
pagi yang cerah sinar matahari menyinari bumi..
di kediaman azkia sedang sibuk untuk urusan pernikahan azkia ,, dikamar ,azkia dengan malas mambuka. matanya dan pergi ke kamar mandi untuk ritual mandi nya..
''eeoom, mengantuk sekali,..''
azkia dengan malas bangun dari tidurnya menuruni ranjang miliknya degann mata yang masih terpejam ,azkia mengambil kimono nya dan pergi kekamar mandi
setelah beberapa menit kemudian akhirnya azkia pun keluar dari kamar mandi.. ber ulang kali azkia menganti gaun nya karena merasa tak cocok degan nya dan dengan gaun yang terakhir berwarna hitam berbintik putih. sangat cocok sekali dengan warna kulitnya yang putih,sepatu hak tinggi berwarna hitam ,dan tas berwarna silper
sangat cantik sekali..
'' kelihatan nya , lebih cantik dgan yang ini'' ucap azkia
'' saya terlihat cantik dan imut'' azkia tertawa kecil
di ruang tamu ,ansen yang sedang menunggu seorang gadis cantik rupawan calon istri nya..
tak butuh waktu lama azkia pun menuruni anak tangga menuju ke Ansen
Ansen terperangah melihat kecantikan dan keanggunan azkia.....
'' apa kita berangkat sekarang ,'' ucap azkia pada Ansen, sedangkan Ansen masih terperangah tak berkedip melihat azkia
'' hey tuan ,ada apa ''?? tanya azkia pada Ansen sambil melambai kan tangan ,Ansen pun tersadar
dan merasa malu dan menjawab dengan gugup,
''i..- iya ,sekarang'' ucap Ansen. berdiri dari duduk nya dan memasuki mobil ,.
mereka pun pergi kepemotretan wedding pernikahan mereka setelah beberapa saat mereka tiba di tempat pemotretan mereka menuju ke ruang ganti dan memakai pakaian pengantin
azkia mengenakan gaun pengantin yang sangat cantik sekali sedang kan Ansen mengenakan kemeja putih berjas hitam berdasi kupu-kupu terlihat sangat tampan mereka berdua seperti putri pangeran
merekapun berpose,setelah banyak pose yang mereka lakukan dengan sangat romantis , akhirnya pemotretan pun selesai , azkia berjalan mendahului Ansen azkia pun merasa kesakitan pada kakinya karena terlalu lama memakai sepatu hak tingginya kaki bangian tumit nya terluka
''aaww,'' azkia menjerit kesakita
'' ada apa ? '' tanya Ansen pada azkia ,Ansen melihat kearah kaki yang di pegang Ansen kaki azkia berdarah
'' dasar gadis bod*h '' batin Ansen .
Ansen langsung mengandong azkia dan mendudukkan azkia di dalam mobil ,mereka pun pulang Ansen mangajak azkia mampir ke apartemen nya sebentar
'' ke apartemen saya sebentar, karena ada yang saya ambil'' ucap Ansen pada ansen
azkia. hanya menurut saja ..
tiba nya di apartemen Ansen. hujan pun turun sangat deras mereka pun masuk azkia berjalan dangan sangat lambat ,Ansen melihat azkia , dan Ansen langsung mengendong azkia lalu berkata ''sangat lambat,''
lalu mendudukkan azkia di kursi milik nya..
''tungggu disini jangan kemana mana '' ucap Ansen pada azkia
azkia hanya terdiam
Ansen masuk kekamar nya. mengambil kotak P3k Ansen langsung menuju ke arah azkia dan duduk
Ansen langsung memengang kaki azkia yang terluka azkia pun kaget karna ansen memegangi kaki nya
'' apa yang kamu lakukan'' tanya azkia takut
'' diam saja ,saya ingin mengobati luka kaki mu, dan saya tidak akan berbuat apa apa selain itu tenang saja..'' ucap Ansen datar .azkia terdiam dan menuruti saja
azkia merasa kesakitan saat. Ansen mengoles obat merah pada bagian luka
__ADS_1
'' aw ,''ringis azkia mengigit bibir nya menahan rasa sakit dan perih
'' apakah sakit '' tanya Ansen
'' sedikit tidak terlalu'' ucap askia
Ansen tersenyum kecil
'' dasar cengeng'' ucap Ansen
azkia hanya diam
''kalau masih sakit pegang tangan saya '' ucap ansen
'' iya '' azkia menjawab
''akhir nya selesai'' ucap Azkia
setelah selesai mengobati luka azkia
Ansen pergi kekamar dan membereskan kamar nya. ,keluar menuju ruangan dimana azkia sedang duduk ,Ansen pergi kedapur , dan membuat teh hangat untuk azkia , teh pun jadi Ansen. membawakan teh kepada azkia
'' ini minum teh nya supaya tubuh mu hangat'' ucap Ansen pada azkia
'' iya, terimakasih '' ucap azkia
hujan pun semangkin deras di sertakan petir...
''kamu tidak bisa pulang malam ini , seperti nya harus bermalam disini malam ini'' ucap ansen
azkia hanya mengangguk tanda meng iya kan
'' boleh saya kekamar mandi sebentar ,saya mau mandi '' uvap askia pada Ansen
'' iya ,'' ucap Ansen
'' iya , ada apa ansen'' sahut azkia menghentikan langkah nya
'' tunggu sebentar'' ucap Ansen
Ansen membuka lemarin nya dan mengambil baju milik nya.. kaos oblong berwarna putih
'' pakai baju inisetelah kamu selesai mandi , ''
'' oh iya ,terimah kasih''
Ansen pun kembali duduk di kursi nya
azkia menuju ke kamar mandi setelah beberapa menit kemudian akhirnya azkia selesaiandi mengenakan baju kaos putih oblongyang terlihat Sangat seksi
''sudah selesai mandi nya'' ucap ansen
'' iya , sudah selesai'' ucap Azkia
Ansen pun beranjak dari tempat duduknya dan menuju ke kamar mandi
'' mau kemana '' tanya azkia pada Ansen
'' mau mandi , kenapa ,kamu mau ikut azkia ,,'' ucap Ansen tersenyum licik
'' tidak tidak ,''ucap azkia dengan pipi memerah
'' oh kira in mau ikut mandi ,'' ansen pun berlalu dan memasuki kamar mandi
setelah beberapa menit kemudian
__ADS_1
'' malam ini saya dan kamu tidur disini karena hanya ada satu tempat tidur saja'' ucap Ansen memberi tahu pada azkia
'' saya tidak mau''
'' saya tidak terbiasa ,saya sudah terbiasa tidur sendiri'' ucap azkia
'' lagian kita kan sudah mau menikah ,kamu harus terbiasa ,''
''ya sudah kalau kamu gak mau kamu silahkan tidur di lantai'' ucap Ansen tersenyum kecil
'' saya tidak mau tidur dilantai,kamusaja Ansen tidur dilantai''
'' kenapa saya harus tidur dilantai ,inikan rumah saya'' Ansen menjelaskan
'' baik lah ,tapi ada syaratnya , ''
azkia menaiki tempat tidur mengambil guling dan membuat pembatas
'' kamu tidak boleh,melewati pembatas ini''
'' baik'' ucap Ansen
mereka pun berbaring di tempat tidur
dan mereka pun tidur
di luar hujan semangkin deras petir pun menggelegar
''aaaahhh ''teriak azkia ketakutan dan memeluk ansen dengan erat
Ansen pun terbangun dari tidurnya karena mendengar teriakan azkia
'' ada apa ,,'' tanya ansen pada azkia
azkia sangat ketakutan
'' tidak apa apa saya ada di sini jangan takut ucap Ansen
''tidurlah , '' ucap Ansen sambil memeluk azkia
lampu di apartemen Ansen oun mati
Ansen melepas pelukannya pada azkia
''. mau kemana ansen ,'' tanya azkia
.'' saya mau kekamar mandi sebentar''
'' jangan lama lama saya takut''
'' tidak hanya sebentar saja ,jangan takut, kalau ada apa apa teriak saja'' ucap Ansen
beberapa menit kemudian. Ansen kembali tidur
azkia memberanikan diri bicara pada ansen
'' Ansen boleh saya peluk kamu , saya tidak bisa tidur saya takut ''
Ansen tersenyum dalam gelap
'' boleh, kapan pun kamu mau peluk saja'' ucap Ansen
azkia pun memeluk Ansen ,
'' sudah tidur lah jangan takut lagi , saya tidak akan meningal kan kamu''
__ADS_1
'' Ayoh ,kita tidur azkia hari sudah larut''
azkia pun tertidur begitu pun Dengan ansen