Bertemu Dengan Mu

Bertemu Dengan Mu
chapter 5


__ADS_3

Satu persatu tas para siswa itu pun digeledah oleh para guru dan saat tiba giliran tas Aleya salah satu guru berteriak sambil mengangkat kalung ditangannya,"aku menemukan nya"ucap guru itu nyaring yang membuat para siswa itu menoleh pada nya,tas yang berisi kalung di dalam nya adalah milik Aleya itu membuat Aleya menjadi terkejut dan melangkah maju untuk memastikan bahwa itu memang tas nya."itu tas milik Aleya,berarti dia lah yang telah mencuri nya"ucap Evril dengan cepat,"dasar orang miskin, berani sekali kau mencuri kalung milikku"tuduh Yunna pada Aleya yang sudah berada dekat dengan ruangan itu. Aleya yang tidak menyangka bahwa kalung itu akan berada di tas nya menjadi sedikit terpancing kemarahan nya namun berusaha ia sembunyikan,"bagaimana mungkin aku mencuri nya saat aku saja sedang berada di kantin saat itu"ucap Aleya tenang."mungkin saja kau mencuri sebelum kau pergi ke kantin,lagipula semua juga tahu bahwa kau satu-satunya yang tidak memiliki status di kelas ini"ucap Yunna sedikit keras,"lalu jika aku hanya orang miskin,kau bisa menuduh ku semaumu, mungkin saja seseorang ingin menjebak ku dan menginginkan aku meninggalkan sekolah"ucap Aleya masih bersabar dengan semua tuduhan Yunna. Saat Yunna ingin berbicara lagi,suara seseorang menghentikan niatnya,"ada apa ini"ucap kepala sekolah yang tiba-tiba masuk ke dalam kelas itu karena menimbulkan keributan. Salah satu guru pun menceritakan yang telah terjadi pada kepala sekolah dan kepala sekolah mendengar kan nya dengan seksama sambil mengangguk dan akhirnya mengambil keputusan."Aleya ikut keruangan ku sekarang dan Yunna berhenti membuat keributan karena kalung sudah ditemukan,hal ini akan aku urus jadi kau tenanglah"ucap kepala sekolah lalu pergi di ikuti oleh Aleya di belakang.

__ADS_1


Semua siswa pun bubar dan para guru juga kembali keruangan mereka, menyisakan Yunna dan Evril yang kini tengah merasa senang karena telah berhasil dengan rencana mereka."akhirnya ****** itu mendapat kan pelajaran nya"ucap Yunna dengan seringai licik nya. Disisi lain Aleya yang sudah berbicara pada kepala sekolah kini telah keluar dari ruangan itu dan pergi ke lantai atap untuk mencari udara segar, saat sampai ia duduk di kursi yang cukup tua di atas atap gedung sekolah itu sambil memandangi daerah sekitar sekolah itu dan kembali memikirkan ucapan dari kepala sekolah tadi padanya."aku belum lama disini tapi sudah diskorsing selama 2 Minggu, benar-benar sial"gumam Aleya yang sedikit kecewa dengan apa yang telah dialami oleh nya hari ini.

__ADS_1


Waktu pulang telah tiba,dan semua siswa sudah satu persatu meninggalkan sekolah itu namun Aleya masih berada di atap itu dengan sedikit melamunkan cara agar ia bisa kembali masuk dan perintah skorsing nya dihapuskan.namun tak lama seseorang datang dan menjitak dahi Aleya dengan ringan membuat Aleya tersadar dan menatap ke arah orang itu,"kenapa kau selalu muncul dihadapan ku hah, bukankah aku sudah bilang untuk menjalani hidup kita masing-masing"ketus Aleya pada Deon yang sudah menjitak dahi nya tadi."ku dengar kau diskorsing dengan alasan yang sangat lucu"ucap Deon yang kimi duduk di sebelah Aleya,"apakah menurut mu itu lucu"ucap Aleya sedikit menekan kata-katanya,"tentu saja,wanita yang punya sifat sangat angkuh dan dingin ini malah dituduh mencuri sebuah kalung berlian yang bahkan tidak sebanding dengan harga dirinya"ucap Deon santai,Aleya yang mendengar hanya diam dan menatap ke arah Deon dengan sedikit merasa kagum akan pemikiran Deon yang cukup masuk akal menurut nya,"itu mungkin saja aku mencurinya,tapi jika benar aku pastinya akan menjual nya dan meninggalkan sekolah ini dengan kekayaan yang ku bawa pergi denganku"ucap Aleya sedikit tersenyum,melihat senyuman Aleya Deon menjadi sedikit sadar kalau ternyata wanita di sebelah nya itu adalah orang yang sangat cantik dan punya senyum yang sangat manis meskipun sangat sulit melihatnya.

__ADS_1


keesokan harinya,Aleya kini telah siap menerima pertunjukan yang telah di janjikan oleh Deon dengan tidak sabar,ia pun berangkat ke sekolah dengan santai sedangkan Disisi lain Deon, Kepala sekolah,para guru Yunna dan Evril tengah berada di ruangan kelas dengan sebuah layar didepan mereka.

__ADS_1


happy reading 🙃

__ADS_1


__ADS_2