
Biodata Aisyah
Nama lengkap Aisyah syakira. Ia memiliki banyak julukan, tapi ia lebih formal dipanggil Aisyah ataupun Akira. Meski namanya terkesan feminim, tapi karakternya merupakan kebalikan dari namanya yang begitu indah tersebut, ia sangat sulit untuk dimengerti. Umurnya baru 18 tahun. Ia baru lulus Sekolah Menengah Atas.
Biodata Shahin
Nama lengkap Shahin. Panggilan formalnya memang Shahin. Ia terkesan cowok playboy. Karakternya mudah ditebak. Hobbinya menanyai nomor telepon wanita yang menurutnya cantik. Umurnya kurang lebih 24 tahun. Dia bekerja sebagai mortir dinegaranya.
Dengan terburu-buru turun dari truk muatan yang ia tumpanginya yang baru sampai di Kota Semarang yang datang pada tengah hari itu. Truk container yang ia tumpanginnya tersebut berhenti untuk beristirahat. Dan tepat disana terdapat masjid Taqwa Sekayu, Aisyah berniat untuk Sholat Dzuhur disana.
" Om Bagus" kata Aisyah memanggil sosok yang bernama Om Bagus tersebut. " Aisyah izin pergi Sholat dulu ya kesana." Sambil menunjuk Masjid besar tersebut yang bertuliskan Masjid Taqwa Sekayu.
__ADS_1
"Oooo, silahkan nak. Nak Aisyah berniat untuk sholat ya dimasjid itu." Kata Om Bagus kepada Aisyah.
Mungkin Om Bagus merasa sedikit aneh melihat Aisyah berkeinginan sholat dimasjid itu, entah karena dia baru disini atau karena hanya ingin lihat-lihat saja. Sungguh banyak pertanyaan dalam batin Om Bagus itu sendiri.
"Ya sudah nak, sholatlah disana! lagi pula ini sekarang waktunya untuk istirahat. Tapi ingat, jangan keluyuran kemana-mana! Om gak mau nanti ayahmu sama ibumu khawatir kalau kamu gak bisa jaga diri disini." Kata Om Bagus.
Maksud Om Bagus baik dengan menasihati Aisyah. Dia tidak ingin Aisyah pergi jauh darinya. Karena ia merupakan titipan ayah Aisyah dan sekaligus tanggung jawabnya.
Setelah itu Aisyah mengambil ranselnya yang berisi pakaiannya. Ia mengambil mukena parasut yang ia siapkan supaya kalau dia mau sholat tak kerepotan mencari mukena.
"Hah.. aku sholat ini supaya membiasakanku supaya nyampe dirumah Mbah Bu gak kena omel. Abis kalau dirumah aku jarang sholat he..he..he..he." Gerutu Aisyah dalam batinnya.
Aisyah sampai dimasjid langsung mengambil air wudhu. Tiba-tiba ia menabrak seseorang dihadapannya dan kemudian. Aisyah hampir jatuh karenanya. "Sialan, woy lu siapa yang nabrak gue." Ujar Aisyah dengan nasa tinggi. Tanpa pikir panjang ia menoleh kepada seseorang yang menabraknya tadi. Seorang pria bertubuh besar dan tinggi. "Oh. I am sorry dear. I accidentally miss. Forgive me please." Ujar Pria tersebut dengan logat Spanyolnya yang sulit ia hilangkan.
__ADS_1
"Sialan! Dia ngomong bahasa Inggris lagi. Waduh pusing deh kepala aku." Umpat Aisyah dengan lirih. "Ok..ok. I am forgive you brother. what are you doing in here? I think you don't from Indonesia, isn't?". Tanya Aisyah dengan terbata-bata.
"Thanks miss. You're right. I am not from here. But I'm lost here. Can you halp me miss?". Ucapnya sambil memelas.
"Aduh, pusing deh dia minta tolong lagi. Kenal aja enggak." gerutu Aisyah
"What? I don't know you! what for?." Aisyah bertanya balik padanya. " I wanna going to dzuhri prayers. I will talk with you soon. Ok". Ucapnya tanpa panjang lebar. Lalu meninggalkan pria yang tidak ia kenali itu.
"But please dear. Help me! I'm lost here. Please!".Ujarnya sambil memelas.
" Lagian gue gak kenal lu. Habis sholat gue ngomong lagi ama lo. Bodo amat lu ngerti apa kagak gue gak ngurus, kenal aja kagak. Udah diem lu Bule." Umpat Aisyah kepada pria itu. Lalu ia berjalan menuju tempat wudhu.
Lelaki itu hanya bingung dengan yang perempuan itu ucapkan. Awalnya dia mengerti ketika perempuan itu menggunakan bahasa Inggris. Walau sedikit ter bata-bata. Ia hanya termangu. Setelah itu ia hanya menunggu Aisyah sampai ia selesai sholat.
__ADS_1