CEO Itu Ayah Dari Anak-anak Ku

CEO Itu Ayah Dari Anak-anak Ku
Eps 1. pertemuan


__ADS_3

Alina Dwitama yang merupakan anak yatim piatu, Orang tua alina meninggal karena kecelakaan 5 tahun yang lalu, alina merupakan gadis yang berparas cantik dngan rambut panjang, mata coklat & bulu mata lentik & tinggi 160 cm.


Di usia yang 24 tahun alina menyelesaikan gelar S2 dengan menggunakan biaya siswa di salah satu universitas internasional, alina di kenal dengan gadis yang cerdas, tangguh & mandiri.


Alina memiliki kelebihan yaitu indra ke enam, di mana dia bisa melihat hal-hal di luar nalar, dia juga bisa melihat serta meramal masa depan seseorang, tak heran jika dia selalu jadi pusat perhatian ketikan masih berkuliah :).


Gio Andra mareta, berusia 28 tahun, dia seorang CEO di perusahaan Mareta Grup (MG) yang merupakan salah satu perusahaan terkenal seasia.


Gio Andra Mareta atau kerap di panggil (Gio), yang terkenal akan ketampananya, sifatnya yang dingin & tak suka bila ada lawan jenis yang menggodanya. bahkan secara terang-terangan banya wanita yang menyatakan perasaanya tetap tetap saja tak di hiraukan oleh Gio.


Gio yg terkenal dengan sebutan King Kena ( Kekuatan Nalar) Gio memiliki kekuatan yang hanya sekali menggerakan tangan lawannya tak akan bisa berkutik. karena itulah Dia dan organisasinya di takuti oleh orang-orang kalangan atas atau orang-orang tertentu..


.


.


.


.


.


gret...greeettt.... greettt... bunyi getaran Handphone seorang gadis yang sedang berada di alam mimpi.

__ADS_1


Alana mengerjap matanya ketika mendengar suara getaran handpone miliknya, tenyata telpone dari Clara sahabat alina.


"Halo knpa ra.? pagi-pagi gini gangguin orang tidur aja."tanya alina


"aku cuma mau nanya kamu sekarang udah di mna?" clara


"aku lgi di hotel" alina


" kpan kamu sampe, entar sore ke sini yah al, bantuin aku beres?" clara


"tadi malem ra, oke entar siang aku ke sna, masih ngantuk". alina


"oke aku tunggu al, see you -,-"


.


.


alina dan clara sudah bersahabat sejak duduk di bangku kuliah bahkan mereka seperti saudara, clara yang berasal dari keluarga kalangan atas, clara tidak pernah malu berteman dngan alina karena baginya ketulusan persahabatan tidak bisa di pandangp dari materi, bagitupun alina ia tidak pernah memanfaatkan pertemananya dengan clara, karena baginya clara mau mmenjadi sahabat baiknya & tempat untuk membagi cerita sudah cukup.


setelah selsai menelpon alina memutuskan untuk mandi lalu sarapan.


.

__ADS_1


pukul 11.25 am.


alina berangkat menggunakan taksi online karena ia hanya datang ke kota ini untuk menghadiri acara pertunanganya clara sahabat baiknya, & membutuhkan waktu 25 menit untuk sampe di rumah clara.


Di rumah clara.


" eehh non alina, gimana kabarnya non?" sapa satpam bernama kang anton yang sudah berusia 54 tahun, ia mengenal alina karena alina dulu sangat sering bermain & menginap di rumah clara.


"baik kang, kang anton gmna kabarnya sudah lama tidak pernah bertemu". jawab alina dengan senyum manis mengembang di bibirnya


" ehh,, iya non baik kok, ayo masuk non, non clara sudah menunggu" ucap kang anton


" iyah kang, marii"


"kyaaaaaaa, alinaaaaaaaaaaa"


suara cempreng clara menggema saat melihat sahabatnya datang. alina yang di triaki hanya menutup telinganya, para pelayan dan penjaga yang melihat interaksi keduanya hanya terkekeh sambil geleng-geleng kepala.


" Uusssttt,,, bisa gk sih gak ush teriak", ini bukan di hutan!" jawab alina saking keselnya dngan suara cempreng sahabatnya.


" heheh, oke" jawab clara sambil cngengesan


"jadii??"

__ADS_1


.


__ADS_2