
Suara ketukan pintu dari seorang Pelayan membangunkan Kei, Perlahan ia buka matanya tapi ia merasakan ada sesuatu yang mengganjal di pipi kanannya. Penasaran dengan hal itu ia menoleh kearah kanan yang membuat nya terkejut melihat kaki Sora yang semalaman menempel diwajahnya.
Bukannya nya kaget karena tidur semalaman bersama teman kecilnya setelah dewasa, Tetapi ia menjadi kesal karena wajahnya menjadi tempat persinggahan kaki Sora yang tidur nya sungguh berantakan bahkan rambutnya acak-acakan.
"Wanita ini beraninya menghina wajah tampan ku, Aku akan membangunkan mu dengan paksa!!" Menarik kaki wanita itu hingga ia terbangun.
"Siapa sih narik kaki aku, Ah aku masih ngantuk!!" Teriak Sora yang masih belum membuka matanya.
Tidak menyerah membangun kan wanita yang menghina wajah tampannya itu, Ia pun mencubit pipi Sora hingga memerah.
"Sakit ... Sakit.. Shin ada apa sih kau menganggu tidur ku lagi!"Berbicara yang mana masih memejamkan kedua matanya.
Kei terlihat kecewa karena bukan namanya yang keluar dari bibir kecil wanita itu," Maaf aku bukan kakak ku yang gagah itu!"Berjalan menuju pintu keluar dengan raut wajah masam.
"Kei?"Berusaha membuka mata yang melihat Kei sudah keluar kamar.
Menutup pintu dengan keras,Ia malah berpapasan dengan Shin yang sudah menggunakan pakaian rapi karena akan bertemu seseorang.
"Jadi tadi malam dia tidur di kamar, Sora"
"Ehem ... Kak Shin Kau mau kemana? Bukannya hari ini libur?" Tanya Kei yang menenangkan wajahnya agar tidak terlihat suram oleh kakaknya itu.
"Aku ada janji bertemu seseorang ... " Ucap Shin yang melewati Adik nya.
"Wajahnya terlihat biasa saja melihat ku tidur di kamar Sora, Huh sepertinya aku terlalu banyak berpikir Kakak ku tidak mungkin jatuh cinta dengan wanita itu"
*
Sora terbangun ia melihat jam yang sudah melewati jam makan siang, Pelayan yang berada di sampingnya itu menunggu Sora bangun dari tidurnya.
"Maaf, Apa kau menunggu aku bangun ... Maaf ya? Aku benar-benar lelah ..." Rasa bersalah Sora melihat Pelayan nya yang menunggu nya begitu lama.
"Nona ini adalah tugas saya, Nona bagaimana jika saya bawakan makan siang dan cemilan untuk Nona saat ini di rumah tidak ada siapa pun, Tuan Shin dan Kei sudah pulang tadi pagi sedangkan Tuan dan Nyonya berserta Nona Lily pergi ke Mall" Seru seorang Pelayan.
"Ah enaknya mereka bisa jalan-jalan, Kalau begitu aku mandi dulu" Jawab Sora yang bangun dari ranjang nya. Saat Pelayan lain yang ingin mengemaskan tempat tidur Sora, Ia tidak mengizinkan nya dia lebih nyaman jika ia membereskan kamarnya sendiri.
__ADS_1
Rasa penasaran wanita itu tentang Kei yang berada di kamarnya tadi pagi, Ia pun bertanya kepada seorang Pelayan yang terlihat lebih muda dari Sora, Ia pun memberitahu bahwa mereka semalam tidur bersama wajahnya terlihat malu saat mengucapkan kalimat itu.
"OMG😱!!! Aku tidur dengannya semalam, Pastinya mereka akan mikir aneh-aneh?Tapi yang aku khawatirkan diriku Aku gak melakukan hal aneh kan?🙄"
Setelah makan siang, Ia melanjutkan dengan mengisi waktu untuk belajar karena ia banyak ketinggalan materi, Untung saja Ray si tampan nan baik hati ini memberikannya materi-materi yang tertinggal. Hingga Sore ia pun meminta supir untuk mengantarnya pergi ke tempat Gym karena tubuhnya yang mulai terasa kaku.
Bertepatan pada saat keluar rumah ia melihat Ayah dan Ibunya serta Lily keluar dari mobil mereka terlihat bersenang-senang.
Timbullah perasaan di hati Sora yang ingin juga berkumpul dengan mereka saat hari libur yang pastinya sangat menyenangkan.
"Nak, Kamu mau gym di luar ... Kamu kan baru aja pulih?" Tanya Ayah yang membawa bincingan begitu banyak.
"Badan Sora kaku yah ... Karena kelamaan di rumah sakit, Please ya ayah sekali ini aja kok"Bujuk Sora agar di setujui oleh Leonardo.
"Kau ini bisa tidak, Gak ngerepotin orang tua kalau sakit lagi gimana! Kan kita semua yang susah!!"Pekik Mariana melirik anaknya yang terlihat sangat menawan mengenakan baju kaos polos berwarna moca dengan celana berwarna hitam yang sedikit ketat.
"Tenang aja Ibu, Aku kuat kok!!"Seru Sora yang mencoba mendapatkan izin dari mereka.
"Huh iya deh tapi jangan berlebihan yah ... Sora kenapa kamu gak pernah gunain Black Card dari ayah bukannya kamu seneng banget belanja??"
"Uang tunai dari Ayah udah cukup banyak kok, Lagian kebutuhan Sora juga udah lengkap jadi untuk apa belanja-belanja lagi heee"Sebut Sora yang tak nyaman hati, Ia merasa tidak pantas menghamburkan uang keluarga Matthew lantaran dia sebenarnya bukan Sora anak kandung mereka.
Tidak lama berbincang Sora pun pamit, Lily yang tidak berbicara sepatah katapun hanya melihat wanita itu dengan tatapan bengis.
Tak lama menunggu, Sampai lah di tempat Gym yang terlihat begitu elit, Gedung yang memiliki tiga lantai ini sangat lah ramai pengunjung. Sebelum nya tempat itu di rekomendasikan oleh Ray.
Pada saat Sora memasuki ruangan yang di penuhi feromon Pria rasanya ia ingin meleleh, Dulu saat pulang kantor ia selalu menyempatkan diri untuk Gym bersama temannya tidak hanya berolahraga untuk menjaga tubuh tapi sekalian cuci mata melihat maha karya tuhan.
Selepas perenggangan selama 3 menit, Ia mencoba melakukan pull up tapi seperti nya tubuhnya tidak bisa menggapai tiang itu. Tidak seperti tubuh lamanya (tubuh Reina) yang memiliki tinggi 170cm sangat mudah menggapai tiang itu.
"Tidak mungkin kan aku minta bantuan cowok-cowok itu, Walaupun aku suka cowok berotot tapi bukan berarti aku mau di dekati mereka"
Akhirnya wanita itu mulai menyerah dengan wajah kecewanya, Ingin berbalik dan mencoba peralatan yang lain tapi tiba-tiba seorang Pria dengan gesitnya memegang pinggul Sora dan mengangkat nya hingga wanita itu bisa memegang tiang itu.
"Sora, Makanya cepat-cepat tinggi" Ucap Pria tampan nan bermulut manis yang menatap keatas melihat Sora.
__ADS_1
"Bastian!!!Aku kira tadi kamu cowok mesum lho!!"Celetuk Sora yang tidak percaya bertemu Pria itu.
"Yah sebenernya betul juga sih hee ... "Melihat sekeliling yang mana banyak Pria melihat bokong seksi wanita yang lagi serius melakukan pull up itu, Ia berjaga di belakang wanita itu yang sedang fokus mengatur nafas dan tubuhnya.
Lima menit menunggu hingga wajah Sora mulai terlihat kelelahan ia mengajaknya ke lantai dua,"Sora mau coba alat gym yang lain gak di lantai dua? Nanti aku ajarin kok".
Wanita yang wajahnya sudah memerah itu setuju dengan ajakan Bastian. Ia mengajak Sora ke lantai dua yang dimana lebih banyak kaum wanita terlebih wanita-wanita itu sangat seksi dengan pakaian yang minim.
"Pantesan ngajak kesini? Ternyata mau godain cewek? Harusnya aku tahu gak ada hal baik dari cowok ini"Celetuk Sora yang melihat Pria tampan itu yang terus di dekati wanita lain.
Ia berlari mengunakan Treadmill yang membuatnya lebih banyak mengeluarkan keringat namun keringat di sekujur tubuhnya itu malah membuat nya terlihat menggoda meskipun ia mengenakan pakaian yang tertutup.
Sebelumnya Sora memiliki tubuh yang kecil dan kurus akan tetapi saat Reina memasuki tubuh itu ia terus menjaga makan dan sering berolahraga di rumah, Sebenarnya Reina adalah wanita yang tidak bisa hidup tanpa berolahraga. Ia pun ingin membentuk tubuh Sora agar terlihat lebih berisi dan seksi jadi ketika dia menggunakan pakaian apapun terlihat lebih menawan.
Kedua Pria yang mengikuti Sora dari lantai satu tadi melihat Bastian yang tidak di sisi nya lagi, Mereka pun mulai melakukan pergerakan dengan mendekati wanita itu yang baru saja selesai dan sedang meneguk air yang ia bawa. Pria itu dengan percaya diri nya menggoda Sora dengan menyombongkan diri mereka sebagai pengusaha, Ia ingin wanita yang masih meneguk air minumnya itu pergi makan malam bersama mereka berdua.
Belum sempat Sora menolak mereka, Bastian menarik bahu Sora di dekap nya,"Sayang kamu udah selesai, Maaf ya aku tadi lagi ada urusan sebentar?" Kedua Pria itu awalnya ingin menantang Bastian tapi salah satu teman mereka membisiki bahwa untuk mundur karena Pria di depan mereka adalah pemilik tempat Gym ini dan lagi ia adalah keluarga kaya yang bisa menghancurkan perusahaan kecil mereka.
"Ndas mu! urusan apaan dari tadi lo godain cewek-cewek !!"
Sora menepis tangan Bastian yang masih memegang bahunya, Bastian yang cengar-cengir itu mengajak wanita yang sedang memegang tasnya itu makan malam bersama.
Karena Sora ingin sekali makan di luar ia pun menyetujuinya tapi sebelum itu ia ingin membersihkan diri terlebih dulu di kamar mandi yang telah di sediakan di tempat Gym.
"Ayo ke lantai tiga???" Seru Bastian yang menarik tangan kecil wanita itu yang berjalan menuju lift.
"Kau tidak berencana melakukan pelecehan kan!!!"Sebut Sora dengan serius yang berada di depan lift.
"Hahaha kau gila ya! Apa aku sebrengsek itu?"
Angguk Sora seraya berjalan memasuki lift, Ia sangat tahu kenalan lamanya yang sangat brengsek ini tapi apa salahnya untuk percaya padanya.
*
*
__ADS_1
Author : Mohon dukungan nya jangan lupa Vote, Comment dan Like nya yah ...
Terimakasih😉