apa yang kamu inginkan?
Aku akan menjadi seperti pria idamanmu,bagaimana?
Jangan tinggalkan aku Jia li,aku tidak bisa hidup tanpamu.
Jia li : Apakah kakak benar-benar menyukaiku?
Guan lin : Iya,aku sangat-sangat menyukaimu.
Jia li : Jadi apapun yang aku katakan apa kakak akan menurutinya?
Guan lin : Iya,kecuali kamu minta aku menjauhimu,yang satu ini aku tidak akan bisa.
Jia li : Baiklah,aku akan memikirkannya,tentang perasaan kakak kepadaku,tapi apakah bisa jika kita istirahat sekarang?
Ini sudah larut malam.
Guan lin : Baiklah,istirahatlah dengan baik,aku akan kembali kekamarku.Tapi jangan berbohong padaku.
__ADS_1
Jia li : Baiklah,aku mengerti.