
...setelah keluar dari lift Aisyah tersadar dia sedang bicara santai dengan bos nya....
..." astaghfirullah koq bisa aku cerita dengan pak bos, mampus di kira tak sopan aku nanti" kata Aisyah menepuk kening nya....
...sepanjang pekerjaan Aisyah terus memikirkan mbak Leha sahabat baru nya itu....
..."benar juga kata pak bos aku harus ikuti mbak Leha nanti" gumam Aisyah saat mengerjakan tugas nya....
...perasaan Aisyah koq lama sekali jam kerja nya ini dari tadi dia menunggu jam masih belum menunjukkan jam 4 sore....
...setiap detik Aisyah melihat jam tangannya....
..." eh lho koq lama ya jam ini berputar nya" kata Aisyah....
..." ayo lagi mikirin apa?" kata mbak Eza teman satu kantor Aisyah....
..." hehe tidak ada mbak lagi nunggu jam pulang mbak" kata Aisyah cengengesan....
..." kalau di tunggu rasa nya lama Ai, mbak pernah seperti itu ai rasa nya jam di tangan itu tidak berputar " kata mbak Eza....
..." ha benar mbak Ai rasa juga seperti itu, jam nya gerak nya lambat benar mbak" kata Aisyah membenarkan perkataan mbak Eza....
..." mending di cuekin aja Ai, buat kerjaan terus tiba tiba jsm nya cepat berputar " kata mbak Eza....
..." haha iya mbak, " kata Aisyah....
...Aisyah melanjutkan pekerjaan nya hanya saja hati nya masih kepikiran mbak Leha....
...Aisyah terus melanjutkan kerja nya dan jam pun telah jam empat sore....
..." Alhamdulillah, akhirnya pulang juga" kata aisyah....
..." Ai ayo pulang, tidak teras kan jika tidak di pikirkan" kata mbak Eza....
..." iya mbak, mbak dulu an saja nanti ai pulang " kata Aisyah....
...Aisyah mencari keberadaan mbak Leha, di lihat nya mbak Leha sedang menunggu angkot untuk dia pulang kerumah nya....
...Aisyah bersembunyi dari dalam perusahaan agar mbak Leha tidak melihat nya....
...sedang kan Halim yang tadi penasaran apakah Aisyah akan mengikuti saran nya pun masih di berada di mobil Nya menunggu Aisyah keluar dari kantor nya....
...Halim yang biasa nya tidak pernah ikut campur masalah orang jadi penasaran dengan Aisyah yang ingin membantu teman nya....
...mbak Leha telah naik ke angkot, Aisyah yang sudah di tunggu oleh ojek langganan nya buru buru naik....
..." mang, ikuti angkot itu mang, tapi jangan kelihatan jika kita ikuti" kata Asiyah....
..." baik non, kira seperti main film ya non" kata mang ojek....
..." koq main film mang" kata Aisyah sambil melihat angkot mbak Leha....
..." iya seperti film detektif" kata mang ojek....
..." anggap saja seperti itu mang, kita jadi detektif nya" kata Aisyah....
__ADS_1
...tanpa di sadari oleh Aisyah ternyata juga mengikuti nya dari belakang....
..."mang nanti jika penumpang nya yang berbaju hijau itu keluar, kita ikuti ya mang" kata aisyah....
..." baik non, aman jika urusan ikut mengikuti ini" kata mang ojek....
...lumayan jauh juga mengikuti angkot itu akhir nya mbak Leha turun dari angkot dan membayar ongkos nya....
...mbak Leha berjalan masuk ke sebuah gang yang bisa di masuki oleh motor saja....
...untung Aisyah mengikuti nya pakai motor jika pakai taksi mukin harus jalan kaki....
...Aisyah dan mang ojek mengintai dari jauh melihat dimana rumah mbak Leha....
...sampai nya di rumah kayu terdengar suara tangisan dan juga barang perabotan di lempar kan keluar dari rumah itu....
..." jangan om jangan kasihan ibuk sedang sakit om, barang barang kami hancur om" teriak anak perempuan berumur 10 tahun....
..." awas kamu! bentak lelaki itu....
...seperti nya mereka ingin mengeluarkan barang yang ada di rumah papan itu....
..." ibu ibu " tangis anak perempuan tadi....
..." sudah nak, jangan menangis lagi" kata ibu nya yang sedang terduduk di tanah....
..." ibu" teriak mbak Leha saat melihat ibu nya terduduk di tanah....
..." ya Allah Bu apa yang terjadi Bu?" kata mbak Leha....
..." mbak, mbak mereka mau mengambil rumah kita mbak" kata anak perempuan tadi....
..." tadi di tampar oleh oom itu mbak karena dia mendorong ibu mbak, jadi Lena dorong dia mbak terus Lena di tampar" kata Lena Adik nya mbak Leha....
..." astaghfirullah Lena, bagaimana ini Bu, Leha belum ada uang untuk membayar hutang bapak Bu" kata mbak Leha....
..." bang, bang ade tolong jangan usir kami dari rumah kami bang dimana kami akan tinggal bang" pinta mbak Leha....
..." bayar hutang bapak mu dulu, baru rumah ini kami berikan karena bapak mu menggadaikan sertifikat tanah ini untuk minjam uang" kata bang Ade....
..." kami belum ada uang nya bang, uang sebanyak itu kemana mau kami cari bang?" kata mbak Leha menangis....
..." aku tidak mau tahu, keluar kalian dari rumah ini, jika dalam se bulan tidak kalian tebus Rumah kalian aku lelang" kata Ade....
..." jangan bang, kasihan lah kami bang" pinta mbak Leha menarik tangan bang Ade....
..." awas kamu!" bentak bang Ade dan ingin menendang mbak Leha....
..." mbak Leha" panggil Aisyah....
..." Ai kamu disini?" kata mbak Leha....
..." iya mbak, sengaja ai ikuti mbak ke rumah" kata Aisyah....
..." apa yang terjadi mbak?" kata Aisyah....
__ADS_1
..." bapak mbak memiliki hutang pada bang Ade dia menggadaikan sertifikat tanah ini Ai" kata mbak Leha....
..." jadi mana bapak mbak?" kata aisyah....
..." dia di rumah ibu tiri mbak Ai" kata mbak Leha....
..." jadi ibu mbak?" kata Leha....
..." iya ini sudah bercerai dengan bapak mbak Ai karena bapak selingkuh dengan janda kampung sebelah " kata mbak Leha....
..." astaghfirullah, jadi bapak mbak yang menggunakan sertifikat tanah ini untuk minjam uang bang Ade ini?" kata Aisyah....
..." koq bisa mbak, ini tanah atas nama siapa mbak? maaf mbak jika ai bertanya karena ia ingin membantu harus tahu dulu takut nya nanti bermasalah " kata Aisyah....
..." buk sertifikat tanah atas nama siapa buk?" tanya mbak Leha pada ibu nya....
..." atas nama ibu nak, ini tanah peninggalan kakek mu Leha huk uhuk" kata ibu mbak Leha batuk karena sedang sakit....
..." tu Ai, atas nama ibu mbak" kata mbak Leha....
..." jadi sertifikat nya di ambil bapak mbak Leha?" kata Aisyah memastikan....
..." iya Ai ada dulu bapak marah marah pada ibu saat ini sakit dan membongkar lemari baju ibu dan mengambil surat itu Ai" cerita mbak Leha....
..." kapan bapak menceraikan ibu apa sudah mengurus surat cerai nya?' kata Aisah....
..." sudah Ai sejak bapak menikah siri dengan janda kampung sebelah " kata mbak Leha....
...Halim memperhatikan dari jauh Aisyah dan juga Leha....
..." jadi berapa total bapak tukang selingkuh minjam uang nya mbak?" tanya Aisyah....
...Aisyah memang benci pada pada orang yang tidak setia....
..." tukang selingkuh?" kata mbak Leha....
..." iya bapak mbak itu, Ai tidak suka pada lelaki selingkuh, mau di masukin ke dalam sungai Amazon" kata Aisyah....
..."10 juta Ai" kata mbak Leha....
..." oh" kata Aisyah....
..." oi bang, stop angkat barang mereka dulu " kata Aisyah memanggil bang Ade....
..." apa, mau apa kamu? mau bayar hutang mereka kamu ha?" kata bang Ade....
..." eh bang aku bisa lapor Abang sebagai penadah barang curian tau bang?" kata Aisyah menakuti bang Ade....
..." apa maksud mu aku penadah ha?" kata bang Ade....
..." Abang tahu di sertifikat itu atas nama siapa?" kata Aisyah....
...Ade melihat berkas sertifikat yang di bawa nya untuk menarik rumah Leha....
..." ini Siti Maimunah nama nya " kata Ade....
__ADS_1
..." tuh nama yang berutang siapa?" kata aisyah....
..." Junedi" kata Ade menjawab pertanyaan Aisyah....