CEO Tampan & Gadis Imut

CEO Tampan & Gadis Imut
rencana bantu ayah Aisyah


__ADS_3

pertemuan Sarah dan juga ria di cafe pun terlihat lancar.


Sarah meminta ria untuk bekerja sama dalam melancarkan rencana nya.


" jadi ria tante mau minta tolong sama kamu" kata Sarah.


" minta tolong apa Tante?" kata ria.


" Halim kan memiliki 2 perusahaan yang sedang di jalani nya jadi kamu dekati Halim dan jika sudah berhasil kamu minta dia memindahkan satu perusahaan atas nama papa nya" kata Sarah.


" emang koq bisa Tante ?" kata ria.


" sebenarnya salah perusahaan itu milik papa nya tapi Halim mengklaim bahwa itu milik nya ria, kasihan Tante dan oom ria" kata Sarah.


" koq seperti itu Halim ya Tante, kelihatan nya dia sangat baik tapi koq sama orang tua dia tidak baik' kata ria yang termakan hasutan Sarah.


" jadi kamu Mai bantu Tante, jika rencana kamu berhasil kamu akan mendapatkan jatah bulanan dari Tante" kata Sarah.


" baik Tante, sebagai bonus nya ria mendapatkan mas Halim" kata ria dengan senang.


" iya ria kami bisa miliki Halim " kata Sarah.


Sarah rasa rencana nya kali ini akan sukses dan juga akan berhasil. di lihat dari kecantikan ria tidak mukin Halim akan menolak di jika di kenal kan pada ria.


saat ini Sarah akan berfikir bagaimana cara agar Halim mau bertemu dengan ria.


kali ini dia akan meminta suami nya untuk berbicara pada Halim bahwa ada acsra makan malam di rumah nya sekalian ingin memperkenalkan seorang wanita pada Halim.


setelah Sarah selesai berurusan dengan ria Sarah pun pulang untuk menyampaikan pada papa Halim untuk melancarkan rencana nya ini.


dengan mengendarai mobil nya Sarah pun pulang dengan rencana yang sangat banyak di pikiran nya.


sesampainya di rumah Sarah mencari suami nya di ruangan keluarga.


" mas, mas tidak pengen melihat Halim menikah?" kata Sarah.


" tentu dong Sarah siapa yang tidak ingin melihat anak nya menikah " kata papa Halim.


" Sarah punya teman anak nya cantik mas, apa bisa mas kenal kan pada Halim?' saran Sarah.

__ADS_1


" hm nanti mas coba tanya sama Halim " kata papa Halim.


" iya mas, coba malam ini mas ajak makan malam di rumah sekalian perkenalkan ria dengan halim" kata Sarah.


" baik rah nanti mas via telepon Halim" kata papa Raffa.


" baik mas, Sarah tunggu kabar baik nya" kata Sarah .


Sarah pergi ke kamar nya dia berharap halim menyukai ria.


sementara Halim yang pulang dari bertemu Aisyah pun hanya tersenyum karena Halim sangat suka bicara pada Aisyah.


aisyah yang bicara apa ada nya membuat Halim nyaman bicara pada nya. Aisyah tidak pernah mencari perhatian nya.


sementara sesuai rencana nya Aisyah sudah mendaftar diri nya ke universitas favorit.


ada beberapa teman Aisyah juga mendaftar di universitas itu.


saat di rumah Aisyah berpapasan dengan ayah nya.


" bagaimana Ai sudah daftar kan diri ke universitas favorit itu?" tanya ayah nya.


" jadi bagaimana dengan pekerjaan mu Ai?' kata ayah nya.


" pak bos mengizinkan Ai kuliah sambil bekerja ya dengan syarat nanti tamat kuliah Ai tetap bekerja di perusahaan nya" kata Aisyah.


" wah baik sekali bos kami si jarang lho karyawan mendapatkan keringanan untuk kuliah apa lagi dalam masa bekerja" kata ayah Aisyah.


" iya yah, tadi Ai bertemu saat sedang melamun di market dekat kantor" kata Aisyah.


" terus?" kata ayah nya.


" bos lihat Ai sedang melamun di meja depan market jadi di tanya ai tadi" kata Aisyah.


" semangat ya kamu Ai" kata ayah nya.


" iya yah beruntung dapat bos baik seperti pak bos Halim" kata aisyah.


" iya semoga kamu betah bekerja disana dan juga kuliah sampai selesai " kata ayah nya.

__ADS_1


" amin yah, tumben ayah cepat pulang?" kata Aisyah.


" hm ayah lagi pusing mau minta tolong sama kamu tidak enak karena kamu sudah jadi karyawan perusahaan terus mau kuliah juga" kata ayah Aisyah.


" emang ada apa yah?' kata Aisyah.


" ini ada laporan dari seorang mahasiswa jika Temannya ada yang hilang dan sudah di laporkan oleh keluarga mereka di kantor polisi " kata ayah Aisyah.


" jadi sudah di selidiki yah" kata aisyah.


"kalau untuk teman nya tidak bisa di ambil keterangan karena seperti nya mereka tutup mulut " kata ayah nya.


" koq bisa yah?' kata aisyah.


" ayah kurang tau maka nya ayah pusing sebab jalan buntu kek nya" kata ayah Aisyah.


" seharusnya ada yang masuk ke universitas itu yah untuk menyelidiki " kata aisyah.


" iya Ai, ayah tadi berharap kamu bisa masuk kesana untuk menyelidiki kasus ini" kata ayah Aisyah.


" emang universitas mana yah?" kata Aisyah.


" ini universitas favorit di tengah kota" kata ayah nya.


" oh itu Ai sedang mendaftar yang belum ada pemberitahuan penerimaan yah " kata Asiyah.


" kapan penerimaan nya ai?" kata ayah nya.


" kalau tidak salah informasi di online 2 hari lagi bagi yang lulus bisa datang ke universitas untuk melengkapi surat surat nya yang" kata Aisyah.


" oh tidak lama lagi ai" kata ayah Aisyah.


" iya yah " kata aisyah.


" jadi bisa kamu bantu jika sudah lolos di universitas itu?" kata ayah Aisyah.


" bisa yah, nanti Ai bantu yah" kata Aisyah.


" baik Ai semoga kamu di terima ya Ai" kata ayah nya.

__ADS_1


" amin yah " kata Aisyah.


__ADS_2