
hari ini hari pertama Aisyah kuliah.
karena Aisyah masuk siang Aisyah ke kantor terlebih dahulu dan membawa perlengkapan kuliah nya.
karena Halim sudah mengizinkan Aisyah untuk kuliah dengan pulang jam 2 siang.
saat aisyah berangkat kerja dengan ojek online di pertengahan jalan Aisyah melihat ibu ibu di jegat oleh beberapa preman.
Aisyah yang melihat jam tangannya takut terlambat di ke kantor tapi melihat ibu ibu itu di ancam oleh Preman.
" mang berhenti bentar deh mang" kata Aisyah.
" aduh neng, bahaya neng kita pergi saja ya" kata mang ojek.
" kasian mang ibu itu" kata aisyah.
"nanti neng terlambat lho neng" kata mang ojek.
" aduh memang cepat deh jangan kelamaan" kata Aisyah.
" iya iya" kata mang ojek menurun kan Aisyah tidak jauh dari preman itu.
Aisyah berjalan mendekati ibu ibu yang sedang membawa jualan nya.
" Bu, jualan apa?" tanya Aisyah yang pura pura membeli.
" ini neng jual gorengan " kata ibu itu.
" berapa an 1 buk?" tanya Aisyah.
" seribu neng" kata ibu itu kembali.
" saya beli ya buk 10 ribu aja" kata Aisyah.
" baik neng pilih aja mau yang mana" kata ibu itu.
" iya buk, mas mas ini mau beli juga?" kata Aisyah.
" tidak " kata preman itu.
" terus ngapain bardiri di sini?" kata aisyah.
" suka suka kami dong mau berdiri dimana" kata preman itu.
" buk, kita kesana saja buk biar gampang saya milih nya disini sudah buk karena mereka berdiri di sini" alasan Aisyah.
" eh eh mau kemana?" kata preman itu.
" ya mau pindah lah ngapain juga di sini sulit untuk mengambil kue nya" kata Aisyah.
" sini saja!" bentak Preman itu.
" ngapa sih mas kalau mau di sini ibu nya mas nya menjauh dong" kata Aisyah.
" kamu mau beli apa nggak sih?" kata preman.
" mau beli lah emang mas ngapain berdiri disini?" kata aisyah.
" terserah kami mau ngapain disini" kaya Preman itu.
" emang ngapa sih buk mereka?" tanya Aisyah.
" tidak ada neng" kata ibu itu agak takut.
" terus ngapain mereka Disni buk?'' tanya Aisyah.
" ibu juga gak tahu neng" kata ibu itu yang masih melihat wajah preman.
__ADS_1
" ya sudah buk saya ambil ini saja" kata aisyah.
" baik neng" kata buk penjual itu.
Aisyah pun pergi dari lokasi ibu yang menjual kue tersebut tapi Aisyah melihat dari kejauhan.
" cepat serahkan uang tadi" kata preman tadi pada ibu itu.
Aisyah yang melihat preman itu merampas uang dari tangan ibu itu.
ssreet
Aisyah menarik kembali uang yang di tangan preman itu.
" eh apa apa an kamu, cepat kembali kan" teriak preman itu.
" ngapain kalian merampas uang ibu ini?' kata Aisyah.
" dia harus membayar keamanan pada kami " kata preman itu.
" uang keamanan?" kata Aisyah.
" iya uang keamanan " kata mereka.
" berapa aman nanti nya jika sudah di bayar ha?" kata Aisyah.
" ya aman lah " kata preman itu.
" baik, aku akan coba buat rusuh disini bagaimana cara kalian mengamankan nya" kata Aisyah.
" apa yang akan kamu buat?" kata preman itu.
Aisyah mendorong preman itu. dengan gaya tomboi nya Aisyah berdiri.
" beri aku uang keamanan!" bentak Aisyah.
" iya uang keamanan jika tidak akan aku habisi Kalian semua" kata Aisyah.
" hahah lucu kamu" kata preman yang lain.
" cepat, aku tidak butuh ketawa" kata Aisyah.
" cepat!' kata Aisyah.
" enak saja" kata preman itu.
" jadi kalian tidak mau?" kata Aisyah.
plak bugh bug
Aisyah menampar dan menendang preman itu. dalam sekejap preman yang berempat orang jatuh tersungkur.
" cepat mana uang nya" kata Aisyah yang meniru kan gaya Preman tadi.
mereka tidak menyangka bahwa gadis imut ini kejam juga.
karena takut di habisi mereka menyerah kan uang yang mereka dapat pada Aisyah.
" ini" kata mereka.
" oh baik terima kasih jika nanti kedepannya jika kalian membuat Masalah lagi tanpa berbicara kalian akan aku " perkataan Aisyah menyangkut tapi tangan nya ke leher seperti mempraktekan memotong leher.
" ni aku ambil hanya uang ibu ini saja sisa nya ambil kembali dan jangan membuat orang susah tambah susah" kata Aisyah.
" baik neng," kata Preman itu.
saat itu ketika Aisyah melintas ada mobil yang laju.
__ADS_1
ciiiiitttttttt brak
Aisyah ketabrak tapi untung nya Aisyah melompat sedikit dan tidak begitu parah.
mobil yang menabrak itu mendadak berhenti dan pemilik nya keluar.
" Ai Ai ya ampun Ai " kata nya ternyata Halim yang menabrak Aisyah.
" aduh pak bos koq melamun bawa mobil?" kata Aisyah sambil memegang kepala nya.
" darah!" kata Halim melihat kening Aisyah.
Aisyah memegang kening nya.
Halim yang cemas buru buru mengangkat Aisyah di gendongan nya.
Aisyah kaget dan terdiam saat di angkat oleh Halim. Halim yang terlihat cemas pun membawa mobil nya ke arah rumah sakit.
Aisyah Melihat Halim sangat cemas Aisyah bingung malah terdiam yang masih teringat di angkat oleh Halim.
dengan buru buru Halim mengarah kan mobil nya ke rumah sakit.
sesampainya nya Halim dinrumsh sakit Halim menggendong aisyah kembali dan di letak kan nya di atas kursi roda.
Halim mendorong ke ruangan periksa.
Aisyah yang masih terdiam di periksa oleh dokter.
" bagaimana dok, apa parah dok?" kata Halim.
" tidak pak hanya lecet di kening nya saja" kata dokter.
" tapi berdarah dok kepala nya?" kata Halim.
" iya pak jika di kepala terbentur dan juga luka pasti akan berdarah pak" kata dokter itu.
" hm baik pak tolong di obati" kata Halim.
Aisyah yang masih Melihat Halim cemas pun sadar saat dokter memberikan obat dan menempel obat pada kening Aisyah terasa saat luka nya di beri Obat.
" bagaimana keadaan mu Ai?" kata Halim.
" hm tidak apa pak haya lecet sedikit" kata Aisyah.
" apa Kamu pusing?' kata Halim.
" tidak pak, ayo kita berangkat kerja nanti terlambat " ajak Aisyah yang ingin turun di brankas rumah sakit.
" eeee jangan turun dulu kamu masih di rawat inap disini" kata Halim.
" haha bapak masak karena lecet harus di rawat inap?' kata Aisyah.
" saya tidak mau tahu kamu harus di rawat inap saya tidak ingin terjadi apa apa sama kamu" kata Halim yang wajah nya masih saja terlihat Cemas.
" aduh pak, untung bapak bos saya kalau tidak sudah saya pacari" kata aisyah Sambil turun dan mengajak Halim keluar dari rumah sakit.
Aisyah mengarah kan di bagian administrasi rumah sakit untuk membayar tapi Halim memberikan ATM nya pada perawat untuk membayar biaya perobatan Aisyah.
" emang mengapa kalau saya bos kamu tidak boleh jadi kan pacar?" kata Halim pada Aisyah ingin tahu apa alasan Aisyah bicara seperti itu.
" hehe bapak lucu ya gak mukin lah orang seperti bapak menyukai saya hanya gadis tamat SMA yang bekerja di perusahaan bapak sebagai karyawan bekas cleaning servis " kata Aisyah.
" tidak ada yang tidak mukin Ai, bisa saja saya menyukai mu sekarang " kata Halim.
Aisyah hanya tersenyum dan tertawa ternyata pinta juga bos nya ini bercanda.
" hahaha ternyata bos pintar juga bercanda, untung ai sedang sadar jadi bisa bedakan canda an pak bos jika ai masih dalam keadaan di bius mukin Ai kira bapak serius "kata aisyah tersenyum lebar.
__ADS_1