CEO Tampan & Gadis Imut

CEO Tampan & Gadis Imut
ikut demo


__ADS_3

...sementara di sebuah sekolah SMA hari ini ujian nasional di adakan, semua murid mengikuti ujian dengan tenang dan ada beberapa murid yang krasak krusuk menggaruk kepala nya karena tidak tahu jawabannya....


...sedang kan Aisyah si gadis imut dan cantik ini telah menyesuaikan ujian nya....


...Aisyah anak dari seorang polisi pak Ramlan dan ibu bernama Siti seorang guru agama....


...Aisyah anak yang pintar dan juga anak yang cerewet....


...belum lagi jika Aisyah berbicara sulit untuk di kalah kan, cara bicara nya yang ceplas-ceplos itu membuat dia memiliki banyak teman dan juga musuh....


...Aisyah memiliki satu Seorang Abang yang sudah kuliah dan memiliki adik lelaki yang masih SMP....


...mukin karena kedua saudaranya yang lelaki maka sifat Aisyah lebih cendrung tomboy....


...pagi ini Aisyah terlebih dahulu menyelesaikan ujian nya dan bis terlebih dahulu pulang....


...tapi bukan Aisyah nama nya jika jika siap ujian segera pulang. hari ini dia ada janjian dengan gruop pembasmi koruptor dan pembela yang teraniaya....


...Aisyah sudah 3 tahun mengikuti kelompok itu. ke dua orang tua nya tidak pernah melarang Aisyah untuk bergabung di kelompok seperti itu bagi mereka jika tidak mengganggu ke pelajaran dan juga tidak meninggalkan perintah Allah yaitu sholat mereka pasti mendukung....


...Aisyah juga terkadang membantu ayah nya menangkap tersangka kejahatan. Aisyah dari kecil telah didik bela diri oleh ayah nya....


...Di kepolisian ada khusus untuk pelatihan, bukan cita cita Aisyah untuk jadi polisi hanya saja dia suka melihat ayah nya yang tegas dan juga disiplin....


...Aisyah saat ini memiliki cita cita menjadi orang kaya dengan usaha nya sendiri. tujuan nya menjadi orang kaya agar bisa membantu semua yang kesusahan dan juga membuat beberapa panti asuhan untuk menampung anak anak yang terlantar....


...saat di mata pelajaran mengenai cita cita guru dan teman teman nya mendengar kan apa perkataan Aisyah....


..." bagaimana dengan cita cita mu Aisyah?" kata guru nya....


..." teman teman mu yang lain memiliki cita cita menjadi dokter,guru, dan pengusaha kalau kamu apa Aisyah?" tanya guru itu lagi....


..." kalau Aisyah sih buk cuma ingin menjadi orang kaya buk" kata Aisyah....


..." mengapa Aisyah apa tidak ingin menjadi polisi seperti ayah mu?" kata ibu guru....


..." Aisyah terserah buk mau jadi apa saja yang penting Aisyah menghasilkan kan uang dengan halal dan jika memiliki uang Aisyah bisa membantu orang yang susah dan juga membangun pondok panti asuhan untuk anak terlantar " kata Aisyah....


..." bagus cita cita mu Aisyah dan sangat mulia semoga cita cita mu termakbul" kata guru nya....


..." amin buk" kata Aisyah....


...siang ini setelah ujian mereka satu grup akan mendemo sebuah perusahaan yang tidak membayar gaji para buruh harian....


...ayah dari salah seorang gruop itu adalah seorang buruh di per itu untuk membangun hotel....


...Aisyah adalah wakil ketua dari gruop itu dan ketua nya adalah salah seorang pejuang hak rakyat yang sedang berkuliah sama dengan Abang nya Aisyah....


...sekitar puluhan anak muda mendatangi perusahaan yang bertanggung jawab atas pembayaran gaji buruh itu....


...dengan persetujuan komite keamanan dan juga mereka duduk rapi di depan perusahaan sambil mengembangkan spanduk yang telah mereka bawa dari markas mereka....


...perkumpulan Aisyah tidak pernah mendemo secara ugal ugalan mereka akan duduk di depan perusahaan dan menunggu perusahaan memanggil mereka sebagai pembicara untuk masalah mereka hadapi....


...hampir satu jam mereka duduk di depan perusahaan itu....


...salah seorang karyawan perusahaan menghampiri para pendemo....


..." assalamualaikum, permisi bisa kah dua orang dari kelompok ini datang ke perusahaan untuk menyampaikan masalah yang di hadapi" kata karyawan itu....

__ADS_1


..." waalaikumsalam, baik saya yang akan mewakili mereka berbicara " kata Aisyah dengan lantang....


..." baik dek silahkan masuk " kata karyawan itu tidak menyangka yang akan masuk adalah seorang anak SMA....


...meskipun Aisyah telah mengganti baju nya masih terlihat dari wajah Aisyah dari masih SMA....


...Aisyah membawa ayah dari salah seorang anggota nya yang mengalami masalah upah yang tidak di bayar....


...Aisyah berjalan masuk ke dalam ruangan rapat yang di tujukan untuk membahas masalah mengapa mereka duduk di depan perusahaan mereka....


...CEO dari perusahaan itu melihat para pendemo duduk dengan rapi yang di komandoi seorang anak SMA....


..." ada masalah apa ril di depan perusahaan kita" kata CEO itu ternyata Halim....


..." seperti nya mereka mendemo bos?" Kata April....


..." Mau demo masalah apa ril?" kata Halim yang tidak mengetahui masalah pembangunan nya....


..." saya juga kurang tahu bos, apa kita suruh saja salah seorang mereka datang ke ruangan rapat" kata April....


..." baik lah, coba suruh karyawan memanggil perwakilan mereka untuk berbicara " kata Halim....


...saat Halim melihat Aisyah yang maju ke depan untuk mewakili suara Teman teman nya Halim mengangkat alis nya....


..." anak kecil itu yang akan berbicara ril?" kata Halim....


..." seperti nya iya bos, dia yang menawarkan diri untuk berbicara dengan kita" kata April....


..." apa yang bisa di lakukan anak kecil seperti dia" kata Halim yang angkuh....


..." coba kita cari tahu saja bos, dari info yang aku dapat di murid SMA yang akan tamat sekolah sebentar lagi" kata April....


...Aisyah dan ayah teman nya sudah duduk di kursi pertemuan itu. mereka menunggu kedatangan pemilik dari perusahaan ini....


...Halim masuk bersama April dan duduk di kursi utama khusus untuk pemilik perusahaan....


..." perkenalkan saya April asisten pribadi dari pak Halim selaku CEO di perusahaan ini" kata April memperkenalkan diri dan juga Halim....


..." oh saya Aisyah mewakili bapak Samsudin untuk membicarakan masalah upah kerja nya di proyek pembangunan hotel yang di selenggarakan oleh perusahaan bapak CEO" kata Aisyah degan tegas....


...dari cara bicara Aisyah pertama kali Halim salut melihat Aisyah tegas tidak melihat kan rasa takut atau gugup....


..." kalau boleh tahu proyek yang dimana?" kata April....


..." dari keterangan bapak Samsudin proyek yang di daerah selatan kota ini yang membangun sebuah hotel" kata Aisyah dan menunjukkan kartu tanda bekerja bapak Samsudin....


..." oh iya ini memang dari perusahaan kami, jadi apa keluhan nya?" kata April....


..." kami menginginkan pembayaran upah para buruh kerja yang belum di bayar hingga saat ini karena para buruh ini bukan orang yang mempunyai banyak uang untuk memberi makan anak istri nya hanya upah harian dari proyek bapak CEO yang bisa mereka harap kan untuk memberi kan makan pada anak istri mereka" kata Aisya dengan tegas....


..." kami sudah melunasi upah mereka pada pengurus mereka" kata April menyerahkan berkas tanda terima uang upah kwrja para buruh sebanyak 200 juta....


..." tapi dari para buruh ini tidak ada mendapatkan pembayaran upah mereka saat di minta dengan mandor yang membawa mereka bekerja menyatakan belum ada uang yang di berikan oleh pihak bertanggung jawab atas upah mereka" kata Aisyah menyerah kan data pembukuan upah yang belum di bayar oleh pihak perusahaan....


...ada sekitar 20 orang buruh Tidak mendapatkan pembayaran upah kerja mereka....


...April dan Halim melihat pembukuan yang di berikan oleh Aisyah....


..." mohon tunggu sebentar saya hubungi pihak yang bertanggung jawab yang telah menerima uang dari perusahaan kami" kata Halim....

__ADS_1


...Aisyah hanya mengangguk, Halim meminta April menghubungi Reza dia adalah manajer penanggung jawab untuk proyek pembangunan hotel itu....


...April meminta Reza datang ke ruangan rapat untuk membahas masalah ini....


...tidak lama menunggu Reza masuk keruangan rapat dan memberi salam pada CEO nya....


..." iya bos, ada apa bos?" kata Reza....


..." saya ingin bertanya apakah uang untuk upah para buruh telah kamu serah kan ke para buruh lapangan?" kata Halim dengan tegas. ...


..." su sudah bos" kata Reza gugup....


..." mana bukti penyerahan nya?" kata Halim....


..." belum saya print bos, nanti akan saya buat kan" kata Reza mengelak....


..." jadi mengapa mereka kemari menuntut pembayaran upah?" tanya Halim....


...Reza melihat ke arah Aisyah dan juga pak Samsudin....


..." eh pak Sam mengapa kemari membawa anak kecil ini" kata Reza....


...Aisyah yang di sebut anak kecil masih saja diam....


..." saya kemari ingin meminta upah harian kami pak Reza teman teman kami sudah tidak ada uang untuk memberi makan anak dan istri nya " kata pak Samsudin....


..." kan sudah saya bilang sesuai perjanjian kita kemarin!" bentak Reza....


..." itu hanya perjanjian yang bapak buat sendiri kami tidak ada yang setuju" kata pak Samsudin....


..." apa ini Reza? perjanjian apa ya g kamu maksud kan?" kaya Halim....


..." Bu bukan seperti itu pak," kata Reza gagap....


..." begini pak, pak Reza ini menjanjikan bahwa upah mereka akan di bayar bulan depan dengan syarat mereka tidak boleh berhenti bekerja dan terus bekerja di proyek jika mereka berhenti maka upah mereka sebulan ini akan hangus" kata Aisyah....


..." eh kamu anak kecil jangan ikut campur " bentak Reza dan menunjuk Aisyah....


..." eh pak mohon jaga jari itu sebelum jari bapak itu saya buat tidak bisa di gunakan lagi, saya disini hanya meluruskan Masalah bukan untuk mendengarkan pendapat bapak yang tidak jelas, yang saya mau keluar kan sekarang juga upah kerja mereka!" kata Aisyah dengan keras dan berdiri dari bangku nya....


...Halim dan April melihat Aisyah tidak ada takut nya dengan orang yang lebih dewasa dari nya....


..." bagaimana Reza, apa yang terjadi sebenarnya apa benar upah mereka belum di bayar?" kaya Halim....


..." maafkan saya bos, saya khilaf saya janji sebulan ini akan saya ganti " kaya Reza....


..." jadi sudah kamu dengarkan bahwa Reza akan mengganti uang mereka bulan depan?" kata Halim....


..." saya tidak bisa menunggu bulan depan, saya ingin upah mereka di keluarkan hari ini" kata Aisyah....


..." uang nya sudah saya serah kan pada Reza jadi semua nya tanggung jawab reza" kata hakim Yang tidak mau ambil pusing masalah upah ini....


..." oh baik lah jika bapak CEO tidak ingin bertanggung jawab saya akan menuntut perusahaan ini ke ranah hukum dan juga akan saya laporkan ke polisi bahwa kalian tidak membayar upah para pekerja " kata Aisyah....


..." apa sulit nya kalian menunggu sebulan lagi dibayar?" kaya Halim....


..." bagi bapak CEO mukin tidak sulit untuk menunggu waktu sebulan karena bapak CEO terhormat memiliki banyak uang untuk menikmati makanan sementara mereka hanya mengharapkan uang dari upah harian itu untuk makan jika dibayar bulan depan mau makan apa mereka sebulan ini? apa makan pasir dan kerikil di proyek bapak itu biar mereka kenyang? atau jika bapak mau memberikan makan pada anak dan istri mereka sampai upah itu di bayar kan? coba lah mengerti keadaan orang yang dibawah jika mereka memiliki uang saat ini tidak perlu kami sampai mendemo di perusahaan ini," kata Aisyah panjang lebar....


... Halim yang mendengar perkataan Aisyah pun berfikir....

__ADS_1


..." satu lagi bapak CEO terhormat tidak semua orang memiliki kelebihan seperti bapak, yang Tidak memikirkan apa yang di makan besok, yang bapak pikirkan untuk beberapa tahun ini bapak masih bisa makan enak tapi bagi para buruh jangan untuk makan besok untuk hari ini saja mereka masih berfikir mau di kasih apa anak istri mereka" kata Aisyah....


__ADS_2