Cahaya Cinta Salsa

Cahaya Cinta Salsa
hadiah mama papa galang


__ADS_3

"Mbak ayah sedang sakit , sebaiknya mba harus bujuk ayah kerumah sakit, aku tidak bisa memaksa ayah" ucap Sena di ponsel.


Salsa segera pulang kerumah ayah nya menaiki transportasi umum.


Sesampai dirumah ayahnya.


"Ayah sebaiknya ayah berobat , aku tidak tega melihat ayah sakit" salsa membujuk ayah nya."


Akhirnya ayah nya mau di bawa kerumah sakit dan dirawat .


"Sena siang ini mba yang jaga , kamu boleh ke sekolah. " ucap salsa pada Sena


"baik mba."


Malam nya salsa harus pulang kembali kerumah mertuanya karna sudah ada Sena yang menjaga ayah nya.


Ternyata dirumah sudah ada Galang , salsa hanya diam dan menuju kamar.


"Kamu dari mana". Tanya Galang.


"Salsa berdiri dari duduknya , mas harusnya aku yang nanya, kamu dari mana aja, kenapa kamu gak kabarin aku." wajah salsa yang merah padam dan meninggalkan Galang.


Galang hanya diam tidak menjawab pertanyaan istrinya.


Makan malam bersama seperti biasa.


" Galang dan salsa mama papa punya hadiah buat kalian berdua" .Sambil menyendok makanan.


" Hadiah apa pa?" tanya Galang.


" Mama membelikan kalian berdua rumah, besok kalian boleh lihat-lihat".


Sambil tersenyum dan melanjutkan makan bersama.


°°°°°°


Hari ini keluarga Galang melihat rumah yang akan di tempati Galang dan salsa.

__ADS_1


"Wah bagus sekali ma pa." makasih kalian sudah membuat ku selalu bahagia Galang memeluk papanya.


Memang rumah mereka tepati besar dan mewah.


"Sayang kamu senangkan." tanya Galang pada salsa yang dari tadi hanya diam.


"iya mas , makasih pa ma" tersenyum .


Dan Galang memutuskan besok akan tinggal dirumah itu dan pisah rumah dengan orang tuanya.


"Ma pa aku harus pamit dulu, aku mau kerumah sakit untuk menengok ayah ku" .


Ucap salsa pada mertua nya.


" Sayang aku ikut ya. " Ucap Galang


salsa hanya mengangguk.


Di mobil salsa hanya diam tidak berkata sedikitpun pada Galang.


"Kamu kenapa?"tanya Galang.


"Mas aku merasakan ada yang kamu sembunyiin sebenarnya apa yang terjadi , kenapa semalam aku menelfon , ponsel mu bersama rosa, sedangkan mama bilang kamu pergi keluar untuk pekerjaan." Tanya salsa serius.


Padahal salsa sudah tahu bahwa Galang dan Rosa berginap di apartemen .


Namun salsa menunggu kejujuran Galang.


"Emang aku ada urusan pekerjaan dan bersama Rosa ." jawab Galang singkat


salsa tidak melanjutkan pertanyaan nya.


Sampai dirumah sakit tiba tiba ponsel Galang berbunyi.


~"sayang udah dimana , aku udah siap jadi antarin aku ke kantor kan." ~pesan Rosa


"Salsa sepertinya aku tidak bisa bertemu ayah mu Karna ada pekerjaan mendadak."

__ADS_1


salsa hanya mengangguk mendengar ucapan Galang yang terburu buru pergi.


Salsa mengantikan Sena Yang akan ke sekolah.


setelah Sena pulang salsa kembali pulang kerumah .


Salsa sampai dirumah belum larut malam , namun Galang belum berada dirumah .


Sesudah makan malam bersama mertua nya salsa membereskan semua baju nya yang akan pindah besok.


Tiba -tiba ponsel salsa berbunyi.


"*Se*lamat malam bagaimana kabarmu apa sudah sembuh" pesan Kevin.


"*I*ya Vin udah baikan kok, btw makasih ya."


tiba tiba ada yang membuka pintu kamar ternyata itu Galang.


Salsa segera menutup ponsel nya yang sedang chating bersama Kevin.


" Kamu chatingan dengan siapa?"Tanya Galang .


"Bukan urusan mu , salsa berdiri dan tidur di tempat tidur. "


"Kampungan hari ini giliran aku yang tidur disana , selama kamu sakit aku sudah mengalah ." Galang menarik selimut salsa.


"Tidak bisa , ini sudah menjadi milikku." salsa memegang erat Sprai kasur .


Galang menarik kaki salsa , agar segera pindah.


Salsa duduk dan mendorong tubuh Galang . Galang terpelenting ke sofa.


"Dasar wanita kampung." ucap Galang kesal.


Galang seperti cicak menempel dan jatuh kekasur di samping salsa.


Salsa yang sangat kesal dan menendang Galang dari kasur.

__ADS_1


"Kurang ajar. " Ucap Galang kesal kesakitan dan akirnya malam itu Galang tidur di sofa lagi.


__ADS_2