
" Aku mau kekantor dan Sena akan kuantar , nanti ayah kamu dan mama ku akan kesini " ucap galang.
"Iya mas hati-hati , Sena belajar yang benar ya" . Salsa sudah bisa tersenyum walaupun kepala nya sudah di perban masih terasa perih.
" Siap mbak " .Sena bersalaman dengan salsa.
Hari ini ternyata salsa sudah di perboleh kan pulang, ayah nya hanya bisa menenggok salsa sebentar karna harus berkebun dan berjualan di pasar.
Sampai dirumah salsa dilayani suster pribadi yang disewakan mertua nya.
Salsa berbaring di tempat tidur kembali mengigat kejadian kemaren.
"Ting..."
Pesan masuk di ponsel salsa.
"Salsa gimana kabar nya , apa kamu sudah sembuh"? tanya Kevin.
"Kevin tau dari mana ya aku sakit".
salsa menanyakan kenapa Kevin tau kalau dirinya sakit , Kevin pun bicara kalau dialah yang membawa salsa kerumah sakit
salsa berterimakasih sekali pada Kevin .
Jam makan siang Galang pulang untuk mengecek keadaan salsa , karna mengirim pesan pun pasti tidak akan dibalas salsa.
" Gimana kabar nya , udah baikan" .Tanya Galang .
"Udah" jawab salsa singkat.
"Kamu kenapa, biasa nya ngerocos dan banyak omong ?" . Tanya Galang lagi.
Apa aku tanya aja ya siapa wanita kemaren ~pikir salsa.
salsa memberanikan dirinya untuk bertanya pada Galang .
" Mas wanita kemaren siapa,kamu mengandeng nya kemobil, apa itu kekasih kamu , apa itu yang membuat kamu tidak bisa menerima aku" .salsa bertanya dengan wajah serius.
__ADS_1
"Baiklah aku akan jujur , mungkin ini sudah waktu nya kamu tau . Dia Rosa pacar ku , kami memang sudah berpacaran sekitar 3 bulan ini , sebelum aku dan kamu menikah".
"Terima kasih kamu sudah jujur " .Dengan rasa sakit dan menguatkan hati.
" Apa kamu cemburu dengan Rosa ". Tanya Galang.
"Tidak , untuk apa aku cemburu ". Jawab salsa ketus.
"Syukurlah kamu tidak cemburu , kamu harus ingat kita menikah hanya karna orang tua ku ".
ungkap Galang.
Membuat seketika hati salsa remuk dan patah mendengar ucapan Galang .
Galang meninggal kan salsa terbaring lemah .
tangisan salsa pecah bak hujan deras yang mengalir .
"Galang kamu sudah mau berangkat kerja lagi, sebaiknya dirumah saja dan ambilah cuti untuk beberapa hari menemani istri mu. " ucap Bu yana sambil menyiram tanaman.
"Tapi ma..." nada ragu.
" Baiklah ma" .Galang kembali ke kamar untuk menganti pakai an nya.
Salsa cepat cepat menghapus air mata nya .
" sus... tolong saya " , namun Galang ingin membantu salsa. "Tidak usah mas , aku mau sama suster saja". Suster segera membantu salsa berdiri.
"Mbak salsa mau kemana ".
"Bawa saya dari sini sus, saya mau jalan-jalan" . Suster segera mendorong kursi roda salsa.
"K**enapa salsa menghindar dari ku, apa dia marah tentang Rosa " ~pikir Galang.
"Bodo amat lah yang penting udah jujur ,dan gak ada di sembuyiin lagi" .Galang melanjut kan kerjaan dari rumah .
"Lang mana salsa ,kamu tidak
__ADS_1
menemaninya kok masih bersama laptop ". Tanya Bu Yana.
" Iya ma tadi aku nelfon sama klaen ini mau nyusul salsa ". Galang yang membohongi mama nya, padahal dia dari tadi hanya sibuk dengan pekerjaan nya.
Galang mencari salsa dan suster ida, ternyata sedang berada di taman.
"Sus tinggalkan kami berdua dulu ". Kata Galang berbisik ke suster meninggal kan galang dan salsa.
" Kamu cemburu ya " Galang mengulang bertanya.
"Tidak , aku hanya sadar diri , aku memang tak pantas bersama mu " . Salsa dengan mungka pucat dan tanpa senyum.
" Ya sudah sekarang kita pulang mama udah nanyain kamu". mendorong kursi roda salsa.
Sampai dirumah Galang mengendong salsa menuju kamar meraka .
namun galang merasa hal yang tak biasa.
"De-g deg" jantung Galang berdebar sangat kencang .
" Kamu deg deg kan ya " . Tanya salsa mengoda Galang.
" Tidak " jawab Galang dengan singkat.
padahal Galang merasakan detak jantung yang kencang .
"Karna kamu sakit aku akan tidur di sofa lagi awas saja jika sembuh kamu akan kusuruh tidur di lantai". Ungkap Galang.
"Aku tidak akan pindah kemana pun , aku akan tetap di kasur ini" . Salsa menjulurkan lidah dan menjahili galang.
Galang kesal dan menjahili salsa kembali.
Galang mengambil bantal dan tidur sebelah salsa.
" Mas tolong kamu pindah , aku tidak mau dekat dengan mu".
Galang berpikiran dengan cara nya ini salsa akan pindah, dan dia tidur di kasur yang empuk .
__ADS_1
"Baiklah jika itu mau mu" . Salsa memejam kan mata nya dan tidak mau pindah .
Salsa tau maksud Galang , sebenar nya hanya menyuruh nya pindah. " Namun salsa menantang , salsa tetap saja tidak mau pindah. Galang sangat kesal dan akhirnya mengalah.