Blood Necromancer System

Blood Necromancer System
Chapter 81: Tamparan


__ADS_3

"Sudah, minum kan saja pil itu untuk kakak mu karena aku tidak akan meminta bayaran untuk pill murahan seperti itu" Ucap Lee Jeo Sung menyuruh Shin Lin meminumkan pil penyembuh itu pada kakaknya.


"Tapi... "Ucap Shin Lin berniat menolak.


"jika kau tidak mau kau bisa membuangnya, karena tidak mungkin juga untukku mengambil barang Yang sudah ku berikan" potong Lee Jeo Sung.


setelah mendengar perkataan Lee Jeo Sung Yang menyuruhnya membuang pil itu, Shin Lin langsung menundukkan kepalanya melihat pil Yang ada ditangannya selama beberapa saat hingga ia memutuskan untuk meminumkan pil itu para kakaknya Yang sedang pingsan.


"Ba-baiklah Shin lin akan memberikan pil ini pada kakak, tapi jika tuan kucing ingin meminta sesuatu nanti, tolong jangan minta sama kakak minta saja sama Shin lin" Ucap Shin Lin kemudian ia pun berlari kearah tempat dimana kakanya sedang pingsan.


'Sungguh anak Yang sangat polos' Gumam Lee Jeo Sung lewat batinnya sambil menggeleng kepalnya.


20 Menit kemudian~


kakaknya Shin Lin yang sedang pingsan secara perlahan mulai menunjukkan tanda tanda akan bangun, dan Shin lin Yang melihat itu langsung kegirangan memanggil manggil kakaknya.


"Kakak kakak bangun ini Shin Lin" Ucap Shin Lin berulang kalian sambil mengerakkan tangan kakaknya.


"Ugh.... apakah aku sudah mati?? tapi... kenapa Shin lin juga ada disini??" Gumam kakaknya Shin lin Yang masih setengah sadar.


"A.. kakak-" Ucap Shin Lin yang ingin menjelaskan namun sudah dipotong duluan oleh Lee Jeo Sung.


"Kau masih belum mati, jadi jangan bersikap terlalu menyedihkan seperti itu" Potong Lee Jeo Sung dengan nada menyindir.


mendengar suara tidak asing di telinganya, wanita itu langsung bangkit dari posisi tidurnya kemudian menarik Shin Lin dan memeluk dengan sangat erat.


"Ka-kau kucing pembunuh, men-menjauh dari kami" Ucap kakaknya Shin lin dengan gemetar.


Melihat hal itu, Lee Jeo Sung langsung menyipitkan matanya sambil melihat kearah kakak beradik itu.


"Hey nona, bukankah seharusnya kau berterima kasih padaku dulu?? aku menyelamatkan keperawanan mu loh" Ucap Lee Jeo Sung.


Mengingat kejadian beberapa saat Yang lalu, wanita muda Yang merupakan kakak Shin lin itu langsung memerah wajahnya.


"A-aku tidak butuh bantuan mu kok"Jawab Wanita mudah itu dengan malu.


"Oh benarkah, bukankah kau menangis sangat keras waktu itu" Sindir Lee Jeo Sung sambil tersenyum lebar.


"Ti-TIdak kamu Salah liat!!" batah gadis muda itu.


"Owh aku Salah liat ya...?? kalau begitu aku akan tanya langsung saja pada Yang melakukan" Ucap Lee Jeo Sung kemudian memalingkan wajahnya kearah pasukan darahnya Yang sedang memakai jubah, jadi wajah mereka tidak terlihat oleh wanita itu tadi.


"Hei jawab dengan jujur, kenapa kalian mau memp3rk0s@ dia" Tanya Lee Jeo Sung langsung pada intinya.


"Tuan, dia sendirilah Yang menawarkan dirinya pada kami" Jawab Salah satu pasukan darah.


Mendengar itu Lee Jeo Sung langsung memalingkan wajahnya dan mengirimkan suara telepati ke wanita muda itu.


'Hey apakah kau bekerja jadi l@cur??" Tanya Lee Jeo Sung Lewat telepati.



Oiya saya lupa menjelaskan bahwa Lee Jeo Sung sebenarnya bisa mengunakan berbagai jenis skill/keterampilan bertarung tanpa bantuan system.



tentu ia bisa melakukan hal itu karena pengalamannya saat menjadi kaisar dewa dulu, namun hal itu jarang ia lakukan karena males dan melelahkan.



mottonya " Jika bisa gampang kenapa mau susah??"



Kembali Ke cerita~~


__ADS_1


Wanita muda Yang mendapatkan telepati itu langsung secara reflek melepaskan pelukannya dari Shin Lin kemudian berjalan mendekat kearah Lee Jeo Sung dan menamparnya dengan sagat keras.



Plak~~



Lee Jeo Sung Yang tidak siap dengan tamparan itu langsung terlempar ke kotak kotak Yang ada di sudut ruangan.



Bruk~~



"Ugh... beraninya kau melukaiku.... " Ucap Lee Jeo Sung sebelum kesadarannya hilang.



tentu pasukan darah milik Lee Jeo Sung juga dalam sekejap saja menghilang karena tuan mereka sendiri sudah tidak memiliki kekuatan untuk berdiri lagi.



melihat Lee Jeo Sung Yang sudah tidak sadarkan diri, wanita muda itu langsung menarik tangan Shin Lin dan membawanya pergi dari ruangan tempat mereka berada sekarang.



"Shin Lin ayo pergi, jauhi kucing mesum itu" Ucap Wanita muda itu.



"Aa baik kak" Jawab Shin Lin sedang dibawa kakaknya sambil melihat kearah tempat Lee Jeo Sung pingsan.



dan setelah itu, kakak beradik ini pun pergi dari ruangan dan bangunan tempat lee Jeo Sung berada sekarang.




"Ugh.... Dimana ini?? " Gumam Lee Jeo Sung sambil memegang kepalanya dengan tangan kucingnya.



"oiya... aku ditampar hingga pingsan oleh wanita l@cur itu, Pasukan darah keluar lah" Ucap Lee Jeo Sung Yang mulai sadar.



Wush~



Dalam sekejap saja, dari tubuh Lee Jeo Sung muncul 7 Sosok berjubah hitam Yang langsung berdiri di hadapannya.



"apakah ada perintah untuk kami tuan?? " Tanya Salah satu pasukan darah itu.



"Tidak ada, sekarang kalian ceritakan dulu padaku kenapa wanita l@cur ini bisa menamparku karena aku mengatakan dia adalah seorang l@cur" Ucap tanya Lee Jeo Sung pada pasukan darah Yang ada didepannya.



"Ano tuan... sebenarnya wanita itu adalah wanita baik baik, hanya saja Demi adiknya bisa bersekolah dia menjual keper@wan@nnya pada kami" Jawab Salah satu pasukan darah sambil menundukkan kepalanya.

__ADS_1



dan diwaktu Yang sama pasukan darah Yang lain juga ikut menundukkan kepala mereka karena dalam hati mereka mereka sangatlah menyesal atas tindakan tidak tau malu mereka



"huft.... Seharusnya kalian memberitahukan hal itu pada sejak awal" Ucap Lee jeo Sung sambil menghembuskan nafas bersalah.



"Maafkan kami tuan... " Ucap Serentak Pasukan darah itu sambil menunduk.



"Yah karena kalian sudah menyesali perbuatan kalian, kalian ku maafkan tapi kalian tetap saja perlu meminta maaf pada wanita itu" Ucap Lee Jeo Sung.



"Tapi tuan-"



"Tidak ada tapi tapi, sekarang tugas kalian bertujuh adalah melindungi dan menolong kaka beradik itu hingga 3 hari ke depan sampai aku bisa membawa mereka ke kerajaan ku" Ucap Lee jeo sung menyuruh ketujuh pasukan darah itu pergi.



"Baiklah tuan, terima kasih" Jawab Serentak ketujuh pasukan darah itu kemudian mereka pun pergi dari ruangan meninggalkan lee Jeo Sung sendiri.



Melihat ketujuh pasukan darahnya sudah pergi, Lee Jeo Sung pun langsung menutup matanya kembali.



'aku akan beristirahat untuk memulihkan kekuatanku dulu hari ini, supaya besok aku bisa memulai proses pemulihan kekuatanku besok' Gumam Lee Jeo Sung lewat batinnya sambil menutup mata dan berbaring di atas tumpukan kotak.



hingga setelah beberapa saat kemudian Lee Jeo Sung pun tertidur dengan lelap dan sampai mengigau.



Meong~~ Meong~~~



{Bersambung…}



hari ini saya sungguh sungguh Maaf karena hari ini saya hanya bisa up 1 chapter lagi karena tugas dari sekolah saya ditambah lagi hari ini.



dan sebagai permintaan maaf saya tanggal 26 Event Juara Vote akan diadakan, jadi bagi siapa pun yang memberikan vote terbanyak di novel ini bisa mendapatkan beberapa kesempatan seperti:



A. Memberikan nama pada karakter novel ini (Note: Nama untuk 22 pahlawan lainnya)


B Membuat sebuah Alur Yang akan menjadi Alur cerita ini (Namun Alurnya hanya Alur kecil dan hanya akan dibuat jika disetujui penulis)


C. membuat sebuah keterampilan/skill but Lee Jeo Sung (Syarat skill: Tidak terlalu overpower, Tidak mengcopy dari novel lain)



BTW mana lebih cantik foto depan novel Yang sekarang atau ini??

__ADS_1



![](contribute/fiction/1924840/markdown/17564229/1618935742044.jpg)


__ADS_2