CEO Itu Ayah Dari Anak-anak Ku

CEO Itu Ayah Dari Anak-anak Ku
Eps 2. menemani clara


__ADS_3

" jadi?" ulang clara


"jadi apa?" tanya clara


" hemmm.... jadi sekarang kita ngapain ra?"


"oohh,,, hehhehehe,, temenin aku ke Spa perawatan sambil ke Mol jalan" jwab clara


" heem oke" alina


"yuuk masuk dulu orang tua aku udah nunggu di dalem" ajak clara


" alinaa,,, duuh tambah cantik aja" ucap ibu clara


" gimana kabarmu skarang nak?" tanya ayah clara


bagi alina orang tua clara sudah seperti orang tuanya.


" iiihhh,, ibu bisa aja, kabarku baik kok pak, bapak sama ibu gmna kabarnya?" ucap clara sambil menyalami mereka berdua & berpelukan untuk melepas rindu yang terbendung.


clara yang melihat interaksi ketiganya hanya senyum karena ia tau kalau alina sangat menyayangi orangtuanya seperti orang tua kandungnya sendiri.


" heemm,,, udah kangen-kangenanya" ucap clara sambil cemberut

__ADS_1


lalu mereka bertiga tertawa bersama melihat expresi clara.


" heem,, al bsok kan acara pertunanganya clara, kamu nginep di sini aja yah al biar malemnya kita berangkat bersama ke hotel xx" ucap ibu clara


" iyah bu, hari ini al mau nemenin clara jalan-jalan dulu yah pak bu" ucap alina


" baiklah syang, hati-hati di jalan"


.


Di dalam mobil...


" al. kita makan dulu yuk ke restoran, aku udah laper bnget nih."


" iyah ra, sama aku juga" jawab alina sambil tersenyum


alina berjalan sambil fokus memainkah handpone miliknya sehingga ia tidak sengaja menabrak sesuatu yang jeras menurutnya.


Bruuk......


" Aduuhhh,,, sakit banget jidat ku, ini siapa sih yang mindahin tembok di tengah jalan kek gini" ucap alina sambil menggosok jidatnya yang sakit.


Heeemmmmm,,

__ADS_1


Suara deheman seseorang menyadarkan alina, dia mendongakan kepalanya seketika dia melihat dada bidang seorang pria yang di balut jas hitam mewah. perlahan alina melihat wajah pria itu.


"oohhh tuhaann,,, sungguh sempurna ciptaanmu" batin alina


Heemmmm... kembali terdengar deheman dari seseorang pria di samping orang yang tdi alina tabrak, orang itu tak kalah tampan dari orang yang di tambrak oleh alina, seketika dia tersadar.


" ma..maaf pak, saya tidak senngaja" ucap alina sambil menunduk dan merutuki kebodohanya yang sempat-sempatnya terpesona oleh ketampanan orang tersebut.


" hheemm" ucap pria tersebut dan berlalu pergi bersama temanya.


" Buseet,,, itu orang dingin banget" pikir alina.


Seketika setelah kejadian itu clara datang,


" al kamu kenapa kok diem ?" tanya clara


" gak pa" kok cla, yuk psen makanan aku udah lapar banget nih" ucap alina mengalihkan pembicaraanya, clara tidak merasa curiga sedikitpun dengan ucapan alina, dan memilih langsung memesan makanan. setelah makan mereka berdua memutuskan untuk pergi ke mol dan spa.


stelah 5 jam lamanya mereka jalan-jalan & perawatan, akhirnya senja menyapa, alina memutuskan untuk kembali ke hotel menaiki taksi mengambil beberapa barang yang akan dia bawa untuk menginap di rumah clara, clara sempat menawarkan tumpangan ke pada alina tapi alina menolak, karena calon tunangan clara mengajaknya untuk diner.


ketika taksi yang di tumpangi oleh alina sampai di depan lobi hotel, alina turun memasuk ke dalam hotel dengan langkah gontai dan expresi yang sulit di tebak sambil menundukkan kepalanya karena badanya terasa pegal setelah seharian berkeliling.


alina berjalan memasuki lif sambil menunduk dan memencet tombol 15 dia tidak menyadari bahwa di belakangnya ada 2 lelaki yang memandangnya penuh tanda tanya.

__ADS_1


" sepertinya aku pernah melihat gadis ini" batin mereka .


tin, suara lif terbuka di lantai 15, alina keluar dari lif di ikuti 2 orang lelaki di belakangnya.


__ADS_2