
Setelah memenangkan pertandingan melawan Schweiden Adlers Sakusa pulang ke apartemen nya, dia lelah sungguh lelah karena tingkah atsumu Hinata dan bokuto.
Setelah mandi dia ingin membuat makanan dan tidak sengaja dia menyenggol sebuah kanvas berukuran -, Sakusa tersenyum melihat kanvas itu karena mengingatkan nya kepada gadis cat yang ia temui saat ia kelas 3 SMA.
Flashback on
Waktu itu Sakusa sering berada di kereta yang sama di hari Senin dan Kamis waktu menjelang malam dengan seorang gadis yang menurut nya bau cat yang selalu membawa sketbook dan pensil.
Walaupun sering dikereta yang sama Sakusa maupun gadis cat itu tidak pernah saling berbicara.
"Siapa namamu?" Ujar Sakusa 'ah ya ampun apa yang aku lakukan, menanyakan nama kepada seorang perempuan?!,sungguh bukan diriku'batin Sakusa.
"Kamu bertanya pada ku" ucap gadis itu dengan menunjuk dirinya sendiri.
"Tentu saja, siapa namamu" jawab Sakusa reflek.
"Hiyori kyoko" ucap Hiyori dengan senyum manis diwajahnya karena di kelas maupun di club jarang sekali ada seseorang yang mengajaknya berbicara.
'imutnya' batin Sakusa kemudian ia menepis pemikiran itu, kemudian Sakusa pindah tempat duduk dari awalnya dia berada didepan Hiyori kemudian ia pindah ke samping Hiyori.
__ADS_1
"Ada apa sakusa san?" Tanya Hiyori
"Aku selalu penasaran dengan apa yang kamu gambar di situ" tanya Sakusa, jarang sekali Sakusa mengajak seorang gadis berbicara dan entah mengapa ia sangat penasaran dengan Hiyori.
"Oh ini sketsa untuk lukisanku, mau lihat?"tanya Hiyori, kemudian ia menyerahkan sketbook nya.
"Ini semua buatanmu?, Hiyori san kamu terlalu serius dengan kegiatan club mu ya?" Tanya Sakusa penasaran karena gambar sketsa nya sangat banyak dan sangat indah.
"Hahaha, sebenarnya juga tidak" jawab Hiyori.
"Ohh begitu ya"jawab Sakusa.
"Setiap pagi aku berangkat bersama ibuku, Senin dan Kamis aku ada kegiatan club jadinya aku naik kereta, kalau hari lainnya kadang aku ada kegiatan les" jelas Hiyori, ia tak menyangka bahwa Sakusa yang terkenal dingin berbicara dengannya.
"Ohh aku mengerti" mereka terdiam cukup lama.
"Sampai jumpa lagi Sakusa san" ucap Hiyori saat kereta berhenti, Sakusa membalas dengan lambaian tangan kecil.
Setiap hari Senin dan Kamis mereka sering mengobrol dan sesekali Hiyori tertawa kecil dan Sakusa tersenyum.
__ADS_1
Sakusa sering berbicara soal anggota tim nya yang sering membuat nya kesal, sedangkan Hiyori sering membicarakan tentang tema lukisan lukisan nya yang menurut Sakusa itu sangat kreatif.
" Sakusa san aku dengar dengar kamu sering berbicara dengan hiyori san apakah itu benar" tanya teman Sakusa.
"Dari mana kau tahu?" Tanya Sakusa.
"Aku mendengar dari beberapa siswi"
"Bukan itu maksudku, darimana kau tahu namanya" tanya Sakusa sedikit memaksa.
"Tentu saja tahu, dia sekelas denganku, apa jangan-jangan Sakusa san tidak bertanya soal ruangan kelas Hiyori san?" jawab Komori.
".....tidak, aku...tidak kepikiran" jawab Sakusa lama, Komori menepuk jidatnya.
"Apa kau tahu rumor bahwa Hiyori san itu gadis boneka yang dimainkan ibu nya?" Tanya Komori.
"Tidak,coba jelaskan lebih rinci aku kurang faham dengan maksudmu" cecar Sakusa cepat.
mampir juga di novel istri dan poligami.
__ADS_1
like and komen👍