
Matahari sudah terbit di negara yang kacau ini. malam telah berganti menjadi pagi, aku terbangun dari tidurku dan melihat sam yang sedang mengendarai mobil setelah kemarin malam kita berganti supir. rose dan mika dibelakang terlihat masih nyenyak dan sedang bermain di dalam mimpi mereka. Untuk mengurangi ngantuk dan membahas rencana aku pun memulai pembicaraan dengan sam.
aku bertanya tentang keseriusan sam dengan rose, karna aku tidak mau satu satunya kerabat yang aku punya dan ingat padaku jatuh cinta pada orang yang salah. sam pun menanggapinya dengan serius membuktikan keseriusannya dengan rose. aku pun membahas tentang luka gigitan zombie pada tangan rose, sam pun berterus terang bahwa dia sudah tau bahkan dia tau ini adalah gigitan zombie ke 2 kalinya untuk rose dan anehnya rose tidak berubah menjadi zombie.
situasi pun sempat di cairkan oleh sam yang mulai mengeluarkan candaan candaannya, mulai dari membahas tentang aku dan sam yang tidak akan dapat ijazah sma karna wabah ini, aku yang terlihat menyukai mika (padahal itu benar), tentang uang sam yang dipinjam teman sekolahnya yang tidak mungkin dikembalikan, dan pembahasan lain yang biasanya dilakukan kita pada tengah malam.
...****************...
sedang asik ngobrol, rose pun bangun dari tidurnya tapi anehnya dia langsung menunjuk ke depan dan......
CEKITTTTTTTTTTT......
suara rem mobil yang dipinjak olehku
Sontak kita semua kaget dan mika pun bangun, ternyata rose menunjuk jembatan yang terangkat dan tidak bisa kita lalui. sam yang mengetahui situasi pun segera menjelaskan pada kita.
"jadi itu jembatan apa ya namanya aku lupa lagi, pokonya aku pernah liat itu di fast n furious. intinya jembatan itu bisa kita turunin lalu kita menyebrang" ucap sam.
"gimana cara nurunin jembatan itu?" tanya mika.
"pasti ada ruang operator atau tuas yang bisa nurunin jembatan itu" ucap sam.
"ayo kita turun sam, kita cari tuas itu" ucapku.
aku dan sam pun turun dari mobil untuk mencari alat untuk menurunkan jembatan itu. berbekal tongkat baseball, kita pun melihat di sekeliling jembatan itu. keadaan yang kotor, kacau, dan sunyi hanya itu yang kita lihat. tapi kulihat ada sebuah kantor kecil di dekat jembatan itu. aku pun pergi kesana bersama sam.
__ADS_1
...****************...
sesampainya di sana kulihat ada seperti sebuah tombol yang bisa dipencet oleh kita tapi dibagian bawahnya terlihat seperti ada kunci yang kepala nya patah yang sepertinya kita perlu memutar kunci ini dan memencet tombol untuk bisa menurunkan jembatan itu.
disaat aku sedang berpikir......
BBBAAAAKKKKK...... BBBBIIIIIKKKKK...... BBBUUUUKKKKK....
suara sam yang sedang memukuli zombie yang mendekat.
situasi pun menjadi panik karna zombie mulai mengepung kita dan dari jauh kulihat zombie sudah mendekati mobil.
aku sambil menyerang para zombie pun berteriak dari jauh......
sontak mika pun segera menyalakan dan menjalankan mobil dan berhenti di dekat kita.
"WOY LU NYALAIN AJA TU MESIN CEPET ZOMBIE NYA AMA GUA" teriak sam.
aku pun segera mencoba memutar kunci yang kepalanya patah itu menggunakan kuku kuku ku dan rasanya perih sekali, tak lama kemudian akhirnya kunci itu berhasil aku putar dan saat aku menekan tombol yang ada di situ......
AWWWWWWWW......
suara teriakan rose yang kulihat tergigit lagi di bagian oleh zombie karna berusaha melindungi sam.
...****************...
__ADS_1
di satu sisi jembatan itu pun akhirnya turun, dengan membabi buta aku pun menyerang para zombie yang mendekati kita. setelah keadaan aman, sam membawa rose masuk ke mobil dan aku pun segera pergi ke mobil dan menjalan mobil itu untuk melewati jembatan. akhirnya kita terbebas dari kerumunan zombie itu dan saat sudah di jembatan.....
SIALANNNNN..... ternyata ada banyak sekali zombie di sebarang jembatan ini kita pun sudah tidak bisa kembali lagi ke belakang karan sudah banyak zombie di sana. aku dan sam pun keluar dari mobil untuk melihat situasi.
"kau punya rencana?" tanyaku pada sam.
"kita hanya bisa mengharapkan keajaiban" ucap sam yang sudah putus asa.
aku yang sudah lelah dengan semua ini pun sempat beranggapan bahwa mati itu lebih baik, tapi disaat itu tiba tiba lewat sebuah helikopter diatas kita. awalnya helikopter itu tidak menyadari kita dan terbang begitu saja, sam yang berteriak teriak pun tidak bisa membuat helikopter itu menyadari kita.
lagi lagi keadaan menjadi pasrah tapi saat pasrah itu kulihat rose dan mika yang sudah lemas dan ketakutan dengan para zombie, aku jadi teringat bahwa tujuan kita adalah bertahan hidup bersama.
segera ku ambil pistol dari laci mobil dan mengarahkannya pada helikopter.
"apa yang kau lakukan?" tanya sam.
"aku akan berusaha membuat kita tetap hidup!!!" jawabku sambil mengarahkan pistol ke helikopter.
DOORRRR.... DOOORRRR.... DDDOOOORRRR...
suara pistol yang membabi buta dari ku yang berharap ada peluru yang mengenai helikopter dan membuat helikopter itu menyadari kehadiran kita.
karna ku kira keadaan sudah beres, tidak ada lagi harapan, para zombie pun sudah mendekat aku pun menghampiri sam dan mengajaknya berpelukan, berterima kasih atas segalanya dan meminta maaf pada mika dan rose.
tapi disaat harapan itu sudah terasa hilang, tiba tiba terdengar suara tembakan dari helikopter ke arah para zombie. helikopter itu pun menghampiri kita, sontak kita pun kegirangan dan bersyukur dengan kenyataan bahwa harapan itu masih ada.
__ADS_1