
oohh tuhaann....... sungguh sempurna ciptaanmu, teriak histeris para wanita akan kedatangan CEO mereka.
Namun alina tidak menanggapin teriakan orang-orang iya hanya menunduk sambil memikirkan buah hatinya yang sedang menunggu kepulangan dirinya dari bekerja.
ketika rio melewati satu persatu para karyawanya dia berhenti sejenak di depan alina,
Indra penciumanya menangkap aroma yang sangat familiar baginya entah di mana dia pernah mencium aroma ini.
Aroma lavender, aroma yang sangat dia rindukan, aroma yang membuatnya tidak bisa mengontrol diri, karena benda keramat miliknya akan menegang ketika menghirup aroma tersebut.
Seketika matanya melirik ke arah alina, dan tersunging senyum tipis yang tidak nampak jika tidak di perhatikan dengan teliti.
*
.
Di sebuah ruangan peristirahatan terdengar suara erangan kenenikmatan dari dua sejoli. dia adalah rio dan alina.
#
Beberapa menit yang lalu..
ketika penyambutan ceo telah selesai semua karyawan mulai berkutat dengan keahlianya masing" begitupun dengan alina. hingga suara ketukan pintu mengagetkanya.
"tok..tok...tok.." iyah masuk teriak alina dari dalam ruangan
"maaf bu, ini ada laporan yang harus di tandatangani oleh Ceo, dan ibu di minta secara langsung untuk menyerahkanya" ucap lia sekretaris alina yang masih berusia 24 tahun
"mengapa kamu membawanya kemari.? bukankah biasanya akan langsung di serahkan kepada sekretarisnya.?" tanya alina
__ADS_1
"saya tidak tau bu" jawab lia
"baiklah simpan saja di situ terlebih dahulu"
"baik bu saya permisi" lalu lia keluar dari ruangan alina dan kembali ke dalam ruangannya.
alina mengambil nafas panjang, sebab kenapa harus dirinya secara langsung yang menyerahkan berkas-berkas ini, karena biasanya alina sangat jarang berurusan dengan CEO atau wakil CEO sebelumnya kecuali dalam acara rapat bulanan.
alina tidak ambil pusing dia langsung merapikan pekerjaanya dan keluar dari ruanganya memasuki lift menuju lantai 25 tempat ruangan Ceo.
ting... suara lift terbuka di lantai 25, alina langsung keluar dan berjalan ke arah meja skretaris.
"permisi pak Gionya ada.? saya harus menyerahkan berkas yang perlu dia tandatangani secara langsung" ucap alina
"ohh iyah, pak gionya ada di dalam kebetulan ibu sudah di tunggu sejak tadi" jawab sekretaris gio yang bernama syara berusia 35 tahun.
alian segera berjalan ke arah rungan ceo dan mengetuk pintuk.
tok..tok..tok...
"iyah masuk" ucap gio dari dalam ruangan
cklek.. suara pintu di bukak
"permisi pak, saya direktur bagian IT, ingin menyerahkan berkas ini untuk di tandatangani" ucap alina ketika sudah berada di dalam ruangan.
"heem, letakkan di sana" sambil menujuk di meja dekat sofa "dan duduklah dulu" lanjutnya lagi.
setelah 20 menit berkutat di depan komputernya, gio menghampiri alina dan duduk di sebelahnya, matanya terus saja memandang ke arah alina.
__ADS_1
"cantik"gumanya namun terdengar samar-samar di telinga alian
"maaf pak, apa bapak berbicara sesuatu.?"tanya alina, sebenarnya alina merasa gugup karna di tatap secara intens oleh atasanya, namun dia berusaha untuk menenangkan diri.
" apakah kamu ingat kejadian 4 tahun yang lalu di sebuah hotel.?" bukanya menjawab pertanyaan alina, gio malah melontarkan pertanyaan kepada alina dengan posisi tenang.
deg.......
Alina seketika mematung "apa maksud dari ucapan pria ini, apa jangan-jangan kejadian itu.? " batin alina menatap gio dengan tatapan penuh pertanyaan
Gio yang di tatap seperti itu hanya tersenyum tipis.
"bagaimana.? apakah sekarang kamu sudah ingat.? "tanyanya
" iyah,, saya adalah lelaki itu, dan setelah 4 tahuna khirnya kita bertemu lagi, apakah kamu tau saya hampir gila karena tidak mendatkan informasi apapu tentangmu, dan saya sangat tidak menyangka kita akan bertemu di sini" jelas gio yang mengerti d3ngan tatapan penuh pertanyaan dari alina
"hmm, maaf maksud bapak apa saya tidak mengerti" ucap alina berkelit
gio yang mendengarnya tersenyum, lalu mendekatkan wajahnya ke arah alina, dan ******* bibir alina dengan lembut.
Alina yang di serang secara tiba-tiba hampir saja kehabisa nafas.
Dan.....???
tunggu up selanjutnya yah.😅
maaf lama upnya soalx aku mager lanjutin ceritanya kalo gak dapet dukungan dari kalian.
jadi jangan lupa vote yang banyak" biar aku semangat upnya okee.😚😚😚😚.
__ADS_1