Cahaya Cinta Salsa

Cahaya Cinta Salsa
dibalik senyum


__ADS_3

"Salsa aku berterimakasih pada mu , karena sudah memikirkan orang tua ku dan bersikap layak nya seorang istri." Ucap Galang.


"Bukan kah aku memang istri mu."ucap salsa.


Galang hanya diam.


Salsa yang tertidur berfikir Galang juga akan tidur tapi tiba-tiba salsa terbangun.


"Mas galang mana ya." salsa mencari Galang .


Ternyata Galang belum tidur , dia sedang menelfon Rosa di balkon kamar.


"Sayang kamu tidur sekarang ya." Ucap Galang pada Rosa .


Salsa mendengar hal itu , hati salsa begitu sakit selama dia menikah dengan galang tidak pernah di perhatikan.


Tiba tiba salsa menjatuhkan vas bunga yang berada di sampingnya.


"Sayang udah dulu ya besok aku jemput kamu" ucap Galang di telfon itu.


Rosa kembali ke tempat tidur dan pura pura tidur.


"*A*pa itu tadi salsa , tidak mungkin rasanya vas bunga jatuh sendiri" ~pikir Galang.


Dalam pejaman mata salsa menahan tangis malam itu.


°°°°°°°°


Pagi sekali salsa sengaja kan Bagun duluan dari Galang , karna sudah memiliki rumah sendiri , salsa tidak memakai tenaga ART .


Salsa masak kesukaan Galang dan mertuanya.


Semuanya makanan telah di tata oleh salsa.


Ini perdana salsa membuat masakan sendiri untuk suami nya tanpa bantuan pembantu.


Mereka makan bersama.


"Wahh... enak sekali, istri mu ini ternyata jago memasak , bukankah begitu Lang. "


Ucap Bu Yana memuji.


"I-iya ma." ucap Galang.


Galang yang dari tadi hanya diam.


"Memang enak sih tapi aku tidak boleh memuji nya"~pikir Galang.


"Salsa apa kamu sudah hamil."


Tanya Bu Yana.


"Hum..bee.." Salsa sedikit gugup.


"Kita lagi usaha ma."


Sambung Galang pada mamanya.


"Mama udah gak sabar gendong cucu."


Bu Yana tersenyum pada mereka.

__ADS_1


Galang dan salsa saling tatapan dengan hal yang di ucapkan Bu Yana.


"Mama punya ide, bagaimana kalian bulan madu saja ke Jepang .Lagian setelah menikah kalian belum pernah pergi liburan, gimana kalian mau kan."


Ucap Bu Yana.


Galang memberikan banyak alasan agar tidak pergi namun Bu Yana tidak menerima alasan galang sedikitpun.


"Baik ma aku akan ambil cuti beberapa hari"ucap Galang.


"Gimana nak."Tanya Bu Yana pada salsa


"Iya ma."


Sebenarnya salsa agak berat hati karena ayah nya yang masih di rawat di rumah sakit.


Setelah itu Galang berangkat ke kantor, dan menjemput Rosa.


Diperjalanan kantor Rosa berbicara pada Galang tentang kondisi badan nya yang sering mual-mual dan pusing akir-akir ini.


Galang dan Rosa pergi ke rumah sakit apa yang terjadi pada Rosa. Salsa melihat mereka berdua dirumah sakit yang sama dengan tempat ayah nya di rawat.


"Mas kamu mau ngapain."Tanya salsa pada Galang.


"Salsa"Galang terkejut.


"Mama mana , bukannya kamu pergi bersama mama."tanya Galang


"Mama di ruangan sedang menengok ayahku."


Ucap salsa.


Tiba -tiba Rosa keluar dari ruang pemeriksaan.


"Aku hamil. " Rosa memeluk Galang.


Salsa terkejut mendengar itu. Salsa menangis dan meninggalkan Galang rosa.


~Kamu jahat mas, kamu jahat". salsa menangis dan pergi .


Galang sebenarnya merasakan rasa bersalah pada salsa


"Apa yang telah ku lakukan apa aku menyakiti hati salsa"~pikir Galang.


"Mba kenapa "Tanya Sena


salsa buru buru menghapus air mata nya.


"Ngak kok , mba cuman sedih aja lihat ayah."


Ucap salsa berbohong.


Sena memeluk salsa dengan erat.


"Mba jangan nangis lagi ya , ayah baik baik aja." Ucap Sena.


Salsa dan Bu Yana pergi pulang , salsa yang hanya melamun sepanjang jalan membuat Bu Yana bertanya.


"Nak kamu kenapa "


"Gak kok ma cuman cape aja."Ucap salsa.

__ADS_1


"Yaudah nanti sampai dirumah kamu istirahat aja. " Ucap Bu Yana mengelus bahu menantunya itu.


"Hari ini mama pulang kerumah ya, soal nya mau Adain arisan teman teman mama." Ucap Bu Yana.


Setiba dirumah Bu Yana membereskan barang -barangnya dan pergi pulang kembali kerumahnya.


"Kalo kamu butuh apa-apa kabarin mama ya."


Ucap Bu Yana memeluk menantunya itu.


"Iyaa ma."salsa tersenyum.


Mengantarkan Bu Yana sampai pintu gerbang.


Salsa menutup pintu gerbang tiba-tiba datang mobil mewah menghampiri nya.


" Mau apa kamu kesini." ucap salsa pada rosa


"Santai aja , aku hanya mampir kok." Rosa tersenyum.


"Aku rasa kamu sudah tahu aku hamil anak galang , apa kamu masih mau bertahan. sebentar lagi aku akan menguasai mama mertua kita." Rosa tersenyum licik.


"Itu tidak akan ku biarkan. " Ucap salsa.


"Harus nya kamu malu , kamu hanya wanita miskin yang tidak ada untung buat Galang dan hanya bisa mengurus rumah tidak bisa berdandan. "ucap Rosa dengan senyuman licik.


"Jaga ucapan mu, harus nya kamu yang tidak tahu malu , kamu berpendidikan namun perilaku mencerminkan tidak seperti orang berpendidikan." ucap salsa membalas Rosa.


"Kurang ajar wanita miskin." Ucap Rosa nada yang tinggi dan ingin menampar salsa.


Tiba tiba tangan Rosa di tahan , ternyata itu Galang.


" Galang kenapa kamu tahan, aku mau menampar wanita miskin ini." Ucap rosa tidak segan.


Galang menarik Rosa masuk mobilnya.


"Kamu jangan begitu, sejak kapan kamu seperti kriminal ini ." Ucap Galang.


Rosa yang sangat kesal dan pergi meninggalkan Galang .


"Sialan wanita itu, awas saja aku akan melakukan apa pun untuk membuatmu sengsara."Ujar rosa sendiri.


Salsa masuk kerumah dan hanya diam.


Galang menyusul salsa .


"Salsa tunggu." Galang mengejar salsa.


"Apa lagi mas, apalagi sebenarnya yang harus kita pertahankan , aku muak semua ini mas." Salsa menangis ."Kamu jahat...." salsa mengunci dirinya di kamar .


Galang sebenarnya merasa bersalah .


"Sa dengerin aku dulu, aku minta maaf sama kamu. "


Salsa hanya diam dan menangis dikamarnya.


°°°°°°°°


Malam nya salsa keluar dari kamar.


melihat Galang tidur di sofa diluar ,depan kamarnya.

__ADS_1


Salsa pergi diam - diam malam itu kerumah sakit, tanpa sepengatahuan Galang dan menginap dirumah sakit.


__ADS_2