CEO Bucin Pada Pramugari Cantik

CEO Bucin Pada Pramugari Cantik
Episode 17


__ADS_3

...****************...


Sesampainya Jennie di depan pintu apartemen nya. Jennie menghapus air mata nya dan mencoba untuk tenang agar mama nya tidak curiga dengan nya.


"Huftt..... "


Ceklekk....


"Assalamu'alaikum maa" ucap Jennie memasuki apartemen


"Wa'alaikumussalam sayang" jawab Amira


"ini ma gula nya" ucap Jennie memberikan gula pada mama nya dan menyembunyikan tangan nya yang berdarah akibat ulah Karin tadi


"Iya sayang terimakasih yaa, kamu sama beli apa itu" tanya Amira


"Oh ini maa Jennie beli sedikit cemilan dan es cream" jawab Jennie


"Oh yasudah iya sayang. Kamu simpan cemilan dan es cream nya di kulkas dulu ya, habis itu kamu bantuin mama masak"


"Iya maa"


Setelah mereka selesai memasak mereka menata makanan di meja makan.


Tidak lama kemudian bel apartemen berbunyi.


Tingg.... Tungg.... Tingg.... Tungg.....


"Iya sebentar" sahut Amira dari dalam


"Jennie kamu lanjutkan menata makanan nya ya, mama buka in pintu dulu"

__ADS_1


'Iya maa"


Ceklekk...


"Eh mas sudah pulang" ucap Amira sembari mencium punggung tangan suaminya


"Sudah maa" balas Rudi dan mencium kening istrinya


"Ih mas tumben banget pake cium cium kening segala pasti ada mau nya ini" ucap Amira mencubit perut Rudi


"Apasih mama ini sudah sudah ayo masuk" jawab Rudi salah tingkah


"Eh ayah sudah pulang" sapa Jennie ketika melihat ayah dan mama nya menghampiri dirinya


"Iya sayang ayah sudah pulang"


"Gimana yah kerjaan nya hari ini" ucap Jennie menghampiri ayah nya dan mencium punggung tangan nya


"Wah cerita tentang apa yah"


"Sudah sudah nanti lanjut lagi sekarang kamu mandi dulu sana mas setelah itu kita makan malam" ucap Amira


"Iya iya maa, Yaudah sayang ayah mandi dulu yaa"


Iya yah... "


Setelah Rudi selesai mandi, mereka pun makan malam bersama.


Setelah makan malam Rudi mengajak mereka untuk bersantai di depan televisi sembari menonton acara televisi.


"Ayah tadi mau cerita apa? " tanya Jennie

__ADS_1


"Kamu tahu tidak ternyata perusahaan tempat ayah bekerja itu perusahaan milik nya nak Elvano" jawab Rudi


"Hah...? " ucap Jennie kaget mendengar perkataan ayah nya


"Jadi mas bekerja sama Elvano? " ucap Amira


"Iya maa.... Jenn...."


"Nak Elvano itu kaya sekali ya mas, sudah punya pesawat pribadi, punya perusahaan sendiri tapi dia tidak sombong dia tetap dermawan dan baik hati" balas Amira memuji Elvano


"Iya maa kita banyak berhutang budi pada dia, dia sudah menolong Jennie waktu itu dan juga sudah memberi Jennie dan ayah pekerjaan" jawab Rudi


"Kak Elvano sudah banyak membantu dan baik pada keluarga ku, masa aku harus resign dari pekerjaan ku dan meninggal kan kota ini? " ucap Jennie bertanya tanya pada dirinya sendiri dalam hati


"Tidak papa lah sementara ini aku akan meninggalkan kota ini dan suatu saat nanti aku akan membalas semua kebaikan kak Elvano"


"Jennie....... Jenn..... Jennie sayang kamu kenapa? " ucap Amira membuyarkan lamunan Jennie


"Ee-eehh tidak maa tidak papa" jawab Jennie terbata bata


"Kamu sedang ada masalah? tanya Rudi


" Tidak yah..., Jennie hanya kurang istirahat aja"


"Yasudah kamu istirahat aja sana sayang"


"I-iyaa yah... maa... yaudah Jennie ke kamar dulu ya"


"Iya sayang"


Setelah Jennie berada di kamar Jennie mengobati luka nya yang berdarah akibat ulah Karin di depan supermarket tadi.

__ADS_1


Setelah mengobati luka nya Jennie merebahkan dirinya dikasur dan perlahan Jennie pun tertidur.


__ADS_2