
Sudah lama mereka bercanda hingga akhirnya Elvano mengajak Jennie untuk berdansa dengan nya karena dari tadi ada iringan musik romantis, jika mereka berdansa suasana nya akan bertambah romantis.
"Jennie maukah kamu berdansa? " tanya Elvano
"Jennie tidak bisa berdansa kak" jawab Jennie
"Tak apa nanti saya akan mengajarimu"
"T-tapii kak..... "
"Sudah ayo" ucap Elvano memotong ucapan Jennie dan mengulurkan tangan nya untuk mengajak Jennie berdansa
"Setelah mereka berdiri saling berhadapan Elvano menuntun tangan Jennie untuk memegang kedua bahu nya kemudian kedua tangan Elvano ia letak kan dipinggang Jennie.
Setelah itu Elvano mengajari Jennie untuk berdansa.
Hingga akhirnya Jennie sedikit lancar dan tidak kaku dalam gerakan dansa nya.
Setelah cukup lama mereka berdansa, mereka memutuskan untuk pulang karena sudah larut malam.
****
Di perjalanan pulang di dalam mobil Elvano Jennie menatap jalanan dari dalam jendela mobil Elvano.
Elvano tersenyum ketika melihat Jennie. Dia teringat dia dan Jennie saat sedang berdansa tadi.
" Perasaan apa ini sebenarnya kenapa aku merasa nyaman jika di dekat Jennie. Apa aku menyukai nya? " ycap Elvano bertanya tanya dalam hatinya
Saat sedang fokus menyetir Elvano sesekali melihat ke arah Jennie. Ternyata Jennie sudah tertidur pulas.
Setelah itu Elvano sedikit menurunkan kursi yang di duduki oleh Jennie agar Jennie nyaman dalam tidur nya.
****
Sesampainya Elvano di parkiran apartemen tempat tinggal Jennie. Elvano membangun kan Jennie dengan sedikit menepuk pelan pipi Jennie
"Jennie ayo bangun kita sudah sampai"ucap Elvano dengan sangat lembut
__ADS_1
" Eumm..... kita sudah sampai? " ucap Jennie sedikit mengerjapkan mata nya
"Sudah ayo cepat lah bangun"
"Iya kak"
Tingg.... Tungg..... Tingg...... Tungg......
"Eh kalian sudah pulang" ucap Amira setelah membuka pintu
"Sudah maa" balas Jennie
"Yasudah ayo nak Vano masuk dulu"
"Tidak usah tante ini sudah malam saya mau langsung pulang aja" jawab Elvano
"Oh yasudah kalau begitu hati hati ya"
"Iya tante saya titip salam buat om Rudi aja. Kalau begitu saya pamit pulang dulu assalamu'alaikum" pamit Elvano sembari mencium punggung tangan Amira
Setelah kepergian Elvano, Amira dan Jennie masuk ke dalam apartemen.
"Eh Jennie kamu sudah pulang sayang" sapa Rudi
"Sudah yahh" balas Jennie
"Yasudah kamu langsung istirahat saja ayah sama mama juga mau istirahat sudah malam"
"iya. Yaudah yah.. maa... Jennie ke kamar dulu ya"
"Iya sayang"
...****************...
Keesokan harinya.
"Bagaimana kamu sudah mendapatkan informasi tentang wanita itu? "
__ADS_1
"Sudah nyonya ini data data nya"
”Oohh..... hanya gadis desa ternyata.
JENNIE AMALIA PUTRI namanya lumayan lah tapi sayang orang nya murahan.
Dia tinggal di apartemen Elvano?
Sialan dasar wanita murahan”
"Kau punya foto orang tua nya? "
"Ada nyonya ini"
"Oke baiklah terimakasih kau boleh pergi"
*****
Di apartemen Jennie.
"Selamat pagi yah... maa... maaf karena menunggu Jennie terlalu lama" sapa Jennie pada kedua orang tua nya saat di meja makan
"Tidak sayang. Sudah ayo sini kita sarapan" jawab Amira
"Iya maa."
"Wihh ayah terlihat tampan dan cool sekali pagi ini" puji Jennie pasa ayahnya ketika sudah menduduk kan dirinya di kursi
"Kamu bisa aja sayang. Sudah sudah ayo kita sarapan keburu ayah telat nanti" balas Rudi
Setelah mereka sarapan Jennie memesan taksi online untuk ayah nya ke kantor tempat nya bekerja hari ini.
"Ayah hati hati yaa nanti ayah tinggal bilang alamat nya ke sopir nya nanti sopir nya pasti sudah tau" ucap Jennie pada ayah nya ketika ingin pergi ke kantor
"Iya sayang kamu tenang aja. Yasudah ayah berangkat dulu ya" jawab Rudi berpamitan pada istri dan anaknya
"Iya mas hati hati ya" balas Amira sembari mencium punggung tangan suaminya dan diikuti oleh Jennie
__ADS_1