Blood Necromancer System

Blood Necromancer System
Chapter 73: Lantai 2


__ADS_3

naga besar itu meninggalkan dirinya Lee Jeo Sung secara spontan langsung berteriak, "Woi naga sialan cepat kembali kesini dan bawa aku ke gerbang masuk lantai kedua sekalian!!!" Teriak Lee Jeo Sung memanggil manggil naga besar Yang sudah terbang cukup jauh.


Namun naas semua usaha Yang dilakukan Lee Jeo Sung untuk memanggil naga besar itu kembali hanya membuang napasnya saja, karena suara kucing milik Lee Jeo Sung Yang sekarang masihlah sangat kecil sehingga naga besar Yang sudah terbang cukup jauh itu menjadi tidak bisa mendengarnya apa Yang diperintahkan Lee Jeo Sung.


"Sungguh tubuh sialan, padahal hanya untuk berteriak saja dia tidak bisa" Ucap Lee Jeo Sung mengutuk badannya sendiri.


[Ding~ Tuan tidak perlu berteriak atau mengutuk diri tuan sendiri karena tuan bisa pergi ke semua lantai dungeon ini tanpa melewati gerbang]


"benarkah?? bagaimana caranya??" Tanya Lee Jeo Sung dengan sangat antusias.


[Ding~ sama seperti berpergian ke pulau terbang, tuan tinggal memanggil gate/portal saja]


Melihat layar biru serta mendengar suara didalam kepalanya, Lee Jeo Sung langsung menganggukkan kepalanya kecil sambil tersenyum sinis setelah memikirkan ribuan trik jahat dengan mengunakan trik gate ini.


"Gate!!!" Ucap Lee Jeo Sung sambil mengalahkan Salah satu tangannya kearah depan.


Wush...


sama seperti waktu memangil gate untuk pergi ke pulau terbang, secara perlahan muncul sebuah portal berwarna putih dengan ukuran 1 meter di depan Lee Jeo Sung.


Melihat portal putih sudah muncul didepannya, Lee Jeo Sung pun tanpa berbasa-basi langsung berjalan masuk kedalam portal putih yang ada didepannya itu.


Wush... Cring....


Setelah menginjakkan Salah satu kakinya kedalam portal, mata Lee Jeo Sung Yang awalnya terbuka dengan lebar secara reflek langsung di tutup karena silaunya cahaya portal Yang mengenai matanya.


"Ugh... "


Setelah beberapa saat berlalu, Lee Jeo Sung pun mulai membuka matanya secara perlahan dan saat matanya sudah terbuka penuh ia langsung dihadapkan dengan pemandangan daratan luas Yang sama saat dia baru masuk ke lantai 1.


[Ding~ Silahkan tuan mulai memikirkan tema apa Yang ingin tuan gunakan untuk lantai ini]


"Hehe, aku sudah memikirkan tema tema apa saja Yang ingin aku gunakan di 10 lantai lainnya sejak awal" balas Lee Jeo Sung dengan bangga.


[Ding~ Kalau begitu silahkan tuan mulai banyangkan tema dan bentuk lantai 2 dungeon ini sesuai keinginan tuan dan sambil mengucapkan kata maker diakhir kalimat]


Mendengar itu Lee Jeo Sung langsung menutup matanya kemudian ia mengucapakan tema serta bentuk besar Yang ia ingin terapkan di lantai 2 dungeon miliknya ini.


"Tema Yang aku inginkan untuk lantai kedua dungeon ini adalah 'Gurun pasir' dan untuk bentuknya di dalam gurun pasir ini hanya akan ada pasir dan 8 matahari Yang selalu memberikan cahaya nya Yang panas, Maker!!!"

__ADS_1


[Ding~ Tema dan bentuk dari lantai kedua dungeon sudah diterapkan]


[Ding~ Memulai proses pembangunan lantai kedua Dungeon]


[1%...]


Sama seperti Yang pertama, daratan luas Yang ada dibawah kaki kucing Lee Jeo Sung juga secara tiba tiba bergetar dengan sangat kencang, namun karena sudah pernah mengalaminya Lee Jeo Sung pun menjadi terbiasa.


[25%]


Sama juga dengan Yang pertama, Setelah bergetar cukup lama akhirnya tanah luas Yang ada dibawah kaki Lee Jeo Sung mulai mereda getarannya.


namun tak Lama setelah getaran itu mereda tanah tanah Yang ada di sekitar Lee Jeo Sung secara tiba tiba bergerak dan secara perlahan menusuk masuk kedalam tanah Yang lebih dalam hingga mengeluarkan beberapa pasir berwarna putih kekuningan.


[50%]


gerakan tanah yang awalnya bergerak perlahan mulai bertambah cepat dan terus menerus menusuk kedalam tanah untuk mengeluarkan lebih banyak pasir.


[75%]


Tanah Yang tadinya terus menerus menusuk kedalam tanah secara perlahan akhirinya mulai berhenti, namun saat tanah itu berhenti tiba tiba dari lubang Yang diciptakan tanah itu


tidak berhenti disitu, lantai dungeon Yang awalnya sangat gelap secara perlahan juga mulai terang karena munculnya 8 matahari besar di langit langit dungeonya.


[100%]


[Ding~ selamat lantai kedua Dungeon dengan nama "Gurun pasir darah" Telah selesai dibuat]


[Ding~ berhasil menyelesaikan pembangunan lantai kedua Dungeon, mendapatkan 2 Prajurit element]


"sepertinya Hadiah penyelesaiannya bertambah banyak seiring dengan tingkatan lantai Yang selesai dibangun" gumam Lee Jeo Sung pelan.


"Baiklah system gunakan 2 prajurit element itu" pintah Lee Jeo Sung pada system.


[Ding~ mengunakan prajurit element]


[Ding~ berhasil digunakan]


[Ding~ silahkan bayangkan wujud dan element apa yang ingin tuan letakkan di prajurit ini]

__ADS_1


"System aku ingin kedua prajurit element ini memiliki wujud seekor Ular berkepala 3 dan element yang akan mereka miliki adalah element angin untuk Yang jantan dan element api untuk Yang betina" Ucap Lee Jeo Sung.


[Ding~ Memulai proses pembuatan prajurit element]


[5%…27%…41%…58%…72%…86%…91%…100%]


[Ding~ prajurit element telah berhasil di buat]


Cring....(Suara cahaya yang dimunculkan system)


Tak Lama kemudian dari cahaya itu muncul beberapa kepala ular Yang sedang melihat ke sekelilingnya untuk mencari tuan mereka.


saat kepala kepala ular itu melihat kucing hitam dibawah mereka, mereka langsung menundukkan kepala mereka hingga cahaya yang menutupi kepala lainnya menghilang.



"Baiklah mulai hari ini nama kalian adalah sheyin dan sheyang dan tugas kalian berdua adalah menjaga gerbang masuk menunju lantai ke tiga yang ada ditengah gurun ini, kalian boleh membunuh siapa pun Yang ingin masuk kedalam gerbang itu jika mereka tidak memiliki izin dariku" Ucap Pintah Lee Jeo Sung pada kedua ekor ular berkepala 3 itu.


Goarr..... (Suara auman ular Yang bernama sheyang)


Shiss..... (Suara Desis ular Yang bernama sheyin)


"Baiklah kalian berdua boleh pergi dan mulai berjaga disekitar gerbang masuk kelantai 3 sekarang" ucap Lee Jeo Sung sambil mengangkat Salah satu tangannya untuk mengeluarkan gate ke lantai 3.


"Gate!! "


Wush....


sama seperti biasanya, secara perlahan muncul sebuah portal berwarna putih dihadapan Lee jeo Sung, dan Lee Jeo Sung Yang melihat itu pun langsung berjalan masuk ke dalamnya.


Dilain sisi, kedua ular berkepala 3 Yang melihat tuan mereka sudah pergi masuk kedalam portal pun langsung menolehkan badan mereka kebelakang kemudian pergi menunju gerbang masuk kelantai tiga Yang ada di tengah gurun pasir ini.


{Bersambung…}


Info:


Untuk chapter 74 saya akan menjelaskan secara singkat saja proses pembangunan lantai 3 - lantai ke 8 dungeon, biar para pembaca Yang membaca chapter itu tidak merasa bosan dengan kata kata Yang sama terus menerus.


Sekian dulu terima kasih dari saya, dan jika ada kekurangan di novel ini silahkan berikan saran di komentar :)

__ADS_1


__ADS_2