CEO Bucin Pada Pramugari Cantik

CEO Bucin Pada Pramugari Cantik
episode 8


__ADS_3

...****************...


Setelah menempuh perjalanan 2 jam kurang 5 menit akhirnya Jennie dan para kru lainnya sudah sampai di bandara pribadi keluarga Wijaya.


Setelah turun dari pesawat dengan menenteng barang barang bawaan nya, Jennie melihat Elvano sudah menunggu di depan pintu pesawat.


"Loh kak Elvano kok ada disini? " tanya Jennie


"Heemm aku ingin menjemput mu" jawab Elvano


"Tidak perlu repot repot kak kan saya bisa memesan taksi online"


"Sudah lah saya tidak suka penolakan"


"Selamat malam tuan Elvano" Sapa beberapa kru termasuk Anna


"Hemm" balas Elvano dengan deheman


Anna lagi lagi melihat Jennie dengan tatapan tajam penuh kebencian itu.


Tetapi di hiraukan oleh Jennie dia tidak terlalu memikirkan hal itu.


krucuk...... krucuk...... krucuk.....


"Kamu belum makan?"


"Emm sudah kok kak"


"Kalau sudah kenapa cacing di perutmu bersuara hmm"


"Emm tidak itu bukan..... "


"Sstt... sekarang ikut aku" ucap Elvano memotong ucapan Jennie dan meletak kan jari telunjuk nya di bibir Jennie


"Kemana kak? "


"Sudah ikut saja. Barang barangmu biar di bawakan oleh pengawal"


"Baik kak"


Setelah memberikan barang barang nya kepada pengawal Elvano. Jennie mengikuti langkah Elvano menuju mobil nya.


"Elvano melajukan mobil nya menuju restaurant terdekat untuk mengajak Jennie makan malam karena cacing cacing di perut Jennie berteriak ingin meminta makanan.


Sesampainya mereka di depan restaurant Elvano turun dari mobil nya dan memberikan kunci pada pengawal nya untuk memarkir kan mobil nya, tetapi Jennie tak kunjung keluar. Akhirnya Elvano kembali masuk ke dalam mobil untuk menyuruh Jennie agar keluar.


" Mengapa kau tidak keluar keluar"


"Emmm itu kak.... anu... "


"Itu anu apa sih. Yang jelas kalau berbicara"


"Ituu.... Jenniee..... Jennie tidak bisa membuka pintu nya kak mobil kakak tidak seperti mobil mobil biasanya"


"Astaga anak satu ini menyusahkan sekali" ucap Elvano pelan tetapi masih bisa di dengar oleh Jennie


Akhirnya Elvano turun untuk membuka kan pintu untuk Jennie.


"Terimakasih kak maaf jika Jennie merepotkan kakak, nanti Jennie bisa pulang sendiri jadi tidak usah di antar"


"Tidak, saya yang akan mengantar mu pulang. Ingat saya tidak suka penolakan"

__ADS_1


"Sekarang kita masuk" ajak Elvano dengan menggandeng tangan Jennie


Degg.... Degg..... Degg....


"Oh astaga kenapa jantungku berdetak kenceng banget" batin Jennie


Setelah mereka mencari tempat duduk, mereka segera memesan makanan dan beberapa minuman.


Saat mereka berdua menunggu pesanan nya, tiba tiba ada seseorang yang memanggil Elvano


"Elvanoo"


Karena merasa dirinya di panggil Elvano melihat sumber suara yang memanggil nya


"Ngapain kamu disini"


"Vano ini tempat umum jadi bebas dong siapa aja boleh kesini termasuk aku"


"Elvano dia siapa" tanya Karin menunjuk Jennie


"Kau tidak perlu tau sebaiknya kau pergi dari sini sebelum aku memanggil satpam untuk mengusir mu"


"Elvano kamu tega banget sih sama aku. Aku kekasih kamu Elvano. Kamu lebih memilih wanita ini dibanding menyuruh ku duduk dengan mu"


"KARIN STOP PERGI DARI SINI AKU TIDAK INGIN MELIHAT MU" bentak Elvano hingga dirinya sekarang menjadi sorotan pelanggan yang lain nya.


"it's okay kalau itu mau kamu aku pergi dari sini"


Namun Karin tidak benar benar pergi dari situ, ia bersembunyi dibalik salah satu jendela. Dia ingin melihat interaksi antara Elvano dan juga Wanita yang berpakaian pramugari itu.


Disisi lain tubuh Jennie bergetar ketakutan karena baru kali ini Elvano berbicara begitu keras sehingga membuat Jennie ketakutan.


"Ii-iiyyaa it's okay" jawab Jennie terbata bata karena tubuh nya masih bergetar


"Hufftt..... maafkan saya karena saya kamu jadi ketakutan. Aku membentak wanita tadi bukan dirimu jadi tenanglah jangan takut" ucap Elvano menenangkan Jennie


Tidak lama setelah itu pesanan mereka sudah datang.


"Silahkan tuan dan nona ini makanan dan minuman pesanan anda. Selamat Menikmati. Saya permisi" ucap pelayan dengan menunduk kan badan nya tanda hormat lalu pergi meninggalkan Elvano dan Jennie


"Makan lah kamu pasti sudah lapar"


"I-iyaa kak"


"Jangan takut Jennie aku tak akan memarahi mu"


Akhirnya mereka memakan makanan mereka dengan sangat lahap tanpa berbicara sedikit pun, hanya ada suara dentingan sendok dan garpu saja.


***


"Siapa sebenarnya wanita itu. ada hubungan apa dirinya dengan Elvano? "


"Akan ku pasti kan kau hancur di tangan ku karena kau sudah merebut milik ku" ucap Karin mengepal kan tangan nya lalu pergi meninggalkan restaurant tersebut.


***


Setelah menyelesaikan makan nya Elvano mengeluarkan amplop coklat berisi uang senilai 20juta.


"Ini untuk mu" ucap Elvano memberikan amplop tersebut pada Jennie


"Apa ini kak?" tanya Jennie

__ADS_1


"Itu gaji mu"


"Gaji....? Gaji saya? "


"Iya gajimu memang gaji siapa lagi"


"Tapi kak saya kan baru bekerja satu kali saja, kok sudah mendapatkan gaji? "


"Sudah lah terima saja. Itu lah untung nya menjadi pramugari pribadi. Sekarang ayo kita pulang, aku akan mengantar mu"


"Iya kak terimakasih"


***


45 menit perjalanan dari restaurant menuju apartemen tempat tinggal Jennie.


Sesampainya di lobby apartemen Jennie berpamitan kepada Elvano.


"Kak terimakasih sudah mengantar ku pulang dan terimakasih untuk gajinya tadi. Saya masuk dulu ya kakak hati hati di jalan" ucap Jennie


"Heemm sama sama. Masuk lah cepat diluar sangat dingin" balas Elvano


"Aku titip salam untuk om Rudi dan tante Mira ya. Aku tidak bisa mampir karena ini sudah malam"


"Iya kak nanti Jennie sampai kan, kalau gitu Jennie permisi. Terimakasih sekali lagi" Ucap Jennie keluar mobil dengan dibuka kan pintunya dari dalam oleh Elvano karena Jennie tidak bisa membuka pintu mobil Lamborghini keluaran terbaru itu.


Setelah memastikan Jennie sudah masuk kedalam apartemen, Elvano langsung melajukan mobil nya ke mansion Wijaya


****


Tingg..... Tungg..... Tingg.... Tungg....


Ceklekk


"Eh sayang kamu sudah pulang. Ayo masuk sini mama bawain tas nya" ucap mama Amira ketika melihat putri tunggal nya sudah pulang


"Terimakasih maa" balas Jennie


"Mass.... Jennie sudah pulang" panggil Amira pada suaminya


"Sayang kamu sudah pulang"


"Iya yahh" balas Jennie dengan mencium punggung tangan ayah nya kemudian mama nya


"Oh ya yahh... maa.... tadi kak Elvano titip salam buat ayah sama mama, dia tidak bisa mampir soalnya sudah malam jadi kak Elvano hanya titip salam buat mama sama ayah" ucap Jennie pada kedua orang tua nya


"Loh kamu di antar sama nak Elvano? " tanya Rudi


"Iya sayang kamu di antar sama nak Elvano? " tanya Amira juga


"Iya yah... maa... Kak Elvano menjemput ku di bandara dan mengajak ku untuk makan malam lalu dia memberikan gaji ku hari ini juga" ucap Jennie memperlihatkan amplop coklat berisi uang 20juta itu.


"Loh baru pertama kerja sudah di gaji?"


"Iya maa tadi Jennie juga sempat bertanya seperti itu, tapi kata kak Elvano " itulah untungnya bekerja menjadi pramugari pribadi " gitu katanya maa"


"Yasudah kamu mandi sana setelah itu istirahat pasti kamu lelah" ucap mama Amira


"Yaudah yah... maa... kalau gitu Jennie mandi dulu ya terus istirahat"


"Iya sayang" ucap kedua orang tua Jennie

__ADS_1


__ADS_2