
<\=\=[Diluar gerbang masuk Dungeon] \=\=>
Terlihat tak jauh dari sana ada seekor kucing hitam Yang sedang tersenyum sambil berjalan mendekat kearah gerbang masuk dungeon.
'Aku tidak tau apa Yang sebenarnya sedang terjadi sekarang ini, tapi jika dilihat lihat sepertinya system Yang ada dimasa depan tiba tiba saja kembali ke masa sekarang karena error, dan tentu hal ini sangat menguntungkan untuk ku' gumam Batin Lee Jeo Sung sambil berjalan sampai di depan gerbang kayu Yang merupakan pintu masuk dungeon.
"System, apakah ada quest atau sesuatu semacamnya Yang harus aku kerjakan?? Gate Lantai 10!!" Tanya Lee Jeo Sung memastikan rasa penasarannya sambil membuka sebuah portal menunju lantai 10 dungeon.
[Tidak ada tuan, karena sebelum terkena sihir ilusi atau pengembalian waktu ini, tuan sudah mengerjakan semua quest Yang system berikan, dan untuk perjanjian 5 tahun kita itu juga sudah selesai 3 hari Yang lalu sebelum terkena sihir ini]
"oh baguslah kalau begitu" jawab Lee Jeo Sung singkat seolah olah hal itu biasa biasa saja baginya padahal nyatanya ia sangat bahagia.
Setelah itu, Lee Jeo Sung pun berjalan masuk kedalam portal putih Yang sudah ada didepannya, dan menunggu selama beberapa saat hingga akhirnya ia sampai dilantai 10 dungeon.
sesampai Dilantai 10 dungeon, Lee Jeo Sung langsung di hadapkan dengan sekor kucing hitam Yang sedang memberi hormat padanya.
"selamat datang kak sung" Ucap salam Kucing hitam itu.
"Ya dik Sing, apakah kabarmu baik baik saja??" Balas Lee Jeo Sung menjawab ucapan salam Lee Jeo Sing clone nya.
"ah aku Baik baik saja kak" jawab Lee Jeo Sing.
"oh syukurlah, kalau begitu bisakah dik Sing ceritakan apa saja Yang sudah terjadi selama aku pergi??" Ucap Lee Jeo Sung.
"Tentu saja bisa kak" balas Lee Jeo Sing.
kemudian ia pun menceritakan apa saja Yang sudah terjadi di dungeon ini selama Lee Jeo Sung pergi.
30 Menit kemudian~
"hmm hasil Yang Lumayan bagus, baru 4 hari aku pergi dari dungeon ini, sudah saja ada 178 orang bodoh Yang mati di dungeon ini dan lagi katamu ada 8 orang remaja Yang berhasil sampai kelantai 10??" ucap Lee Jeo Sung setelah mendengar semua cerita Lee Jeo Sing.
"Ya kak mereka berdelapan datang bersama sama dan sampai kelantai 10 dengan selamat juga hanya saja mereka kalah saat melawan ku" ucap Lee Jeo Sing dengan rasa penuh kebanggaan.
"Yah pastilah kau bisa menang, masa setelah mengambil skill dari 178 orang masih saja kalah kan buat malu" Ucap Sindir Lee Jeo Sung.
Mendengar sindiran itu, Lee Jeo Sing pun hanya bisa tersenyum sambil melihat Lee Jeo Sung yang sedang duduk di sebuah kursi singgasana.
"kalau begitu bisakah adik sing membawa kedelapan orang itu kemari?? soalnya aku ingin melihat mereka seperti apa" Ucap Lee Jeo Sung.
"Baik kak" jawab Lee Jeo Sing, kemudian ia pun berjalan kearah tempat kurungan yang berada tak jauh dari tempat singgasana.
<\=\=\[Ditempat kurungan\] \=\=\>
Terlihat di sana ada 4 orang remaja Pria dan 4 orang remaja wanita Yang sedang dikurung bersama disebuah tempat kurungan berjeruji besi.
__ADS_1
"kakak Jimmy, apakah kita akan mati??" Tanya seorang wanita cantik berambut hijau di sana dengan wajah sedih.
"Kita tidak akan mati kok Shella, karena jika sampai harus ada Yang mati maka aku lah Yang akan berkorban agar kalian semua bisa memiliki waktu untuk lari dari sini" Jawab pria tampan dengan rambut hitam itu.
"Kau tidak perlu berkorban Jimmy, biar aku saja Yang berkorban karena ini sudah bagian tugasku sebagai tanker" potong seorang pria tampan bernama Peter Yang memiliki rambut putih.
"benar Jimmy biarkan aku dan Peter saja Yang berkorban, agar kalian semua bisa memiliki waktu lebih banyak untuk lari dari sini" lanjut potong seorang pria tampan lainnya Yang bernama Billy.
"kawan kawan menurutku jika ada Yang harus berkorban, maka orang itu adalah aku karena disini aku lah Yang paling lemah" Potong seorang wanita cantik dan imut bernama angel.
"Kalian tenanglah, karena tidak akan kubiarkan satu orang pun dari kita mati disini, bahkan jika harus ada yang mati maka kucing iblis itu lah yang paling cocok" Potong seorang tampan bernama Alexa.
Mendengar ucapan dari alexa, 7 orang remaja lainnya yang awalnya cemberut dan sedih pun langsung kembali cerita dan tertawa.
namun keceriaan mereka semua sirna ketika sebuah suara terdengar ditelinga mereka semua.
"hahaha Sungguh pertemanan Yang sangat mengharukan" Ucap Lee Jeo Sing sambil berjalan mendekat kearah mereka.
Namun tak Lama setelah itu, Lee Jeo sung meneriaki Lee Jeo Sing agar tidak menganggu dan menakut nakuti 8 orang remaja itu.
"Woi dik Sing cepat kau bawa mereka semua pada ku sekarang, dan juga jangan kau takut takuti mereka" teriak Lee Jeo Sung yang sedang duduk di singgasananya.
"Baik kak!! " Teriak balas Lee Jeo Sing.
kemudian setalah itu, ia pun memalingkan wajahnya kearah 8 orang remaja itu dengan wajah friendly (bersahabat).
"Kakak kakak cantik dan tampan yuk sini ikut aku" Ucap Lee Jeo Sing dengan nada lembut sambil membuka pintu jeruji besinya.
"Oiya kalian jangan mencoba untuk kabur ya, soalnya kakak sung itu orangnya mengerikan sekali" Bisik Lee Jeo Sing pelan sambil menolehkan kepalanya kebelakang.
"Woi jangan bilang yang tidak tidak pada mereka tentang diriku" Teriak Lee Jeo Sung.
__ADS_1
"Ah baik kak" Jawab Lee Jeo Sing dengan teriak juga.
"lihat kan, ia bisa mendengar walau sudah sekecil ini suara ku" Bisik Lee Jeo Sing pada 8 orang dibelakangnya.
Setelah itu mereka semua pun berjalan sampai ketempat lee Jeo Sung berada yaitu tempat singgasana yang ada didekat altar teleportasi.
"Kak sung, ini mereka Yang aku bilang berhasil sampai kelantai 10 tanpa korban" Ucap Lee Jeo Sing.
"Baiklah, kalau begitu kau bisa mengurus pekerjaan lain dulu, karena aku ingin bicara pada mereka secara pribadi" ucap Lee Jeo Sung kepada Lee Jeo Sing.
"Baik kak" jawab Lee Jeo Sing, setelah itu ia pun berjalan kearah tumpukan mayat Yang tak jauh dari sana.
Melihat Lee Jeo Sing sudah pergi, Lee Jeo Sung pun menolehkan kepalnya kearah 8 orang remaja yang sedang berdiri ketakutan.
"Ha... kalian tidak perlu setakut itu padaku" Ucap Lee Jeo Sung untuk menenangkan ketakutan mereka.
namun bukannya tenang, mereka malah semakin ketakutan hingga salah satu diantara mereka jauh pingsan ketika mendengar suara Lee Jeo Sung.
"Angel apakah kau baik baik aja??" ucap serentak 7 orang remaja lainnya sambil mengelilingi seorang wanita cantik.
"Tenanglah dia hanya pingsan karena ketakutan, setelah istirahat selama beberapa jam dia juga akan bangun" Ucap Lee Jeo Sung.
Namun sayang ucapnya itu diabaikan oleh 7 orang remaja yang sedang panik melihat teman mereka jauh pingsan.
'Sial, apakah lebih baik aku bunuh saja mereka??' batin Lee Jeo Sung sambil menahan marah.
\[bunuh saja mereka tuan\]
'kenapa aku harus membunuh mereka??' Tanya lee Jeo Sung dengan wajah aneh pada system.
\[itu karena dulu tuan juga membunuh mereka semua, jadi agar masa depan tidak terlalu berubah, tuan harus melakukan semuanya sesuai dengan yang pernah tuan lakukan dulu\]
__ADS_1
{Bersambung…}