
Shane melangkahkan kakinya keluar dari cafe. Raut wajahnya menunjukkan kekesalan. Dalam hatinya tak berhenti menggerutu tentang pria yang menyebalkan tadi. Saat ia hendak menyebrangi jalan handphonenya berdering.
Shane bawain barangku tadi ya, langsung taroh kamar aja, kuncinya di tempat biasa, maaf aku sama kakakku pulang ke rumah, mendadak ada acara.
Shane mengerutkan alis membaca pesan dari Hida.
Ngapain sih Da? masa aku harus ke tempat tadi ngambil barang? gimana kalo cowok belagu itu masih ada di sana?
Shane berdebat dengan kata hatinya. Ia menghela nafas panjang. Dan kembali memutar langkahnya menuju kafe tadi.
Shane berjalan terburu-buru masuk ke kafe. Ia tidak memperdulikan orang-orang yang ada di sana, termasuk Roby yang masih pada tempat duduknya. Shane berjalan ke arah Roby dan mengambil dua buah tas kresek warna hitam yang lumayan besar dan berat.
" Ngapain balik ke sini?" Roby mendongakkan wajahnya menatap Shane.
" Hemm!" Shane menunjukkan kedua tangannya yang menenteng dua kresek besar.
Roby beranjak dari tempat duduknya, mengambil tas selempangnya dan meraih dua kresek yang dibawa Shane.
" Eh ngapain, siniin!" Shane terkejut.
" Udah, ayo tak bantuin bawa!" Roby berkata sambil berjalan membawa kedua kresek hitam itu.
Shane berjalan mengikutinya dari arah belakang. Keduanya bersama keluar dari kafe.
" Udah kak siniin aku bisa bawa sendiri!" Shane sedikit berteriak ke arah Roby yang berada di depannya.
" Aku tadi disuruh sama Abil, suruh bawain ini ke kosan adeknya, kamu ga usak kepedean dulu ya!" Roby menjawab tanpa menoleh ia tetap meneruskan langkah kakinya.
" Ya udah sana bawa sendiri, ga usah barengan sama aku, udah tau tempatnya kan?" Shane berkata dengan sedikit kesal.
__ADS_1
" Kamu itu udah tak bantuin masih ngomel aja terus, dijahatin ga mau dibaikin ga mau, maunya apa?" Roby menghentikan langkahnya, berbalik arah menatap Shane.
Shane menghela nafas. membuang pandangannya ke arah lain.
" mau tak bawain ngga?" Roby bertanya sambil terus menatap ke arah Shane.
" Yaudah iya!" Shane menjawab kesal.
Roby mempercepat langkahnya.
" Kak jangan cepet-cepet lah!" Shane memprotes.
" Lagian siapa yang nyuruh kamu ngukutin?" Roby berhenti dan menoleh ke belakang melihat Shane.
" Hah? gimana?" Shane bertanya bingung.
" Jangan di belakang, sini loh!" Roby mengarahkan dagunya, mengisyaratkan pada Shane untuk berjalan di sampingnya.
" Kalo kamu di belakang, ntar ada apa-apa aku yang disalahin!" Roby mulai melangkahkan kakinya bersama dengan Shane yang mengikuti langkahnya berada di sampingnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Mereka berdua sampai di pintu gerbang kos-kosan Shane.
" Udah kak, nyampe sini aja!" Shane berhenti melangkah tangannya mengulur ke depan hendak mengambil tas kresek yang dibawa Roby.
Roby memberikan tas yang dibawanya dan sedikit tersenyum melihat Shane.
Dari arah belakang, segerombol anak kecil meneteng buku dan alat tulis berlarian menghampiri Shane.
__ADS_1
" Kak Shane dari mana aja, tadi kita tungguin kok gak dateng-dateng?" Tanya seorang anak perempuan sambil menarik lengan Shane.
" Aduh, maafin kakak ya, tadi kakak ada urusan, kalian udah nunggu ya?" Shane mengelus pipi seorang anak perempuan dan sedikit tersenyum manis.
" iyaa kaaaakkk!" semua anak kecil menjawab serentak.
" Yaudah, kalian ke sana dulu, kakak mau siap-siap nanti kakak nyusul, okeee?" Shane tersenyum menampakkan seluruh giginya.
" Siap kak!" anak-anak kecil itu menjawab kemudian berlarian meninggalkan Shane dan Roby.
Shane mengambil tas kresek dari tangan Roby dan melangkahkan kakinya hendak memasuki gerbang.
Sebelum masuk Shane menoleh ke arah Roby.
" Makasih kak!" Shane sedikit tersenyum.
" Kamu mau ngapain sama anak-anak tadi?" Roby bertanya mengerlingkan matanya.
" Oh itu, anak-anak komplek sini, biasanya kalo pulang kuliah aku seminggu sekali main sambil belajar sama mereka, tapi hari ini aku malah kelupaan!" Shane menjawab dengan sedikit malu.
" ngajarin mereka cuma-cuma gitu?" Roby mengerutkan satu alisnya.
Shane menganggukkan kepala.
" Yaudah, aku ikut, tapi aku mau sholat ashar dulu, ada musholla nggak?" Roby menatap Shane.
" Ada di depan sana" Shane menjawab dengan sedikit kebingungan.
" Oke, ntar kamu ke sana!" Roby berbalik dan berjalan meninggalkan Shane.
__ADS_1
Nih orang kenapa lagi sih? ngapain mau ikut aku? jangan-jangan mau baperin lagi, pokoknya aku gak boleh baper!
Shane menatap punggung Roby yang berjalan menjauhinya dengan tatapan tak mengerti