
...****************...
Di Perusahaan Van's Chaptria's
Tokk.... Tokk.... Tokk....
"Masuk" sahut Elvano dari dalam
"Permisi tuan didepan ada nona Karin memaksa untuk masuk ke dalam" ucap sekertaris Elvano ketika sudah masuk kedalam ruangan Elvano
"Suruh satpam untuk mengusir wanita itu"
"Sudah tuan tetapi satpam kuwalahan untuk menghentikan nona Karin"
"Yasudah keluar lah saya akan turun"
"Baik tuan"
"Ngapain kamu kesini lagi, aku sudah bilang jangan pernah datang ke perusahaan ku lagi apa kamu sekarang tuli jadi tidak mendengar ucapanku waktu itu" Ucap Elvano datar ketika sudah di lantai dasar
"Elvano kamu kok gitu sih, kamu ngatain aku tuli. Sayang aku ini kekasihmu kamu kok tega ngomong gitu sama aku" ucap Karin dengan suara manja nya
"SUDAH SAYA BILANG BERKALI KALI KAMU BUKAN KEKASIH SAYA, KITA SUDAH TIDAK ADA HUBUNGAN APA APA LAGI. SEKARANG KAMU PERGI DARI SINI JUGA SAYA MUAK MELIHAT MUKA KAMU" Bentak Elvano dengan rahang yang sudah mengeras
"Tuan ada apa" Ucap Alex mendatangi tuan nya karena Alex sudah di beritahu Sinta sekertaris Elvano kalau Karin membuat ulah di lantai dasar
"Al usir wanita ini saya sudah muak melihat wajah wanita murahan ini" ucap Elvano lalu ia pergi untuk kembali ke ruangan nya
"Baik tuan"
"Nona pergilah dari sini" ucap Alex pada Karin
"Saya tidak mau saya ingin menemani kekasih saya bekerja. Mingggir" bentak Karin dan menerobos ingin masuk
Tetapi Alex dengan sigap memegang pergelangan tangan Karin dan menyeret Karin untuk pergi dari perusahaan tuan nya.
"Lepass... Lepass.. Alex lepaskan sayaa" teriak Karin
"Silahkan nona pergi dari sini" ucap Alex melepaskan tangan Karin
"Iiyyaaa saya akan pergi" balas Karin sinis dan pergi meninggalkan perusahaan Van's Chaptria's
***
Diruangan Elvano
"Bagaimana Al"
"Beres tuan nona Karin sudah pergi"
"Buka lowongan pekerjaan untuk satpam. Saya ingin wanita itu tidak mengganggu saya lagi"
"Baik tuan"
"Kamu boleh keluar"
"Baik tuan, permisi"
...****************...
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 2 jam kurang 5 menit akhirnya Pesawat Reva mendarat di bandara Changi Singapore
"Nona....Nona..... Nona Reva kita sudah sampai" ucap Anna membangun kan Reva
"Hoaammm..... "
"Eehh kak Anna ada apa kak" ucap Reva setelah mengerjapkan matanya
"Kita sudah sampai nona"
"Emmm baiklah. Kakak bawa lah barang barang ku setelah itu kakak dan yang lain nya tunggu di luar saja aku akan membangun kan kak Jennie dulu. ucap Reva pada Anna
" Baik nona saya permisi" jawab Anna menatap Jennie dengan penuh amarah dan pergi meninggalkan nona nya itu bersama Jennie
"Kakk Jennie bangun kak kita sudah sampai" ucap Reva menepuk pipi Jennie pelan agar Jennie terbangun dari tidur nya
"Eeummm.. kita sudah sampai" ucap Jennie mengerjapkan matanya
"Sudah kak cepat bangun lah"
"Eee-ehh maaf Reva maafkan kakak tadi ketiduran" ucap Jennie ketika nyawa nya sudah terkumpul
"Santai saja kak, kakak sudah aku anggap kakak ku sendiri. Ayo kita turun kak" Ucap Reva dan mengajak Jennie untuk keluar dari pesawat
"Iya ayo, tapi kakak akan mengambil barang barangmu terlebih dahulu" jawab Jennie
"Tidak perlu kak barang barangku sudah di bawa kan oleh kak Anna. Sekarang ayo kita turun"
Setelah Reva dan Jennie turun dari pesawat, Jennie mendapatkan tatapan tajam penuh amarah dan dendam dari Anna
"Welcome back to Singapore young lady" sapa para pengawal yang sudah stand by dari tadi ketika nona muda nya akan mendarat.
Elvano menyediakan beberapa pengawal untuk menjaga adik nya selama berada di Singapura.
"Yes, thank you for your welcome" jawab Reva
__ADS_1
"Semuanya istirahat lah disini dulu baru nanti sore kalian kembali ke Indonesia, Kak Vano sudah memesankan hotel untuk kalian beristirahat" ucap Reva kepada pilot dan para kru yang bertugas di penerbangan nya
"Baik nona terimakasih" jawab semua kru dan pilot secara bersama
"Kak Anna berikan semua barang barangku ke kak Jennie" ucap Reva pada Anna
"Dan Kak Jennie kakak ikut lah denganku ke apartemen ku untuk membantu ku beres beres" ucap Reva pada Jennie
Setelah memberikan barang barang Reva kepada Jennie
Anna dan semua kru termasuk pilot pergi menuju hotel yang sudah di pesan kan untuk mereka .
Setelah itu Reva dan Jennie juga pergi menuju apartemen tempat tinggal Reva dengan di kawal beberapa pengawal
***
Sesampainya Reva dan Jennie di apartemen
Jennie izin untuk membersihkan dirinya.
Dan Reva memilih untuk rebahan saja sambil menunggu Jennie mandi
Setelah 30 menit Jennie melakukan ritual mandi nya Jennie keluar dari kamar mandi dengan menggunakan pakaian Casual , dan melihat Reva sudah tertidur dengan pulas
"Pasti Reva kecape an" ucap Jennie pelan
Kemudian Jennie memberes kan barang barang Reva dan merapi kan pakaian Reva di dalam lemari.
Setelah itu Jennie memesan makanan di Food Delivery untuk Reva dan dirinya. Ia memesan 2 Laksa Singapore dan 2 Coconut shake.
Sambil menunggu pesanan nya datang Jennie bermain ponsel sebentar.
"Eh iya aku baru ingat Riana kan kuliah di Singapura juga, apa aku menghubungi Riana saja ya aku ingin bertemu dengan nya" ucap Jennie dalam hati ingat dengan sahabat nya Riana yang kuliah di Singapura juga
Tutt.... Tutt.... Tuttt.....
"Halloo Jennie cantik apa kabar, tumben menelvon ku ada apa" tanya Riana dari sebrang telvon
"Tidak papa naa aku hanya ingin memberitahu mu kalau aku sekarang berada di Singapura. Aku ada penerbangan ke Singapura jadi aku ingat denganmu kalau kamu kuliah di Singapura" jawab Jennie
"Wahh..... kebetulan banget ketemuan yuk aku kangen sekali denganmu Jennieee"
"Iya tadi aku juga ingin mengajak mu bertemu tapi nanti aku izin ke nona Reva dulu ya naa"
"Baiklah, kita bertemu dimana"
"Aku tidak tau naa kan aku tidak pernah ke Singapura aku tidak tau jalan dan tempat tempat yang ada di sini"
"Baiklah Jennie cantik sekarang kamu berada dimana biar nanti aku yang menjemputmu"
"Aku tidak tau naa, tapi yang jelas aku sekarang berada di apartemen tempat tinggal nona Reva"
"Iya naa tapi aku menemani nona Reva untuk makan dulu kamu tunggu kabar dari ku saja yaa"
"Iya iyaa, yasudah aku tutup dulu ya" pamit Riana ingin mematikan sambungan telvon dengan Jennie
"Iya naa bye sampai ketemu nanti ya"
Setelah mematikan sambungan telvon dengan sahabatnya, bel apartemen Reva berbunyi
Tingg.... Tungg..... Tingg.... Tungg.....
Setelah membuka pintu ternyata pesanan makanan nya sudah sampai
"This is your order of two Singapore Laksa for eight dollars and two coconut shakes for ten dollars. So the total is eighteen dollars" ucap pengantar makanan tersebut
"Yes, this is the money" ucap Jennie memberikan beberapa lembar mata uang Indonesia
"What is this money?"
"Aduh iya lupa ini kan di Singapura berarti harus pake mata uang Singapura, tapi aku tidak memiliki uang Singapura gimana dong ini" batin Jennie
"Emm.... Wait" ucap Jennie pada pengantar makanan dan masuk kedalam untuk meminta uang kepada nona nya
"Hufftt..... nona nona, nona Reva bangunlah" ucap Jennie membangun Reva dengan menepuk pelan pipi Reva
"Hooaaammm...... ada apa kakk"
"Boleh kah aku meminta uang. Aku tadi memesan makanan untuk kita tetapi Aku lupa tidak memiliki uang dollar Singapura" ucap Jennie menunduk
"Astaga kenapa kakak tidak bilang dari tadi sih" ucap Reva menepuk jidat nya melihat kelakuan Jennie yang lucu
"Jangan menunduk kak tidak papa aku tidak akan memarahi mu. Apakah sekarang makanan nya sudah datang? "
"Sudah. Pengantar makanan nya sedang menunggu di depan"
"Astaga yasudah ayo kita ke depan"
"Sorry for waiting so long, for the money" ucap Reva kepada pengantar makanan tersebut dan memberikan 18 dollar
Setelah mengambil makanan pesanan nya, Reva dan Jennie kembali masuk ke apartemen untuk makan siang bersama.
Setelah selesai makan siang Jennie meminta izin pada Reva untuk keluar menemui sahabatnya yang berada di Singapura juga.
"Nona, eemm...maksud ku Reva apakah aku boleh keluar sebentar untuk menemui sahabat ku yang kebetulan berada disini juga"
__ADS_1
"Siapa kak? "
"Namanya Riana dia kuliah disini,aku sudah lama tidak bertemu dengan nya aku rindu dengan nya jadi aku ingin menemui nya"
"Baiklah, aku antar ya kak"
"Eh tidak usah. Dia yang akan menjemput ku disini aku sudah share location ke dia. Kamu istirahat saja pasti kamu capek"
"Heemm baiklah hati hati ya kak"
"Iya, kalau gitu aku akan menghubunginya kamu istirahat lah"
***
Setelah menghubungi Riana Jennie bersiap siap dan sedikit memoles wajahnya dengan make up tipis.
"Jennie kamu dimana aku sudah di depan apartemen" ucap Riana dari sebrang telvon
"Iya tunggu sebentar naa aku akan turun"
"Reva aku berangkat dulu ya, kamu istirahat lah jangan bermain ponsel terus" pamit Jennie kepada Reva yang terus menatap ponsel nya dari tadi
"Iya kak, aku sudah istirahat lama sekali tadi aku ingin mengerjakan tugas kuliah ku setelah ini, kakak hati hati ya"
"Iya, yasudah aku berangkat dulu ya assalamu'alaikum"
"Waalaikumsalam"
"Nanaaaa...... " sapa Jennie ketika sudah di parkiran apartemen dan berlari memeluk Riana
"Jenniee ku cantik...... apa kabar" balas Riana dan membalas pelukan Jennie
"Aku baik baik saja bagaimana dengan mu"
"Aku juga baik. Yuk kita jalan jalan aku ingin menghabiskan waktu ku dengan mu"
"Emm jangan lama lama naa aku tidak bisa lama lama karena nanti sore aku sudah kembali ke Indonesia"
"Yahh..... padahal aku ingin menghabiskan waktu dengan mu sampai malam"
"Maaf ya naa aku tidak bisa"
"it's okay gapapa yang penting aku bertemu dengan mu. Sekarang kita berangkat yuk"
"Ayok let's goo"
***
Sesampainya Riana dan Jennie di salah satu taman yang berada di Singapura mereka menghirup udara segar dan berjalan santai mengelilingi taman.
"Riana aku kangen sekali saat masa masa kita dulu waktu di Indonesia kita biasanya jalan jalan ditaman favorit kita. Kita selalu bercanda gurau, bercerita tentang hari hari kita, jalan jalan mengelilingi taman bersama, jajan cilor, maklor, telur gulung dan masih banyak lagi. Aku masih ingat kamu sangat menyukai cilor nya bang udin kan"
"Euumm.... Jennie kamu bikin flash back aja sih ah jadi pengen balik ke Indo lagi deh"
"Iya kamu cepat selesaikan pendidikan mu ya disini biar bisa balik lagi ke Indo. oh ya belajar yang rajin kalau ada tugas cepet di kerjakan soalnya tidak ada aku disini yang mengingat kan mu setiap hari. Paham hmm"
"Iya iyaa Jennie cantikk" Ucap Riana dengan menyubit kedua pipi sahabat nya itu.
Tidak terasa mereka sudah 1 jam berjalan jalan ditaman itu sampai akhirnya jam menunjuk kan pukul 15.00 sore.
"Naa kita pulang yuk ini udah sore aku harus bersiap siap untuk kembali ke Indonesia"
"Iya iya kita pulang, kalau sudah sampai di Indonesia kabarin aku yaa"
"Iya siap"
******
Sesampainya mereka di depan apartemen Jennie langsung berpamitan kepada Riana untuk masuk ke dalam apartemen dan tidak lupa dia berpamitan kalau sore ini dia kembali ke Indonesia.
Setelah mobil Riana menghilang dari pandangan nya, Jennie pun bergegas masuk ke dalam apartemen Reva.
Tingg..... Tungg.....Tingg..... Tungg.....
Ceklekk
"Eh kak Jennie sudah pulang, ayo masuk kak"
"Iya terimakasih Reva"
"Reva aku mandi dan bersiap siap dulu ya untuk kembali ke Indonesia"
"Iya kak"
Setelah 20 menit Jennie mandi kini ia keluar dengan memakai pakaian pramugari nya kemudian ia memoles wajahnya dengan make up tipis saja. Berbeda dengan make up yang ia gunakan pada waktu berangkat ke Singapura tadi.
Setelah selesai dengan make up nya ia lanjut untuk membuat rambut ala ala pramugari.
****
Sekitar pukul 17.00 pesawat yang di naiki Jennie sudah lepas landas menuju ke Indonesia.
" Assalamu'alaikum. Hallo dek, apakah Jennie sudah kembali ke Indonesia" tanya Elvano dari sebrang telvon
"Sudah kak mungkin sekarang pesawat nya sudah lepas landas. Tadi aku tidak ikut mengantarkan kak Jennie ke bandara karena Reva capek banget kak"
__ADS_1
"Yasudah baiklah, istirahat lah kakak tutup dulu Assalamu'alaikum"
"Waalaikumsalam kak"