
malam hari di hari yang sama setelah melakukan berbagai tes dan pengecekan akhirnya Alfian dipersilahkan pulang tentunya dengan ditemani Amel.
setelah cukup lama di perjalanan sambil berbincang akhirnya Amel dan Alfian sampai di asrama dan mereka langsung menuju lantai kamar Alfian .
"yaudah Al aku mau pamit pulang dulu kalo kamu perlu apa apa lagi atau kalau adanyang masih sakit cepet cepet telpon aku ya?"
"iya tenang aja ,aku ga kenapa napa kok"ucap Alfian menenangkan Amel.
"yaudah aku pergi dulu"ucap Amel lalu kemudian pergi menuju kamarnya untuk beristirahat.
seperginya Amel dari depannya Alfian langsung masuk ke dalam kamarnya dan merebahkan tubuhnya
"apa sekarang kau benar benar dalam tubuhku?"ucapnya di kehampaan tanpa siapa siapa ,namu seketika terdengar jawaban dengan suara seorang wanita
"iya aku didalam tubuhmu tepatnya di dadamu ,agak hangat disini jadi aku menyukainya"terang wanita itu
"Athea ,apa aku boleh bertanya?"tanya Alfian pada wanita yang ternyata Athea.
"boleh kok,tanya saja apapun yang kau mau dan aku akan menjawab sebisaku"
"pertanyaan pertama apa kau bisa mengintip ku saat sedang mandi?"
"pfttt pertanyaan macam apa itu,tentu aku bisa tapi aku tidak akan melakukannya ,pasti kau juga khawatir aku bisa membaca pikiranmu kan ?"tanya Athea.
"iya itu juga ,tapi kok kamu tahu pertanyaan selanjutnya?"
"tenang saja aku tak bisa membaca pikiran ,aku tidak punya kekuatan seperti itu"
ucap Athea berkata jujur.
"oke kalau begitu pertanyaan terakhir jelaskan tentang ayah dan ibuku"
"itu mudah,ayahmu adalah seorang manusia lebih tepatnya seorang penjelajah laut dia bertemu dengan ibumu yang merupakan ratu clan abyss saat itu mereka jatuh cinta dan memutuskan menikah,sebelumnya ibumu juga sudah tahu banyak tentang manusia dan bisa fasih berbahasa manusia jadi komunikasi mereka bejalan lancar ,lalu setelah itu ibumu memutuskan tinggal di daratan dan hanya sesekali ke lautan,rakyatnya yang merasa ditinggal sebagian membentuk kelompok pemberontak tetapi ayahmu dengan mudahnya mengalahkan mereka sehingga posisi ayahmu juga diakui sebagai pemimpin abyss "Athea berhenti sejenak dan melanjutkan ceritanya.
"tetapi ayahmu menghilang setelah mengalahkan para monster dunia lain di dekat laut baltik,aku curiga ayahmu masih hidup"
"kalau memang dia masih hidup kenapa dia tidak menemuiku?"
"ntahlah"ucap Athea karena ketidak tahuannya.
"aku pasti akan memecahkan misteri hilangnya ayah dan tentang dunia lain itu urusan nanti setelah aku memimpin RONIN dan berhasil menghabisi ID"
__ADS_1
"aku dukung usahamu"
"baiklah aku mau tidur,terserah kamu mau ngelkauin apa pokoknya jangan macam macam sama tubuhku"
"siyap pa bos"ucap Athea dengan suara yang sengaja diimutkan.
"gausah diimut imutin juga ngomongnya"ucap Alfian dengan wajah yang merona merah.
Lantas ia berdiri dan pergi menuju dapur untuk memasak mie instan favoritnya ondiemie goreng rasa rendang.
Setelah didapur ia langsung memanaskan air di panci dan membuka kemasan mi instan "katanya mau tidur kok malah masak "ucap wanita disebelahnya dengan tamoang penasaran alhasil Alfian yang tidak tahu kehadirannya kaget bukan main dan hampir menumpahkan mi instan si kemasan yang baru ia buka.
"kok tiba tiba muncul sih?"tanya Alfian dengan wajah sedikit kesal.
"ya maap habisnya aku penasaran kamu lagi masak apa ?"
"lagi masak mie kamu mau coba?"tanya Alfian dengan wajah datar .
"boleh ,kebetulan aku pengen cicip masakan kamu"
"inikan mi instan ,siapapun bisa masaknya dan rasanya tetap sama saja"
"boleh,kalau begitu ambil 2 piring di rak itu"perintah Alfian pada seorang wanita yang sebenarnya adlah dewi
"bagus ,sekarang buka plastik bumbu ini dan masukan satu satu ke piring"Athea pun mengikuti perintah Alfian tanpa sadar
"nah sekarang ,potong sosis sama basonya jangan lupa basonya potong dadu ya,hati hati pakai pisau nanti luka"Athea sekali lagi hanya patuh dan langsung melakukan apa yang disuruh ,ia tidak sadar sedari tadi dia selalu diperintah padahal ia notabenenya adalah dewi
"eh tunggu dulu,kok dari tadi aku ngerasa kayak diperintah ya padahal aku dewi laut masa diperintah sih?"gumam Athea pada diri sendiri.
"kamu bohongin aku ya ?,inish namanya jadi babu kamu bukannya nolongin kamu"
"memang gini cara msaknya dan tugas yang berat tetep aku yang kerjain ,udahlah lagian kamu penasaran rasanya kan?"ucap Alfian menahan senyum hampir saja ia ketahuan membodohi seorang dewi .
"yaudah iya,aku kerjain"ucap Athea sembari memanyunkan bibirnya kedepan dan itu pemandangan yang sangat imut bagi Alfian kesannya pada Athea adalah gadis yang manja dan ia suka hal ini.
Setelah menyiapkan semuanya akhirnya mie matang dan Alfian menatanya di dua piring yang telah disiapkan sebelumnya lalu mereka menuju meja kecil dan duduk lesehan
Athea yang melihat mie mengepul dengan berbagai macam pelengkap di hadapannya tak bisa menahan air liur yang menetes dari mulutnya .
"apa sekarang aku boleh memakannya?"tanya Athea dengan wajah penuh harap.
__ADS_1
"makanlah perlahan lahan dan lebih baik minum dulu biar tenggorokanmu nggak seret"
"oke baiklah"ucap Athea yang langsung menghabiskan satu gelas minuman dan langsung mengambil sendok berisi mie kedalam mulutnya dan reaksinya
" ummmmmmmm>_<,ENAKKKK"Ucap Athea dengan wajah berbinar baru kali ini ia makan seenak ini karena seblumnya ia hanya makan ikan lautan atau tanaman di sekitar pantai
"pelan pelan makannya"Alfian yang melihat Athea makan sangat lahap dan belepotan lantas berinisiatif mengambil tisu dan mengelap bagian kotor di sudut bibir Athea .
Athea yang menyadari hal itu lantas menghentikan aktifitasnya dan beralih menatap Alfian dengan wajah memerah
Dan Alfian yang menyadari itu hanya bisa tersenyum menahan gemas,
"kok mukaku jadi panas sih?"batin Athea ,saat ini ia masih menyuapkan mie kemulutnya tetapi dengan gerakan perlahan seolah takut adegan tadi terulang.
Athea melirik Alfian diam diam untuk mengetahui reaksinya namun Alfian yang menyadari lirikan itu memutuskan untuk melanjutkan makannya karena ia sudah begitu lapar
Suasana mendadak jadi canggung dan hal ini berlangsung sekitar 5 menit hingga mereka selasai makan
"aku mau tidur dulu"ucap Alfian membuka obrolan setelah sekian lama
"oh iya ,selamat tidur "ucap Athea berusaha menghilangkan rasa gugup.
"kamu mau masuk kedalam tubuhku atau tidur diluar?"ucap Alfian sambil menrapikan alat makan.
"aku tidur di sofa saja "ucap Athea berusaha menghindar.
"aku saja yang tidur di sofa ,kamu tidur di kasurku"ucap Alfian tak ingin seorang gadis tidur kedinginan di luar ia lalu mengambil selimu dan sebuah bantal dari kamarnya dan menaruhnya di sofa
"masuklah ,aku akan tidur disini malam ini"
"oke baiklah"ucap Athea lalu pergi ke kamar Alfian untuk tidur.
Setelah melihat Athea masuk kekamarnya Alfian langsung menjatuhkan tubuhnya ke sofa dan memejamkan matanya berusaha tidur karena tubuhnya juga sudah lelah setelah apa yang terjadi hari ini.
LANJUT CHAPTER BERIKUTNYA YA
Jangan lupa like dan comen dan folowww
biar thor makin semangat update
Chapter berikutnya author bakal ngasih ilustrasi karakter dan begitu seterusnya.
__ADS_1