Bule Maroko Dan Gadis Psikopat

Bule Maroko Dan Gadis Psikopat
V. Jangan Mencari Kesempatan dalam Kesempitan


__ADS_3

" Ya sudah kau boleh duduk disampingku. Tapi jaga jarak, okey". Aisyah berkata dengan judes. Namun sedikit senyuman tersungging dibibirnya.


" Terima kasih nona sudah mengizinkan saya".Ucap Shahin, ia langsung duduk disebelah Aisyah.


Posisi duduk mereka memang yang paling belakang. Aisyah memilih posisi itu karena ia takut bila ia mulai mabuk, ia akan muntah. Hal itu ia hindari supaya tidak menjadi bahan ejekan orang. Dan Shahin hanya berusaha mendekati Aisyah, sebab ia sangat berterima kasih dia telah menolong Shahin dalam kondisi itu.


"By the way. Izinkan saya nona untuk memperkenalkan diri saya. Sebab sejak kita bertemu kita belum mengenal nama masing-masing". Shahin tersenyum.


"Silahkan anda terlebih dahulu". Jawab Aisyah pendek.


"Nama saya Shahin. Saya berasal dari Maroko. Umur saya 26 tahun. Dan saya masih lajang". Shahin menjelaskan secara detail tentang dirinya.


" Perasaan gue gak nyuruh dia jelasin udah punya pacar atau belum. Dasar Bule somplak". Aisyah berbicara dalam hati.


"Oh ya kalau saya sendiri. Hem.. nama saya Aisyah syakira. Sudah jelas saya dari Indonesia. Umur saya 18 tahun. Orang-orang banyak yang memanggil saya Aisyah. Tapi buat anda lebih baik panggil saya dengan nama belakang saya saja, yaitu Akira okey". Aisyah tersenyum, ia terpaksa sok ramah sedangkan dia sendiri tidak suka banyak omong dengan orang asing. Tapi karena ini umum, ia hanya menganggapnya seperti berkenalan di Facebook.


Sebenarnya Shahin sedikit terkejut. Ia hanya berbisik dalam hatinya. " Wanita yang unik. Hampir aku berpikir umurnya sudah 20 tahun keatas. Itu bisa dilihat dari cara bersikapnya. Dan dari postur tubuhnya yang memang lebih tinggi dari wanita kebanyakan yang ia temui selama di Indonesia". Namun ia langsung memgalihkan pikirannya.


"Bolehkah saya meminta nomor teleponmu Akira?" Shahin kemudia mengambil handphone nya yang ia letakkan didalam kantung jaketnya.


"Oh sure brother. Tentu saja saya akan memberi nomor telepon saya padamu, tapi kau juga harus memberinya padaku. Sebab saya sering memblokir nomor yang tidak saya kenal". Aisyah menyerahkan handphone nya ke Shahin. Dan ia pun sebaliknya memasukkan nomor teleponnya.


"Sekaligus kode negaranya ya Akira". Shahin mengetik nomor teleponnya dihandphone Aisyah.


"Oke Tuan Shahin". Aisya sedikit aneh memanggilnya Tuan Shahin, tapi ya sudahlah.


"Ini handphone anda Tuan....Shahin". Aisyah mengembalikan handphone Shahin


" Terima kasih nona Akira. Anda bisa memanggil saya Shahin supaya terdengar formal". Shahin menyerahkan handphone Aisyah.


Aisyah hanya singkat menjawabnya. " Baiklah Shahin".

__ADS_1


***


Perjalanan akan dimulai. Bus yang ia tumpangi hampir melaju. Kemudian ia melihat kearah Om Bagus. Ia sangat berterima kasih.


"Om.... Nanti kalau udah sampe di Malang mamper yo!" Aisyah melambaikan tangannya.


"Iyo nak, nanti kalau udah nyampe jangan lupa kabarin".


"Oke Om". Aisyah membalasnya sambil mengacungkan jempolnya.


Bus mulai berjalan perlahan meninggalkan tempat Om Bagus singgah sementara.


Sejak tadi ada sepasang mata yang memperhatikan setiap perilaku Aisyah. Dan pemilik mata tersebut tidak lain adalah Shahin.


"Sikapnya berlainan ketika. berbicara dengan orang yang ia panggil dengan panggilan Om itu. Sementara dengan ku ia acuh. Seolah-olah dia tidak perduli.Tapi apa urusannya dengan ku". Shahin berbisik dalam hatinya. Ia menatap Aisyah dalam-dalam.


Tiba saatnya yang ditatap sadar.


"Oh tidak ada yang salah dengan. Kau tidak perlu memperbaiki gaya rambutmu".


"Lalu apa maksud tatapanmu itu?"


Shahin bingung mau menjawab apa. "Oh tidak . Bukan apa-apa. lupakan saja".


"Ooo.. baiklah". Aisyah tidak peduli ia pun kembali pada pose duduknya. Bersender ditepi jendela selayaknya orang yang kelelahan.


Tanpa ia sadari matanya tertutup. Rasa kantuk mulai mengganggunya. Ia maklum karena saat ia menumpang di mobil Om Bagus ia kesulitan tidur.


"Apa boleh buat. Aku tidur saja". Aisyah menutup matanya.


Ia tidur dalam posisi menyender ketepi jendela.

__ADS_1


Shahin kembali menatap gadis itu. " Kau terlihat judes saat berbicara. Tetapi terlihat manis saat tertidur. Kau gadis yang unik". Tanpa sadar sedari tadi Shahin menatap Aisyah. Entah berapa lama tatapannya memandang Aisyah seperti itu." Untunglah kau tertidur dengan nyenyak. Aku heran padamu. Kau judes tapi terlihat manis". Shahin mengelus rambut Aisyah perlahan-lahan. Ia tak ingin Aisyah terbangun. Tiba-tiba bus bergoncang.


Posisi tidur Aisyah telah berubah tanpa ia sadari. Kepalanya bersender dipundak Shahin. Shahin berusaha memindahkan tubuh itu. Karena ia tahu pasti Aisyah tidak senang dengan posisi tidurnya itu.


Tetapi Shahin tidak tega memindahkan gadis itu.


"Kau cantik Miss Aisyah. Tetapi sayang kau terlalu judes padaku". Shahin membelai rambut Aisyah.


" Aku tidak tahu apa yang membuatku bingung ketika melihatmu. Kau sepertinya sulit untuk tersenyum padaku. Mengapa kau seola-olah tak perduli dengan ku".


Shahin melirik kepada setiap penumpang yang ada. Mereka sedang disibukkan pada kegiatan mereka sendiri. Untunglah tak ada yang memperhatikan dia dan Aisyah. Tanpa ia sadari, meraih tangan Aisyah dan menggenggam jari-jemarinya.


"Tangannya tidak selembut tangan gadis kebanyakan. Tapi tidak juga kasar. Mungkin ia gadis yang pekerja keras".


Sedari tadi ia hanya mengelus tangan Aisyah. Ia menggenggamnya dengan erat.


Kemudia bus berguncang lagi. Dan guncangan itu membangunkan si tidur.


Aisyah membuka matanya. Ia terkejut ketika melihat ia telah berpindah posisi dipundak Shahin. Dan ia lihat tangannya tengah dipegang oleh orang tersebut.


"Hey! Kau jangan mencari kesempatan dalam kesempitan ya! Aku tidak suka itu".Aisyah menarik tangannya dengan kasar. Ia sangat kesal.


"Dasar modus". Aisyah menatap Shahin dengan tajam.


****


Sedang berada pada posisi yang buruk.


Hemmm saya harap para pembaca senang. Sebenarnya percakan mereka menggunakan bahasa Inggris. Anggaplah itu bahasa Inggris.


Bila ada kesalahan harap koreksi ya!

__ADS_1


Thank you😊


__ADS_2