
Salsa terbangun pagi sekali ,dan melihat suami nya tidur pulas di sofa .
Salsa mengecek ponsel nya, melihat ada pesan masuk di ponsel nya ternyata sudah terbaca.
Salsa sedikit heran.
"Apa mas galang yang membaca pesan ku"
dan salsa membalas pesan nya.
"Maaf Kevin , seperti nya saya tidak ada waktu hari ini, mungkin lain kali" balas salsa.
Kevin adalah orang sudah lama menyukai salsa semenjak SMA , tidak kalah tampan dari Galang , Kevin juga seorang pengusaha properti yang cukup kaya raya . Namun salsa tidak bisa menyukai Kevin.
"Galang ..salsa... kalian sudah bangun " Bu yana mengetuk pintu kamar mereka.
Sebenarnya hanya memastikan Galang dan salsa apakah mereka tidak berpisah tidur.
" Mas bangun mama seperti nya ingin melihat kita" Galang terbangun.
"Sialan kamu menggagu ku saja" Galang tetap melanjutkan tidurnya .
Salsa menyuruh galang tidur di kasur , salsa memberantakan kasur nya . Salsa menarik Galang untuk pindah.
"Iya ma salsa udah bangun".Segera membuka pintu.
"Yaudah kalian siap-siap , sarapan bersama setengah jam lagi"
Ucap mama sambil menenggok galang tidur.
"Baik ma " sambil tersenyum .
Bu Yana meninggalkan kamar mereka.
" Mas bangun , kamu tidak kerja hari ini ".
__ADS_1
Memaksa duduk Galang dan menuntut Galang dalam kantuk nya ke kamar mandi.
Galang yang masih menguap dan meregang badan nya.
Salsa menyiram Galang yang masih memakai piyama ." Dasar kampungan , berani sekali kamu menyiram ku " .Dengan nada kesal.
" Siapa suruh kamu masih mengantuk " tertawa jahil. Galang membalas menyiram salsa . "Apa kamu mau mandi bareng dengan ku " .Ungkap salsa mengoda.
" No, sebaiknya kamu keluar kalau tidak saya akan membuka pakaian saya" ancam galang . " Silahkan saja , kamu kan suami ku kenapa aku harus takut ancaman mu" .Menggoda galang.
Galang memaksa salsa keluar dan mendorong salsa keluar, salsa terjatuh dan tergelincir " duhh sakit" teriak salsa .
Ternyata Bu Yana mau mengetok pintu kamar mereka untuk kembali mengajak makan . Mendengar itu " ya ampun " sambil tersenyum dan kembali ke meja makan memberi tahu pak Santoso suami nya.
Sebenarnya salsa sudah mulai memiliki perasaan pada galang, namun melihat sikap Galang membuat salsa takut mengungkapkan pada galang, Salsa hanya bisa menyimpan sendiri.
Sehabis mereka mandi dan turun untuk makan , kaki salsa emang sedikit masih sakit , namun masih bisa berjalan.
Bu Yana dan pak santoso tersenyum melihat mereka turun." Duh pasangan ini memang serasi "
"Mas jaga sikap mu didepan mama papa "
Galang cuman mengganguk . Turun tangga Galang meletakkan tangan nya di pinggang salsa . " *D*uh kenapa aku deg deg an gini" ucap Galang.
Mbok suti telah mempersiapkan makanan , dan mereka semua makan bersama.
" Sayang seperti nya nanti aku pulang larut malam" ucap Galang pada salsa .
Salsa begitu senang ketika di panggil sayang oleh Galang didepan orang tua Galang.
"Iya mas gapapa kok" .
Mama tersenyum dengan pak Santoso melihat anak nya yang sudah ada perubahan .
Galang berpamitan ke mama papa nya,
__ADS_1
dan berdiri dari meja makan menuju keluar di antar salsa .
" Cewek kampung , tadi hanya exting kamu jangan baperan". Galang masuk ke mobil.
" Kamu pikir aku baper biasa saja dasar manusia aneh " Ucap salsa.
"Sebenarnya aku memang baper "
~daalm hati salsa.
Hanya saja salsa menjaga sikapnya didepan Galang .
Setelah itu Salsa membereskan kamarnya.
"Tingg..."
Ponsel galang ketinggalan di sofa,
dan melihat dan membuka ponsel Galang namun terkunci tidak tau password nya .
Namun di layar ponsel nya terlihat pesan masuk dan salsa membacanya .
"Sayang kamu sudah dimana" .
Salsa terkaget melihat ponselnya dan terduduk , salsa merasakan cemburu.
"Kenapa aku cemburu , apakah aku sudah mencintai Galang secepat itukah " .
Meletakan ponsel itu kembali dan melanjutkan beres-beres.
"Kampungan apakah kamu melihat ponsel ku" ucap Galang kembali.
" Ini mas tadi ada pesan masuk" salsa menyembunyikan rasa cemburunya.
Galang hanya diam diam dan pergi kembali ke kantor.
__ADS_1
Galang salsa