
Pernikahan itu suatu yang sakral namun lain dengan salsa , dia menangis dalam diam , salsa tidak mau terlihat sedih di depan ayah dan adik nya.
"Mbak cantik sekali"ucap Sena memuji.
"Terima kasih adik ku, kamu harus janji sama mbak akan jaga ayah selalu"meneteskan air mata kesedihan salsa.
" Iya mbak Sena janji ".
Salsa memeluk Sena dengan air mata nya yang terus mengalir di pipinya.
Asisten pak Santoso menjemput keluarga salsa dengan mobil yang mewah, yang sudah di hiasi dengan pita merah di depan mobil nya
menuju gedung pernikahan.
Galang tampak cemas di kamar belum memakai baju pernikahan dalam keraguan .
Galang memutuskan untuk kabur .
"Aku harus kabur " aku tidak bisa hidup dengan wanita yang tidak aku cintai.
Galang mengambil mobil diam-diam dan menuju apartemen Rosa.
"Sayang aku di luar buka pintu nya" nada tergesa- gesa.
Rosa membuka pintu apartemen nya,
dan mempersilahkan Galang masuk dan duduk di sofa.
" Sayang kenapa kamu kesini bukankah hari ini hari pernikahan mu dengan wanita kampung itu".
Sambil membuatkan secangkir kopi
di campur dengan obat tidur , dan memberikan kepada galang.
"Aku tidak bisa menikahi salsa , aku tidak cinta " Galang meminum kopi itu.
Sedangkan salsa sudah berada di gedung . salsa melihat Bu Yana begitu panik akan putra nya menghilang.
__ADS_1
"Salsa maafkan saya , Galang kabur "
salsa kaget mendengarkan itu , sebenarnya salsa antara sedih dan senang,
sedih karena melihat Bu Yana dan senang pernikahan nya akan batal.
Semua asisten dan anak buah di kerahkan pak Santoso untuk mencari Galang.
Sementara Galang
"Rosa kenapa kepala ku pusing" dengan lemah Galang jatuhkan gelas.
Galang pusing dan pingsan akibat terlalu banyak mengonsumsi kopi dan obat tidur yang di beri Rosa tanpa sepengetahuan Galang.
"Bagus Galang , acara pernikahan mu dengan wanita itu tidak terjadi" tersenyum licik.
Rosa menidurkan Galang di sofa dan Rosa mendekap Galang ,walau pun mereka tidak melakukan apa apa , tetapi rosa sangat licik . Nanti akan menjadi senjata buat rosa.
Pak Santoso berusaha menghubungi Galang namun ponsel Galang mati .Pak Santoso meminta maaf pada salsa.
"Salsa maafkan saya , kamu sudah kecewa "
"Pak izin kan saya untuk mencari mas galang"
ucap salsa.
"Tidak usah nak saya sudah mengirim semua anak buah saya, sebaiknya acara ini di tunda dulu"ucap pak Santoso nada kecewa meng umumkan nya.
Salsa , ayah ,dan sena di antar pulang lagi oleh anak buah pak Santoso.
Sesampai dirumah "Yah salsa keluar dulu sebentar untuk mencari angin".
sebenarnya salsa ingin mencari Galang .
firasat salsa sudah tidak enak.
"Hati-hati ya sa".
__ADS_1
Ucap ayah yang sedang berbaring.
"Aku kenapa" Galang dengan suara yang lemah.
"Sayang kamu sudah bangun" tersenyum dan menolong Galang untuk duduk.
"Aku harus pulang Rosa".
Ucap Galang memakai sepatu dengan cepat.
" Kamu udah ngak pusing ?" Rosa merangkul Galang keluar .
Galang masuk mobil nya dan tiba-tiba di jalan melihat salsa berjalan kaki . Hari sudah menunjuk kan pukul 9 malam.
Ketika di dalam perjalanan pulang Galang melihat salsa.
"Itu bukan nya cewe kampung" tiba-tiba Galang memutar mobil nya kembali.
"Tit Tit....
Klakson mobil galang membuat salsa terkejut dan terjatuh.
Galang tertawa dan membuka kaca mobil nya.
"Heh cewek kampung kamu cari saya?, kamu jangan harap menikah dengan saya , kita tidak selevel kamu hanyalah tukang sayur".
Galang yang terus saja menghina salsa.
"Saya tidak mencari kamu , saya hanya mencari angin, tidak usah kepedean".
Ucap salsa dengan nada kesal , sebenarnya salsa memang mencari Galang.
Dan Galang menutup kembali kaca mobil nya dan meninggalkan salsa.
"Mas galang kenapa sih kamu terus menghina dan kasar pada ku".
Salsa pulang kerumah dan memberi tahu ayah nya kalau dia sudah ketemu dengan galang.
__ADS_1
Salsa berbohong dia bilang ke ayah nya hubungan nya dengan galang sudah baik, dia tidak mau ayah nya sedih dan kwatir.