Bertahan Hidup Di Tengah Wabah Zombie

Bertahan Hidup Di Tengah Wabah Zombie
Pengurangan Waktu


__ADS_3

Hari ke-1 perjalanan ini akan segera berakhir.


terlihat hari sudah sore menjelang malam, aku sedang mengendarai mobil yang ditumpangi oleh peter,bob dan mika. situasi begitu sunyi, aku pun segera mencairkan suasana dan bertanya pada mika.


"sebelum bertemu bu sarah, kau berasal darimana mika?" tanyaku.


"aku berasal dari woodland" jawabnya.


"lah...... sama dong kaya si rose" ucapku.


"lalu..... bagaimana kau bisa bertemu bu sarah?" tanyaku lagi.


"bu sarah itu........ temannya ibu ku. saat itu bu sarah sedang berkunjung ke rumahku lalu semua ini terjadi" jawab mika.


"ohhhh.... pantas saja bu sarah tidak ada di kost kost an saat wabah ini terjadi. lalu, bagaimana keadaan ibu mu dan keluargamu yang lain?" ucapku bertanya.


"ibu ku tidak bisa diselamatkan, adik ku juga dan ayahku sudah tiada sejak lama" jawab mika sambil sedih.


"eh..... maaf sekali, aku tidak bermaksud" ucapku.

__ADS_1


...****************...


setelah itu, obrolanku dengan mika terus berlanjut dan aku mulai mendapatkan informasi tentang dia. mulai dari keinginannya ke depan dan ketakutannya kehilangan seseorang di dekatnya lagi.


kita ngobrol hanya berdua. di belakang bob dan peter sedang tidur indah.


ditengah obrolan, mika berinisiatif untuk menyalakan radio. dan diluar dugaan radio masih bisa digunakan. tapi, hanya ada satu saluran yang tersedia. dan ternyata itu adalah SALURAN DARI PRESIDEN. beliau seperti sedang berpidato lagi.


Aku pun segera memanggil sam dan rose untuk menghentikan perjalanan sejenak dan mendengarkan radio. kita pun berhenti dan mendengarkan presiden.


"wahai para rakyatku, percayalah..... program ini dilakukan untuk kehidupan kita di masa depan. walaupun kalian yabg tidak berhasil bertahan hidup pada akhirnya mati, tapi kalian sudah berperan dalam membangun negara ini menjadi lebih baik" ucap presiden.


"bacot, itu semua omong kosong" ucap sam yang sudah muak.


"setelah berpikir lagi...... saya dan para petinggi negara setuju untuk mengurangi waktu bagi kalian bertahan hidup. bagi kami waktu seminggu itu terlalu lama. karna orang kuat dan orang yang pantas tinggal di negara ini pasti bisa lebih cepat. oleh karna itu, kami sepakat untuk mempercepat pengeboman negara ini menjadi 5 ke depan. jangan berputus asa...... kalian semua masih bisa bertahan. JIKA KALIAN KUAT......... HAHAHAHAHA. Mungkin sekian dulu dari saya sekian dan terima kasih" ucap presiden.


"apa apaan ini...... 1 minggu saja seperti tidak mungkin, apalagi ini 5 hari" ucap peter protes.


"apa yang dipikirkan oleh presiden?" ucap bob.

__ADS_1


"bagaimana ini? kata peter juga waktu tercepat kita sampai ke homeland itu 6 hari. kita tidak punya cukup waktu" ucap sam.


"tidak ada pilihan lain. kita harus mencari jalan pintas lain" ucapku.


"iya tau...... tapi lewat mana?" ucap sam.


"gunung green" ucap mika yang membuat kita terdiam sesaat.


kita pun sadar bahwa benar, gunung green bisa menjadi jalan kita ke homeland. tapi, gunung itu begitu sulit didaki dan membutuhkan tenaga yang banyak. karna aku dan sam pernah mencobanya.


tapi dengan melalui gunung itu kita bisa ke homeland hanya dengan waktu 4 hari. mungkin lebih beberapa jam karna setelah mendaki gunung kita harus menyebrangi danau atau lautan aku lupa lagi.


"lalu jika sudah mendaki. kita akan memakai apa untuk menyebrang?" tanya bob.


"berenang atau membuat rakit" jawab peter.


"yasudah kita tidak punya banyak waktu" jawabku.


disaat kita sudah sepakat dengan rencana mendaki gunung. TIBA TIBA.....

__ADS_1


RAWRRRRRR....... suara zombie yang menggigit tangan rose.


AAAAAAHHHHHHHHH........ suara teriakan rose.


__ADS_2