Blue World

Blue World
hari pertama


__ADS_3

Seperti biasa sinar matahari pagi menyinari seluruh makhluk hidup di bumi yang sudah tertidur cukup lama dan menyapa mereka dengan cahaya hangatnya tak terkecuali dengan pemuda yang satu ini


Alfian yang terbangun dari tidurnya mulai beranjak dari kasur dan pergi ke kamar mandi untuk cuci muka ,ia tak biasa mandi pagi karena itu tidak perlu pikirnya.


Setelah selesai cuci muka dan pakai baju seragam ia kemudian memasukan beberapa buku dan pergi ke akademi.


Diperjalanan ia melihat seorang wanita sedang jongkok di tengah jalan sambil menirukan suara kucing.


"meoww ~meoow ~miaaaw"gadis itu menirukan suara kucing dengan imutnya padahal suara kucing tak seimut itu.


"lagi ngapain kamu?"sapa Alfian dari belakang mengejutkan si gadis kucing.


"kyaaaaa,ya ampun siapa sih ngagetin aja untung ga jantungan "maki si gadis


"ya maaf aku cuma nyapa"


"judes amat ni cewek" batin Alfian.


"nyapa sih nyapa tapi jangan ngagetin gitu"


"hehe,aku cuma penasaran kamu lagi ngapain pagi pagi dah kayak kucing"


"kepo amat jadi orang?"


"maaf maaf kenalin nama ku-"


"Alfian kan?.gw dah tau lu anak baru yang kemarin dikenalin"potong gadis itu.


"iya .kalau kamu siapa namnya?"


"aku Siska "


"oh Siska .ngomong ngomong boleh minta bantuannya gak?"


"bantuan apa?"


"bisa anterin aku ke kelas b1 ga?


pembagian kelas di akademi ini dimulai dari kelas c,b,lalu yang terkahir a dan Alfian pindah saat kelas 2 maka ia akan dikelas tingkat b.


"bisa, kebetulan kelas ku itu"jawab Siska.


"oh yaudah barengan aja yuk"ajak Alfian


"oke tapi jaga jarak"


"iya iya"jawab Alfian dengan senyum kakunya.


setelah beberapa saat mereka akhirnya toba di gedung akademi dan menuju ruang kelas b1.


diperjalanan tadi Siska juga menjelaskan beberapa aturan dan hal hal yang tidak tercantum di buku .

__ADS_1


Alfian yang pada dasarnya cerdas dengan cepat mengerti penjelasan Siska dan hal ini membuat Siska sedikit kagum padanya.


sesampainya dikelas Alfian dan Siska yang berbarengan langsung di sambut sorakan dari teman kelas.


"cie cie dah dapet gandengan ni Siska"ucap seorang cowok bernama Dery


"kemaren bilangnya ga akan suka.eh gataunya berangkat bareng"ucap sahabat Siska ,Alya.


"mentang mentang ganteng langsung diembat"ucap seorang lagi.


Hal ini membuat Siska malu dan wajahnya mulai kemerahan.


"kalian jangan sembarangan ya.aku cuma bantu nunjukin jalan ke kelas."teriak Siska


Siska berlari ketempat duduknya dan langsung membuang muka ke jendela.kebetulan tempat duduknya di dekat jendela dan didepan tempat duduk Alfian.


Alfian yang sedang bingung lekas menuju tempat duduknya dan meminta maaf pada Siska.


"maaf sis"


"ya gapapa.tapi jangan harap apa yang mereka bilang jadi kenyataan ya"ucap Siska dengan dengan raut wajah kesal .


Alfian yang tak tahu harus berkata apa hanya bisa membalas dengan senyum.


Tak lama kemudian guru masuk dan kelas dimulai.


Berbeda dari kelas biasanya disini guru akan mengajar teknik pembunuhan teori nya dan juga pembelajaran lain yang tidak pernah diajarkan di sekolah biasa karena tujuan sekolah ini dibentuk memang hanya untuk membantu tujuan RONIN.


Energi tenaga dalam ini dapat digunakan untuk meyerang bertahan ataupun kegunaan lainnya sesuai si keterampilan si pemakai dan energi ini dapat digunakan untuk melapisi benda untuk memperkuat ketahanannya seperti yang dilakukan pada saat latihan kemarin.


Bukan hanya itu saja.hal mengejutkan lainnnya adalah dia bisa saja dapat kekuatan super saat test dengan batu abyss.Alfian jadi semakin tidak sabar untuk test tersebut.


Sepulang sekolah Alfian dikagetkan dengan Amel yang berdiri di depan kelas nya.


"eh mel ,dah dari tadi nunggu?"


"belum lama kok kelas ku kan disebelah jadi bisa kapan aja kesini"


"oh kelas kamu disebelah?,kok baru ngasih tau?"ucap Alfian heran.


"habisnya situ ga nanya dulu"jawab Amel.


"yaudah .yuk ikut aku kita pergi ke ruang test


batu abyss buat ngeliat apa kekuatan kamu"


"yok .sudah ga sabar nih"


Merekapun pergi menuju ruang test tetapi tanpa mereka sadari sepasang mata melihat keakraban mereka dengan tatapan cemburu.


-Ruang test-

__ADS_1


"wah jadi ini ruangannya?canggih banget


Tampak bagian dalam ruangan di isi dengan peralatan peralatan canggih dan kabel kabel yang melintang ke suatu tempat,selain itu dibagian tengah ruangan ini terdapat semacam wadah tertutup kedap udara dan bisa ditebak terdapat batu abyss di sana.


"halo selamat datang tuan Alfian dan nona Amel"sapa seorang profesor disana.


Ia bersikap sopan karena tau bahwa Alfian seorang keponakan dari ketua RONIN


"halo pak profesor ,kabar anda baik?"sapa balik Amel.


"iya saya baik,terimakasih telah bertanya ,kalian kesini untuk melakukan test batu abyys kan?


"iya prof ,bisakah kita melakukannya sekarang?"tanya Amel.


"tentu bisa.tuan alfian silahkan berdiri didepan wadah berisi batu abyss itu"minta sang profesor.


Selanjutnya Alfian berdiri di depan batu dan profesor menjelaskan prosedur testnya.


"pertama tama silahkan Tuan Alfian menenangkan diri dan bersiap dahulu,"ucap sang profesor


Lalu ia lanjut berkata:


"tuan Alfian selanjutnya langsung meletakan tangan ke batu abyss tepat setelah saya buka wadahnya saya harap anda tidak ragu saat melakukannya,setelah tersentuh maka batu itu akan bereaksi dan anda akan mendapatkan kekuatan super itu tetapi terkadang ada test yang gagal memberikan sebuah kekuatan jadi keberuntungan anda di butuhkan disini.saat batu ingin memberi kekuatan maka ia akan berkomunikasi dengan anda dan menjelaskan tentang kekuatannya."


"baiklah kalau begitu,apa anda sudah siap tuan Alfian ?"tanya sang profesor memastikan.


"saya sudah siap"jawab Alfian.


"kalau begitu dalam hitungan 3,....,2.......1"aba aba profesor


Bersamaan dengan aba aba profesor tersebut Alfian dengan tanpa ragu menyentuh batu abyss tersebut dengan tangannya ,saat bersentuhan dengan batu itu Alfian merasakan energi aneh mengalir dan dan perlahan mulai terdengar batu itu berbicara dengannya bersamaan dengan ,percikan percikan kecil yang mulai membesar


"kemarilah ,kemarilah,kemarilah"suara batu itu memanggil hanya terdengar oleh Alfian,lalu setelah itu ledakan kecil terjadi dan alfian pingsan ditempat.


Amel dan profesor yang melihat hal ini langsung panik dan mencoba membantu Alfian tetapi meski telah di beri pertolongan Alfian belum juga sadar ,sementara batu itu terus mengeluarkan energi aneh seolah mengancam orang yang ingin mendekatinya


"nona Amel sebaiknya kita cepat bawa tuan Alfian ke ruang kesehatan "panik sang dokter.


"iya ayo pak cepet,bantu saya bawanya berat nih"


Mereka buru buru pergi ke ruang kesehatan dan meninggalkan ruang sengan batu abyss melayang disana sambil memancarkan energi hitam aneh.


------------------------☆☆☆☆☆☆☆☆----------------------


"uggh,dimana aku"racau Alfian setengah sadar saat terbangun ia sudah berada di suatu tempat seperti gua.


"halo Alfian"


"siapa kamu kenapa kamu tahu namaku?"


bersambung...........

__ADS_1


Sambung chapter berikutnya yaaa.bagi yang tertarik dengan novel ini .silahkan tinggalkan komen dan like kalau bisa kritik agar author bisa memperbaiki yang salah dan makin semangat updatenya


__ADS_2