
"Mas aku mau bicara" menghampiri Galang yang sedang duduk di sofa kamar sedang berkerja .
Galang hanya diam , dia tetap saja melihat ke layar laptop dan tidak mendengarkan istrinya (salsa).
" Aku tau kamu tidak bisa mencintai ku , begitu pun sebaliknya, tapi aku minta kamu harus bisa bersikap baik kepada ku ketika di depan orang tua kita, aku gak mau lihat mama papa dan ayah ku bersedih".
Dengan wajah serius .
Galang berdiri untuk mengambil air putih yang dimeja rias .
"Baiklah kali ini aku akan menuruti kata mu, ini bukan aku sayang atau mencintai mu ini demi orang tua kita". Dan kembali duduk di sofa.
Setelah itu salsa mandi.
salsa begitu cantik selesai mandi,
keluar kamar mandi menggunakan sehelai handuk .
Salsa melihat Galang seperti ketakutan dibawah batal di selimuti kain , " Mas kamu kenapa". Menepuk kain tersebut.
"Ada cicak "ucap Galang yang menggigil ketakutan .
salsa tambah menakuti Galang.
"Wahh ..cicak nya besar sekali".
Galang spontan memeluk salsa yang masih memakai sehelai handuk " .Sal apakah cicak nya sudah pergi".
Salsa tertawa cekikikan.
Galang tersadar telah memeluk salsa
dan saling tatap tatapan beberapa detik.
"Kamu sengaja menakuti ku , kamu mau menggoda ku dengan hanya memakai handuk ".
__ADS_1
ucap Galang kesal.
"Dasar bukankah kamu yang memeluk ku dengan erat ."
Salsa tertawa jahil.
Galang hanya diam dan malu , dan memperhatikan istri nya itu.
kalau di lihat lihat salsa cantik juga , lebih cantik dari Rosa~dalam hati galang.
"Tidak -tidak dia tidak cantik" Galang mengeraskan suara nya.
"Kamu kenapa , kamu tergoda" ucap salsa menjahili Galang dan menaiki alis nya dan mendekati Galang.
"Tidak , sana kamu jauh-jauh saya tidak mau satu kasur dengan gadis kampung seperti mu" ucap Galang pada salsa.
"Kamu pikir aku mau tidur bersama kamu , aku lebih baik tidur di sofa " . Salsa melawan Galang.
Salsa tertidur di kasur sedangkan galang masih berkerja di depan laptop di sofa.
" Kampungan silahkan pindah ke sofa, aku tidak mau satu kasur dengan mu".Galang memaksa membangun kan salsa.
Tetapi salsa tidak bangun-bangun.
"Apa wanita kampung ini mati".
Ketika Galang ingin mengangkat salsa ke sofa tiba-tiba salsa menarik leher Galang ke arah wajah nya .
"Ayah aku sangat menyayangi mu ". Salsa bermimpi tentang ayah nya.
Galang berubah pikiran tiba tiba saja Galang kasihan melihat salsa.
" Baiklah kali ini aku mengalah" dan Galang yang tidur di sofa.
"Ting ".
__ADS_1
Telfon dari Rosa dan Galang mengangkatnya.
"Sayang aku rindu , kamu kemana aja sih". Ucap Rosa manja.
Rosa tidak tau kalau Galang sudah menikah ,
Rosa hanya tau kalau Galang dan salsa batal menikah.
"Maafkan aku, beberapa hari ini aku sibuk berkerja " .Dengan suara pelan.
"Besok aku ke kantor kamu ya " suara manja Rosa.
"Iya , aku mau tidur dulu" Galang mematikan ponsel nya.
"*A*neh sekali tidak biasanya Galang bersikap seperti itu" .Rosa heran dan mencoba berfikir baik tidak menanam kecurigaan pada Galang.
Galang mengambil selimut dan menyadarkan badan di sofa sambil membuka kembali laptop.
"Ting".
Galang mengira itu ponsel nya ,ternya ponsel salsa , galang yang ragu ragu ingin membuka
ponsel salsa mengurungkan niatnya untuk membuka.
Tetapi Galang penasaran siapa yang mengirim pesan malam malam begini pada salsa.
Galang memberani kan diri membuka ponsel tersebut.
"Jelek sekali ponsel nya"ucap Galang menghina.
Galang terkejut , ternyata ada seorang pria yang mengirim salsa pesan " maaf menggangu mu salsa besok kamu ada waktu".
"Siapa ya kok gak ada nama nya , apa dia kekasih nya salsa ".
Ya udah lah bodo amat~ dalam hati galang.
__ADS_1
Beranjak dan kembali ke sofa dan tertidur hingga pagi .