CEO Bucin Pada Pramugari Cantik

CEO Bucin Pada Pramugari Cantik
episode 6


__ADS_3

Sesampainya mereka dibandara pribadi milik keluarga Wijaya mereka langsung bergegas menuju pesawat yang akan di naiki.


Ternyata disana sudah ada Bagaskara, Ella, dan juga Reva.


"Mii pii" sapa Elvano ketika sudah berada dekat dengan kedua orang tuanya dan Reva


"Eh sudah sampai sayang" balas mami Ella


"Oh jadi ini yang namanya Jennie itu ya, kamu cantik sekali sayang" lanjut mami Ella berbicara dengan Jennie


"Iya nyonya, terimakasih" jawab Jennie dengan tersenyum


"Panggil saya dengan sebutan tante saja.


Perkenalkan nama tante, tante Ella. Saya mami nya Elvano dan ini Papi nya Elvano namanya Bagaskara dan ini adik nya Elvano namanya Reva" jelas mami Ella kepada Jennie


"Iya tante om saya Jennie" jawab Jennie


"Hallo kak Jennie aku Reva adiknya kak Elvano, kak Jennie sebernarnya kekasih nya kak Elvano kan, kan kan" ucap Reva dengan mengedip kan sebelah matanya


"Jaga ucapanmu dek" sahut Elvano dengan tatapan sinis


"Tapi kak Jennie diam saja berarti benar kan" ucap Reva kembali dengan ekspresi genit nya


"Eh bukan. Saya bukan kekasih kakakmu saya hanya bekerja dengan kakakmu" sahut Jennie


"Emm yasudah kalau gitu kita berangkat sekarang" ajak Reva


"Sayang baik baik disana ya jaga kesehatan jangan lupa makan tepat waktu tidurnya juga yang teratur dan selalu ingat kata kata mami jangan kamu sekali kali bergaul bebas awas aja kamu" ucap mami Ella kepada putrinya itu


"Iyaa mii Reva ingat, Reva juga janji akan makan tepat waktu tidur tepat waktu dan selalu jaga kesehatan. Reva selalu ingat kata kata mami dan papi" jawab Reva sembari memeluk maminya


"Yasudah mii Reva berangkat dulu yaa" ucap Reva melepaskan pelukan nya dari sang mami dan mencium punggung tangan maminya


"Pii Reva berangkat dulu ya papi baik baik disini jaga mami" ucap Reva dengan memeluk papinya


"Iya putri papi yang cantik pasti itu. Jaga juga dirimu baik baik disana" jawab Bagaskara sambil membalas pelukan putrinya


"Kak aku berangkat ya jangan selalu bikin mami kesel dan jaga mami juga" ucapnya kepada kakaknya dan memeluknya


"Pasti dek" balas Elvano dan membalas pelukan adiknya


"Dan cepatlah menikah kak aku tunggu kabarnya" bisik Reva kepada Elvano setelah itu Reva melepas pelukannya dan mendapat tatapan tajam dari Elvano


Setelah berpamitan kepada papi mami dan kakaknya. Reva dan juga Jennie masuk kedalam pesawat. Setelah pesawat lepas landas barulah Mereka bertiga pergi dari bandara tersebut.


Setelah mengantar adiknya ke bandara Elvano pergi ke kantor.


Sedangkan Bagaskara mengantarkan istri nya pulang dan barulah Bagaskara pergi ke kantor.


******


Sesampainya nya Elvano di kantor Elvano dikejutkan dengan kedatangan Karin mantan kekasihnya yang sudah menunggu nya di lobby.


"Mau apa kamu kesini lagi sudah saya bilang jangan ganggu saya lagi" Ucap Elvano ketika sudah turun dari mobil


"Elvanooo sudah aku bilang berapa kali sama kamu, aku kan tidak mau mengakhiri hubungan kita dan kamu gaboleh seenak nya mengambil keputusan satu pihak dong" balas Karin


"Tidak peduli dan tidak akan peduli" balas Elvano datar


Tidak lama Alex asisten pribadi Elvano datang.


"Selamat pagi pak boss" sapa Alex


"Ya pagi, Al tolong urus wanita ini, setelah itu kamu keruanganku dan satu lagi bilang ke semua karyawan disini termasuk satpam dan juga OB jangan pernah mengizinkan wanita ini menginjak kan kakinya di perushaan ku lagi PAHAM" ucap Elvano dengan menekan kata paham


"I-iiiyyaa boss siap" balas Alex


"Sebaiknya anda pergi dari sini sekarang juga sebelum boss marah besar" usir Alex kepasa Karin


"Heh Alex kamu sudah lupa dengan saya hah saya kekasih nya bos mu kenapa kamu mengusirku hah" bentak Karin


"Maaf nona tetapi sekarang anda sudah tidak ada hubungan apa apa dengan tuan Elvano sekarang cepat pergilah dari sini" balas Alex dengan menarik tangan Karin


"Hiihh iya iya saya bisa pergi sendiri dari sini gausah pegang pegang" ucap Karin dan menepis tangan Alex

__ADS_1


Setelah kepergian Karin, Alex memberi pengumuman kepada semua karyawan, satpam, dan juga para OB untuk tidak mengizinkan Karin masuk ke perusahaan Van's Chaptria's.


******


Sedangkan di dalam pesawat Reva malah mengajak Jennie mengobrol,seharusnya Jennie kan bekerja disana. Tetapi dia malah disuruh menemani Reva didalam perjalanan nya.


"Ini nona makanan dan minuman untuk nona" ucap Jennie sembari memberi makanan dan minuman untuk Reva


"Terimakasih kak" balas Reva sembari mengambil makanan dan minuman yang di berikan oleh Jennie


"Kakk duduklah disini" ucap Reva sambil menepuk kursi di samping nya


"Tidak perlu nona saya masih ada pekerjaan di belakang" balas Jennie


"Biarlah pramugari lain yang mengerjakan nya. Kakak duduklah disini temani aku"


"Tidak nona nanti saya bisa bisa tidak mendapatkan gaji karena saya tidak menjalankan tugas saya dengan baik"


"Hishh itu tidak akan terjadi kak percayalah pada ku"


"T-ttaapii"


"Sudah ayo cepat duduk" ucap Reva dengan menarik Jennie agar duduk di sebelah nya


Setelah Jennie menduduk kan dirinya dikursi sebelah Reva Jennie bertanya kepada Reva " Apakah nona membutuhkan sesuatu? "


"Hishh jangan panggil aku nona kak, aku yakin umur kita tidak beda jauh, panggil saja Reva" balas Reva


"Ii-iyya Reva" jawab Jennie


"Apakah aku boleh menanyakan sesuatu kepada kak Jennie" tanya Reva


"Iya boleh" jawab Jennie


"Apakah kakak tidak menyukai kak Vano? "


"T-ttidak kenapa memangnya"


"Tidak papa hanya saja aku ingin mempunyai kakak ipar seperti kakak, kakak orang nya baik, ramah, sopan, cantik lagi pokoknya the best deh, paket komplit pokok nya. Dan aku juga berharap kakak menjadi kakak iparku"


"Serius kak, Reva ga boong, kak Vano itu kalo sama cewek tuh dingin banget kayak kulkas 100 pintu. Dulu sama mantan kekasih nya saja tidak terlalu perhatian apalagi sama cewek lain. Pokok nya bener bener kulkas 100 pintu deh"


"Beneran non, ee-eehh Reva"


"Iya beneran kak serius ga boong. Tapi kakak tau ga yang bikin aku heran tuh kak Vano kok bisa perhatian banget sama kak Jennie tadi aja sampai kak Vano sendiri yang jemput kakak padahal kan bisa pakai supir"


"Ee-ehh saya tidak tau"


"Aku yakin kalau kak Vano itu suka sama kakak"


"Kamu itu jangan berharap yang berlebihan Reva, kakak yakin kok kamu bakal dapat kakak ipar yang baik dan juga sayang sama kamu dan kakak kamu. Jangan gini ya itu namanya kamu memaksakan perasaan kakak kamu sendiri"


"Tapii kakk"


"Sudah kamu istirahat saja sekarang. Perjalanan kita masih jauh"


"Heemm baiklah"


Setelah menyuruh Reva untuk beristirahat Jennie pergi ke belakang untuk membersihkan bekas makanan dan minuman Reva.


"Heh pramugari baru, loo itu masih junior sok sok an caper sama nona Reva, nyari muka lo hah" ucap salah satu pramugari yang bertugas di pesawat itu


"T-tidak saya hanya di suruh menemani Reva eh maksud saya nona Reva" jawab Jennie


"Heh berani banget loo nyebut nona Reva nama doang. Mau di pecat lo"


"Maaf maaf maafkan saya"


"Halah anak baru caper amat kita aja yang udah lama kerja disini ga caper kayak lo gitu. Oohh gue tau atau jangan jangan loo caper ke nona Reva untuk ngedeketin tuan Elvano kan."


"Tidak saya tidak punya niat seperti itu"


"Halah banyak alasan" ucap pramugari yang bernama Anna dan mendorong Jennie hingga Jennie terjatuh dan nampan makanan yang di bawa Jennie jatuh menimpa tubuh Jennie


"Aaww" ucap Jennie kesakitan. Lutut nya pun merah dan keningnya terbentur salah satu meja yang ada di sana dan mengeluarkan darah segar

__ADS_1


"Rasain loo makanya gausah caper jadi orang. Oh ya satu lagi asal loo tau ya tuan Elvano itu sudah mempunyai kekasih namanya nona KARIN" ucap pramugari Anna


Jennie pun hanya terdiam mendengar perkataan pramugari Anna


"Heh loo punya telinga ga, masih berfungsi dengan baik kan tuh telinga, dengerin baik baik omongan gue tadi ngerti ga loo" ucap Anna


"Ii-iiyaa kak" jawab Jennie dengan menahan air mata nya


"Bagus deh kalo loo ngerti. Yaudah kita pergi dari sini yuk teman teman" ucap Anna kepada teman teman nya


Setelah kepergian Anna dan teman teman nya Jennie tidak kuasa menahan air mata nya itu dan pada akhirnya Jennie meloloskan cairan bening itu.


Hisskk... Hisskk.... Hiskk


"Mamaa" ucap Jennie ter isak dan membereskan nampan makanan yang tumpah akibat ulah Anna tadi


Setelah membersihkan kekacauan yang dibuat oleh Anna Jennie kemudian mengobati luka dikeningnya akibat terbentur meja karena Anna


"Jika kak Vano sudah memiliki kekasih kenapa Reva tadi berbicara seperti itu dengan ku. Hufftt.... Kenapa hati ini sakit ya ketika tau kak Elvano sudah memiliki kekasih" ucap Jennie dalam hati ketika sudah mengobati luka nya


"Astagfirullah haladzim Jennie kau tidak boleh memiliki perasaan kepada kekasih seseorang bisa bisa kau di kira pelakor" ucap Jennie kembali didalam hati nya


Setelah membersihkan kekacauan dan mengobati luka nya Jennie memilih untuk duduk santai beristirahat sejenak sebelum pesawat landing.


***


Tetapi saat Jennie asik duduk santai dan memperhatikan awan awan dari dalam jendela tiba tiba


Byurr....


"Astagaa... " ucap Jennie kaget karena tiba tiba dirinya disiram oleh air


"Anna apa apaan kamu salah saya apa sama kamu"


"Masih nanya loo hah salah loo apa. Gara gara loo nona Reva gamau gue layanin lagi dia minta nya loo yang layanin dan nemenin dia padahal dulu gue yang selalu ngelayanin dia dan nemenin dia kalau perjalanan penerbangan gini" bentak Anna


"Yaa terus salah ku dimana aku kan ga ngapa ngapain, ngapain kamu salahin aku"


"Gausah pura pura gatau deh loo, loo kan selalu caper sama nona Reva"


"Gue ga caper gue cuma ngejalanin tugas gue sebagai pramugari disini Anna"


"Gausah banyak alasan loo" ucap Anna dan ingin menampar Jennie


Tapi tiba tiba ada suara salah satu teman Anna yang menghentikan aksi Anna.


Anna stop nona Reva marah karena pramugari sialan itu tak kunjung mendatangi nona Reva


"Loo denger itu gara gara pramugari sialan kayak loo nona Reva sampai marah marah" bentak Anna


"Saya ingin menemui nona Reva permisi" ucap Jennie meninggalkan Anna dan teman teman nya


"Nona Reva ada apa" ucap Jennie ketika sudah menghampiri Reva


"Iihh kak Jennie sudah aku bilang panggil Reva saja" balas Reva


"Kak Jennie kemana aja sih lama banget padahal aku sudah menyuruh salah satu pramugari untuk memanggil kakak kenapa kakak lama sekali"


"Ii-iyaa Reva maafkan kakak tadi habis membersihkan makanan yang tumpah"


"Eehh eehh ini keningnya kenapa kak. kakak terluka karena apa. Dan ini baju kakak kenapa basah"


"Ee-eehh tidak papa Reva tadi hanya terbentur meja saja saat kakak membersihkan makanan yang jatuh, dan ini tadi ketumpahan air minum. Saat kakak minum tiba tiba pramugari Anna memanggil kakak jadi kakak terkejut dan air minum kakak tumpah deh" Ucap Anna ngeles


"Yakin kakk? "


"Iya Reva, Kakak Yakin"


"Yasudah tapi kakak tidak papa kan"


"Iya tidak papa"


"Sekarang duduklah disini kak temani aku" ucap Reva sembari menepuk kursi disebelahnya


"Baiklah kakak akan menemani mu" balas Jennie dengan menduduk kan dirinya diatas kursi

__ADS_1


Dan mereka pun bercerita , bercanda, menonton drama Korea kesukaan mereka, dan akhirnya mereka pun tertidur bersama.


__ADS_2