
Di kota yang penuh dengan kebisingan orang-orang yang sibuk dengan urusan masing-masing dan langit malam yang mulai memperlihatkan bintang-bintang. Terlihat seorang gadis sedang duduk di bangku taman kota tengah sibuk dengan ponsel di tangan nya. Dia adalah Aleya seorang gadis cantik dengan rambut panjang terurai, tubuh yang ideal dengan kaki jenjang nya yang cantik dan kulit nya yang halus dan putih,membuat siapapun yang melewati taman tempat ia duduk selalu menatap nya dengan kagum dan iri akan apa yang dilihat oleh mereka itu.
"no,gimana yang aku minta kamu lakuin udah selesai?"tanya Aleya pada seseorang diseberang telepon."udah lele yang cantik, udah selesai kamu langsung aja ke alamat yang aku kirim dan juga nanti ada yang bakal ngurusin apartemen nya setiap pagi jadi kamu gak usah kerja bersihin apartemen nya oke",jawab orang itu yang merupakan teman dari Aleya yaitu Reno Alfaro."oke,makasih tuan muda Reno Alfaro yang baik hati"ucap Aleya."iya aku emang baik,ganteng lagi"balas Reno pada Aleya. "hish,dasar raja narsis"ucap Aleya."le kamu kabur lagi dari rumah ya, sampai minta apartemen sama aku,apa gak akan apa-apa kalau kamu kaya gitu?"tanya Reno pada Aleya."gak usah di bahas yah no,lagian semua gara-gara si tua Bangka egois itu juga"ucap Aleya malas."tapi kan...Tut Tut Tut suara telepon terputus karena Aleya mematikan telepon nya dengan Reno.
"cerewet banget kaya ibu-ibu aja,dasar"gerutu Aleya yang memotong ucapan Reno tadi.
__ADS_1
Setelah cukup lama duduk di taman itu Aleya pun memanggil taksi dan pergi meninggalkan taman itu menuju apartemen yang ia minta pada Reno tadi."ke alamat ini pak"ucap Aleya pada sopir taksi yang dinaiki nya .Mereka pun pergi dan setelah sekitar 15 menit mereka pun sampai di depan sebuah apartemen yang cukup besar dan tampak mewah dengan taman kecil didekat gerbang. Aleya pun turun dan melangkah memasuki apartemen itu setelah membayar taksi yang ia Naiki tadi. Dengan perlahan Aleya membuka pintu apartemen itu dan tampak di dalam nya semua perabotan tersusun rapi dan interior yang elegan dengan hiasan yang menambah keindahan dalam apartemen itu, tanpa menunggu lama Aleya yang sudah sangat lelah langsung melangkah memasuki sebuah kamar yang cukup besar dan merebahkan tubuhnya di kasur yang tampak masih baru itu .Tak butuh waktu lama Aleya memang sudah kelelahan langsung tertidur lelap dalam mimpinya.
Sinar matahari yang masuk dari sela-sela jendela menyilaukan mata Aleya yang masih setia dengan tidurnya. Merasa terganggu dengan sinar yang menyilaukan,Aleya pun bangun dan meraih ponselnya untuk memeriksa pesan yang masuk saat ia tertidur malam tadi."hah,astaga hari ini pendaftaran sekolah baru aku,gawat aku telat"teriak Aleya panik dan langsung meloncat dari tempat tidur nya ke kamar mandi. Tanpa waktu lama Aleya yang sudah terburu-buru langsung pergi meninggalkan apartemen nya setelah bersiap-siap dan menghentikan taksi yang melaju setelah ia mengatakan tempat tujuannya.
Aleya pun sampai di sekolah barunya, setelah cukup lama menempuh perjalanan .Ia berdiri di depan gerbang yang begitu mewah dan sangat besar. namun tidak lama ia memandangi gerbang itu sebuah klakson mobil mengejutkan Aleya. "hei orang miskin menyingkir dari sana kau menghalangi jalan,dasar kampungan"ucap seorang wanita dari dalam mobil itu .Aleya pun berpindah dan menatap wanita itu yang sudah menjalankan mobil nya pergi dengan tatapan datar."huh dasar orang kaya, benar-benar sombong"gumam Aleya dan berjalan masuk ke sekolah itu untuk menuju ruang kepala sekolah. Namun langkah kaki Aleya berubah menjadi berlari saat ia menatap jam di tangannya."akhh..,gawat aku benar-benar terlambat,si tua Bangka berkumis itu pasti akan menyemprot aku habis-habisan nanti dengan semua Omelan nya,dan kenapa juga sekolah ini sangat besar"gumam Aleya sambil berlari cepat melewati lorong sekolah besar itu.
__ADS_1
"wow,siapa wanita itu yang berani membentak seorang Deon Kavindra yang sangat dingin ini"ucap seseorang yang muncul dari belakang Deon,"apa aku tidak salah lihat,ada wanita yang berani membentak Deon dan meninggalkan nya"ucap lagi seseorang yang muncul dengan seseorang tadi, mereka ialah Andrean Sharol dan Ellion Mananta dari keluarga Sharol dan Mananta salah satu dari 5 keluarga paling berpengaruh di kota S, teman Deon dari kecil."wanita itu benar-benar bodoh,dia bahkan tidak minta maaf malah membentak ku"gumam Deon yang tidak peduli pada kedua temannya itu, karena tentu saja siapa yang tidak tahu seorang Deon Kavindra,anak tunggal sekaligus pewaris utama dari keluarga Kavindra, keluarga ternama yang berada diurutan pertama dari 5 keluarga paling berpengaruh di kota S,ditambah lagi kemahiran nya dalam berbisnis dan wajah nya yang sangat tampan dengan rambut mode berponi korea menutupi dahinya hidung mancung dan alisnya yang tebal dengan badan tinggi kekar dan atletis dan kulitnya yang hampir seperti salju membuat nya menjadi laki-laki yang sangat sempurna dan direbutkan banyak wanita di luar sana,namun meski begitu tak ada siapapun yang berani mengganggu nya karena sifatnya yang dingin,cuek dan tidak suka berada dekat-dekat dengan wanita membuat sangat dihormati orang-orang.Dan Aleya yang seorang wanita biasa telah memperlakukan nya biasa,membuat Deon sedikit tertarik pada siapa Aleya sebenarnya.
Saat Deon tengah merasa kesal dengan Aleya kedua sahabat itu hanya memperhatikan nya dan berbincang."lihatlah El,ada yang salah dengan Deon"dengan ucap Rekan pada Ellion,"benar,pasti karena wanita tadi"balas Ellion,"kita harus baik pada wanita tadi,karena sepertinya dia akan jadi kaka ipar kita nanti"ucap Rekan yang diangguki Ellion tanda setuju. Melihat tingkah kedua sahabat nya itu Deon hanya menggelengkan kepalanya,"hentikan kegilaan kalian,aku yakin kalian pasti belum makan obat hari ini"ucap Deon dan pergi meninggalkan kedua orang itu.
Disisi lain,Aleya yang terlambat kini telah menerima hal yang ia takutkan sejak tadi Omelan beruntun dari si tua Bangka berkumis yang merupakan kepala sekolah barunya itu.
__ADS_1
Happy reading,jangan lupa like dan coment ya readers ku yang tercinta,salam dari author🥰😊