CEO Bucin Pada Pramugari Cantik

CEO Bucin Pada Pramugari Cantik
Episode 20


__ADS_3

...****************...


Tutt..... Tutt.... Tutt.... Tutt....


"Hallo assalamu'alaikum" ucap Jennie dari sebrang telvon


"Wa'alaikumussalam, kamu lagi ngapain" jawab Elvano


"Emm ga ngapa ngapain kak, ada apa ya"


"Tidak papa, aku hanya ingin memberitahu mu jika nanti malam kamu bertugas di penerbangan ku ke Amerika"


"Padahal aku ingin bilang jika aku ingin resign, tapi ada pekerjaan yang mendadak aku tidak mungkin menolak nya tanpa alasan.


Hufftt..... sebaik nya aku ambil saja tugas ini setelah itu baru aku akan resign" ucap Jennie dalam hati


"Jenn...? Jennie.... hallo kamu masih disitu? "


"E-eehh i-iyya iya kak"


"Kamu dengar apa yang saya bicarakan tadi? "


"I-iiyya kak dengar kok, nanti saya akan datang tepat waktu kakak tenang saja"


"Ya, nanti supir ku yang akan menjemput mu"


"Tidak usah kak nanti saya bisa naik taksi aja"


"Saya tidak suka penolakan"


"I-iyaa kak iya "


"Bagus, yasudah saya tutup dulu assalamu'alaikum"


"Wa'alaikumussalam kak"


"Siapa sayang" tanya Amira saat Jennie sudah mematikan sambungan telvon nya dengan Elvano


"Ini maa kak Elvano"

__ADS_1


"Ada apa? "


"Nanti malam Jennie bertugas di penerbangan kak Elvano ke Amerika maa"


"Oh yasudah kamu tidak siap kan barang barang yang ingin kamu bawa? "


"Iya maa ini baru aja mau siapin"


"Iya sayang, kalau begitu mama masak untuk makan siang dulu ya"


"Iya maa"


...****************...


Malam hari pun tiba.


Setelah mengunci semua pintu di perusahaan Heri dan Rudi bergegas untuk pulang.


"Pak Rudi ayo sekalian saya antarkan pulang saja" ajak Heri pada Rudi saat menaiki motor nya.


"Tidak usah pak nanti merepotkan, saya naik taksi saja" jawab Rudi


"Iya pak saya yakin. Habis ini saya akan pesan taksi online pak Heri duluan aja pulang nya"


"Saya tunggu sampai taksi nya datang ya pak"


"Tidak papa pak, pak Heri pulang duluan aja"


"Eehh pak itu ada taksi, naik itu aja kalau pesan online kelamaan" ucap Heri menunjuk taksi yang ingin lewat di depan mereka


"Taksi Taksi" ucap Heri memberhentikan taksi tersebut


"Terimakasih pak Heri" ucap Rudi pada Heri


"Iya pak sama sama kalau begitu saya duluan ya mari"


"Iya pak terimakasih sekali lagi"


Setelah itu Rudi pun masuk ke dalam taksi.

__ADS_1


Setelah Rudi masuk ke dalam taksi, Rudi memberitahukan alamat tujuan nya pada supir.


...****************...


Di apartemen Jennie.


Setelah selesai dengan pakaian pramugari nya dan beberapa barang bawa an nya Jennie berpamitan kepada Amira.


"Maa Jennie berangkat dulu ya"


Iya sayang hati hati, jangan lupa sekalu ber do'a dimana pun kamu berada "


"Iya maa yasudah Jennie berangkat assalamu'alaikum" ucap Jennie mencium punggung tangan Amira


"Wa'alaikumussalam hati hati ya sayang" balas Amira mencium kening dan kedua pipi putri tunggal nya itu.


Sesampainya Jennie di lobby ternyata sudah ada supir suruhan Elvano yang sedang menunggu nya.


"Nona Jennie ya" tanya supir pada Jennie


'Iya pak saya Jennie" jawab Jennie


"Saya supir tuan Elvano yang disuruh untuk menjemput nona, sini nona biar saya bawakan barang barang nya"


"Iya pak terimakasih, panggil Jennie aja pak jangan nona"


"Tidak bisa nona, nanti kesan nya kurang sopan"


"Tidak papa pak, lagi pula lebih tua bapak dari pada saya"


"Yasudah saya panggil mbak Jennie aja ya non, ee-eh maksudnya mbak"


"Iya pak gapapa itu lebih baik"


"Yasudah mbak Jenn silahkan masuk" ucap supir membuka kan pintu mobil untuk Jennie


"Terimakasih pak" ucap Jennie masuk kedalam mobil


Setelah Jennie masuk ke dalam mobil, supir pun masuk. Kemudian melajukan mobil menuju bandara pribadi keluarga Wijaya.

__ADS_1


__ADS_2