
Hari ini adalah satu hari setelah hari kehancuran negara kita oleh wabah zombie. Aku terbangun di pagi yang aneh. Bagaimana tidak aneh jam sudah menunjukan pukul 8 pagi tapi tidak kulihat matahari yang menyinari. Matahari tertutup oleh asap dan awan hitam yang berasal dari kebakaran kota akibat kerusuhan melawan zombie kemarin.
Aku tidur bersama bob, peter, dan sam diruang tengah rumah. Sedangkan rose tidur di kamar dekat ruang tengah.
Saat aku terbangun, aku hanya melihat bob dan peter bersamaku. Sam telah pergi entah kemana.
Aku pun segera bangun dan mencari Sam.
Dan akhirnya menemui sam yang ternyata sedang bersama rose di teras rumah.
...****************...
"Hei, ternyata kau disini Sam!" ucapku.
"eh. Iya aku bangun dan melihat rose disini jadi aku menemaninya" jawab Sam.
Setelah itu kami pun sempat merenung sambil melihat keadaan kota yang kacau balau.
"Apa kalian menyangka akan seperti ini dan serumit ini?" tanya Sam.
"Aku rindu rumahku. Aku bahkan belum sempat melihat tetanggaku kemarin" ucap Rose mengeluh.
"Apa yang harus kita lakukan sekarang?" tanyaku.
"kita hanya bisa menunggu dan bertahan" jawab sam.
"apakah kita bisa terus disini sampai ini semua berakhir?" ucap rose yang bertanya.
"kita harus menunggu arahan presiden, dan mau tidak mau harus pergi ke tempat yang ditentukannya" jawabku.
"iya, kau benar sembari menunggu itu, kita harus bertahan di tempat ini dengan makanan seadanya" ucap Sam.
__ADS_1
"aku yakin makanannya akan bertahan sampai hari dimana kita harus pergi dari sini. Kita punya ladang, kebun, dan diujung desa ini ada toko makanan, kita bisa mengambil pasokan makanan disitu" ucapku.
"ngomong-ngomong, apakah kalian ingin kopi?, aku akan membuatkannya untuk kalian" ucap rose.
"tidak us......" jawabku yang terpotong omongan dari sam.
"boleh tuh!!!" jawab Sam.
Aku pun tersenyum ke arah sam yang sepertinya benar benar menyukai Rose.
Rose pun pergi ke dapur untuk membuat kopi meninggalkan aku dan Sam.
...****************...
"Kau suka pada rose, Sam?" tanya ku yang penasaran.
"ntahlah, dia cantik dan ramah aku tidak tau apakah dia pantas untukku" jawab Sam yang masih bingung.
"Ya, kau benar" ucapku yang setuju pada pendapat Sam.
Kita pun lanjut melamun sebentar sebelum Rose datang membawa kopi.
"ini dia" ucap rose sambil menaruh kopi milik kita
"terima kasih" ucap ku dan Sam.
Rose pun tersenyum dan kembali duduk.
Aku dan Sam pun meminum kopi buatan rose itu.
"hei, bagaimana jika kita menelusuri desa ini, siapa tau masih ada warga yang selamat" usul dariku.
__ADS_1
"ide bagus, tapi aku berjanji pada rose membantunya memanen buah dan sayuran." jawab sam.
"ohhhh kalian akan memanen sayur dan buah untuk dimakan...." ucapku sambil tersenyum.
"baiklah aku akan membangunkan Peter dan Bob" ucapku.
"maaf ya aku tidak bisa ikut" ucap Sam meminta maaf.
"tenang saja lagipula sudah siang.... Bob dan peter harus bangun" ucapku.
Aku pun segera membangunkan bob dan peter dan segera mengajak mereka untuk patroli sekitar.
Saat setelah membangunkan mereka. Sam datang sambil membawa 2 buah garpu rumput dan sebuah golok.
"ini dia untuk jaga jaga" ucap sam sambil memberikan garpu rumput dan golok.
"ok, thanks" ucapku.
Aku, bob, dan peter pun segera pergi untuk patroli.
"kau tidak ikut Sam?" tanya Bob.
"tidak, aku mau membantu rose memanen sayur dan buah untuk kita makan." jawab sam.
"oh.... Baiklah" ucap bob.
Kami pun berpamitan dan berangkat.
"Kalau ada apa apa panggil aku!!!" ucap Sam.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1