
indonesia, tahun 2065
aku Alfian orang ganteng yang jenius aku sebentar lagi akan lulus tepatnya seminggu lagi .sekarang aku sedang mengikuti acara perpisahan kelas 9 di sma garuda .tepatnya aku sedang bolos, menikmati es krim di depan sekolah sambil berpikir betapa aneh nya dunia sekarang pemerinatahan digantikan oleh organisasi inti dunia yang pembentukannya di pelopori beberapa negara
banyak orang jatuh miskin karena kondisi ekonomi dunia masih belum pulih sepenuhnya akibat tsunami besar 10 tahun lalu.
pekerjaan yang dominan di dunia ini adalah menjadi pasukan pemerintah, bajak laut,pencari harta dasar laut, nelayan dan pejabat pemerintah.
di indonesia kini hanya ada pulau sumatra dan kalimantan sebagai pusat pemerintahan, walaupun sudah ada organisasi inti dunia yang mengatur pemerintahan negara negara saat ini,presiden tetap ada sebagai perwakilan negara, suatu saat dunia akan pulih dan pemerintahan akan diambil alih kembali oleh presiden masing masing negara.itulah sebagian pelajaran yang aku pelajari di sekolah ini
saking banyak yang aku pikirkan.aku tak sadar ada orang di belakang ku
"hi Alfi, liat bu darma nggak?aku tadi di panggil tapi dia ngga ada di ruangannya. "
ucap seorang gadis berparas cantik Amel
"enggak " balasku cepat.
"oh ya udah, aku mau liat tarian kelas lain mau ikut? "
"enggak"balasku cepat.
"dari tadi enggal mulu bikin kesal aja"ucap sambil mencubit perut ku.
"aduh duh duh, ngapa sih maksa banget? "
"abisnya kasihan aja liat kamu sendirian, dasar jomblo ngenes! " ejek Amel.
"Apa?,jomblo?kamu juga jomblo,masa jomblo ngejek jomblo"ucap ku
"berisik,ngajak berantem!?"
"bukan itu maksudku! "
__ADS_1
disaat kami sibuk dengan pertengkaran kecil kami seorang tiba tiba berlari cepat melewati kami disusul beberapa pasukan pemerintah(organisasi inti dunia) .
"ada apa?" tanyaku pada salah satu anggota pasukan yang membawa pedang. oh ia karna beberapa alasan senjata api canggih sudah tak ditemukan lagi di dunia ini, karna bahan produksinya sudah tiada dan tidak ada lagi prabik yg bisa memproduksinya. dunia ini sekarang benar benar seperti era bajak laut. hanya listrik dan kendaraan saja yg membedakannya dengan era bajak laut asli
"dia sudah mencuri bahan makanan dari gudang" balas anggota pasukan tersebut.
"oh, begitu ya" ucapku dengan ekspresi datar. bukan apa apa hanya saja ini hal biasa,masyarakat yg kelaparan mencuri lalu dikejar oleh pasukan keamanan sebuah pemandangan yg biasa ku temui
beberapa tahun belakangan.
tanpa sadar ia tertinggal anggota pasukan lain, lalu ia bergegas menyusul.
"kau bisa keluar "ucap ku pada seorang wanita yg tadi di kejar.
"terima kasih"ucap nya, lalu segera pergi.
"kamu yakin Al?"
"kau membenci inti dunia? "ucap seorang pria yang tiba tiba muncul.
"siapa anda? "tanyaku.
"aku adalah ketua pasukan pemberontak,namaku azikra. "
"anda ketua pasukan pemberontak?" ucapku.
"ya, seperti yang kau ketahui pasukan pemberontak sangat membenci pemerintah inti dunia.aku lihat kau juga begitu apa kau mau bergabung dengan kami? " ucap azikra
"aku tidak mau" balasku.
"kau harus mau" ucap azikra memaksa.
"kenapa begitu?,aku hanya yatim piatu biasa aku tidak mungkin bergabung, aku juga tak bisa bertarung"ucap ku
__ADS_1
"soal itu kau akan mendapat pelatihan"
"pelatihan?tunggu aku belum bilang setuju"
"aku akan memberitahukan mu sesuatu yang mengagetkan "
"apa itu" tanyaku.
"sebenarnya ayamu lah yang membentuk pasukan pemberontak ,Alfi".aku seketika terkaget dan kebingungan.
"bagaimana anda tahu nama ku? "
"karna kau anak Alif teman seperjuangan ku"ia melanjutkan.
"mungkin banyak yang belum kau ketahui tapi ayahmu meminta ku agar menjadi kan mu ketua pasukan pemberontak setelah kau lulus sma"
"jangan beracanda,ayah ku meninggalkan ku saat umurku 8 tahun, hanya ibu ku yang menjaga ku hingga akhirnya ia meninggal"ucap ku geram sambil meninju dinding di sebelah ku.
"aku akan memberitahu mu semua nya, asalkan kau bergabung dengan kami"
"baiklah aku akan bergabung dengan pasukan mu"ucapku yang masih belum terima atas apa yang di katakannya.
"kalau begitu tunggulah di rumah mu
besok aku akan ke rumah mu menjelaskan semua nya.kalau begitu aku pergi dulu"melihat kepergiannya aku menangis sambil berpikir kenapa ayahku melakukan semua ini, kenapa ia meninggal kan aku dan ibu.
"apa kau baik baik saja ?"tanya Amel yang dari tadi hanya memperhatikan.
"iya, dan tolong tinggalkan aku sendiri Amel"
"jangan memaksakan diri Al " ucap Amel cemas. sedangkan aku hanya membalas dengan anggukan.
"aku akan meminta seluruh penjelasan tentang mu ayah" ucap ku dalam hati
__ADS_1