CEO Tampan & Gadis Imut

CEO Tampan & Gadis Imut
sok kuasa


__ADS_3

...Sri menjemput adik adik nya di terminal bus sore hari ini. permintaan nya pada suami nya telah di setujui membawa ke dua adik nya tinggal di rumah besar itu....


..." mbak, nanti Masuk kan Sinta ke sekolah favorit ya mbak" kata Sinta adik Sarah....


..." iya nanti mbak daftar kan ke sekolah favorit" kata Sarah yang menyayangi adik adik nya....


..." kalau Edi mbak, jadi kan bekerja di perusahaan nya mas Handoko?" kata edi....


..." iya nanti jika mas Handoko sudah bisa mbak atur kamu pasti mbak masuk kan ke perusahaan " kata Sarah....


..." untuk saat ini tinggal di rumah saja dulu kalau masalah kerja itu mah gampang nanti" kata Sarah....


..." enak banget mbak menikah dengan mas Handoko orang kaya" kata Sinta....


..." iya sekarang kita harus pintar pintar mengambil dan menguasai harta mereka" kata Sarah....


...mereka pun sampai di rumah Handoko, Adi dan Sinta sangat takjub melihat besar nya rumah suami dari kakak nya....


...ada rasa bangga mereka tinggal di rumah sebesar itu....


..." waah mbak besar sekali rumah nya mbak" kata Sinta....


..." iya dong, nama nya rumah pemilik perusahaan ternama" kata Sarah membanggakan suami nya....


..." ayo mbak tidak sabar ingin melihat dalam nya" kata Edi....


...mereka pun masuk ke dalam rumah Handoko....


...Edi dan Sinta melihat keliling rumah Halim....


...semua mereka jelajahi termasuk kamar Halim....


..." maaf mas itu kamar nya den Halim di larang masuk" kata bibik....


..." Halah ini kan rumah nya mbak ku juga ngapain kamu larang aku masuk kesini" kata edi....


..." itu pesan dari den halim" kata bibik....


...edi melihat kamar Halim yang sangat nyaman dan juga besar....


..." waah aku ingin ini menjadi kamar ku, aku kasih tahu dengan mbak Sarah untuk mengambil kamar ini " kata Edi sambil berbaring di tempat tidur Halim....


...tiba tiba pintu kamar mandi terbuka....


..." ngapain di kamar ku?'' kata Halim saat keluar dari kamar mandi....


..." ini kamar mu?" kata edi....


..." keluar!! bentak Halim....


...bibik dan juga papa Handoko mendengar suara Halim yang menggelegar....

__ADS_1


..." ngapain aku harus keluar, aku ingin kamar ini menjadi milik ku, kamu yang keluar" kata Edi dengan sombong nya....


...bibik dan juga pak hanDoko mendengar perkataan Edi....


..." ada apa ini" kata pak Handoko....


..." keluar kan dia dari kamar ku!" bentak Halim....


...Sarah juga datang menghampiri adik nya termasuk Sinta....


..." mbak aku ingin kamar ini mbak" kata Edi pada Sarah....


..." ini adik mu dek, tolong kamu nasihati adik mu dan ingat yang di katakan oleh Halim kemrin jangan mengganggu barang nya apa lagi kamar nya jika itu terjadi mas tidak bisa membela adik mu" kata Handoko pada Sarah....


..." apa sih mas apa salah nya adik ku di kamar ini, kan dia juga adik kandung ku, dan aku istri mu mas" kata Sarah yang sok kuasa....


...Halim ingin mendengar kan apa saja yang akan di sampaikan oleh Sarah ini....


..." kamu harus tahu dek, Halim adalah anak kandung ku jangan ganggu dia" kata Handoko....


..." mbak, aku mau kamar ini" kata Adi....


..." cepat Keluar dari kamar ku atau aku usir kalian dari rumah ini" kata Halim....


..." eh Halim, kamu tidak ada hak mengusir ku disini karena aku adalah istri sah dari papa mu" kata Sarah....


..." peduli apa sama ku kalau kamu istri dari papa ku, cepat keluar!" kata Halim ....


..." jangan buat ribut disini" kata Handoko lagi....


...Sarah yang berat hati untuk meninggalkan kamar Halim pun mengajak Adik adik nya turun ke lantai bawah....


..." sudah lah Edi di kamar bawah saja kamu" kata Sarah....


..." tapi mbak?" kata edi lagi....


..." ayo mbak antar kan ke kamar bawah" kata Sarah....


...Dengan dongkol Edi keluar dari kamar itu dan juga Halim menutup pintu nya dengan keras....


...Saat di kamar adik nya Sarah menasihati adik nya....


..." di untuk sementara ini kamu jangan buat masalah dulu, nanti setelah kita usir di Halim itu baru kamu di kamar nya " kata Sarah....


..." iya mbak, usir saja dia mbak sok kaya, muak aku melihat nya mbak" kata Edi yang benci melihat Halim....


..." kita tunggu saja tanggal main nya di, santai tapi pasti saat ini mbak akan memujuk mas Handoko memberi kan kamu pekerjaan di kantor nya" jaga Sarah....


..." iya mbak, aku mau jabatan ku tinggi ya mbak" kata Edi....


..." aman tu di, nanti mbak pujuk mas mu" kata Sarah....

__ADS_1


...Sarah keluar dari kamar Edi dan menghampiri suami nya di taman belakang rumah nya....


..." mas, koq melamun sih mas" kata Sarah....


..." tidak dek, lagi duduk saja disini" kata Handoko....


..." mas jangan di bela terus dong Halim nya, malu aku dengan adik ku mas" kata Sarah....


..." mas Tidak membela dek, hanya saja kamu tahu sendiri bagaimana dengan sifat Halim" kata Handoko....


..." ya sudah lah mas, mas nanti tolong masukkan Adi ke perusahaan mu ya mas biar bekerja dia mas" kata Sarah....


..." iya nanti jika ada lowongan mas akan Masuk kan Adi ke kantor" kata Handoko....


..." apa tidak bisa langsung tempat kan saja Edi sebagai manejer di perusahaan mu mas?" kaya Sarah....


..." Oalah dek, manejer di perusahaan mas sudah ada buat apa memiliki dua menejer?" kaya Handoko....


..." ya pecat dong mas manejer lama mu" kata Sarah nya meminta manejer lama di pecat....


..." oh tidak boleh seperti itu dek kita memecat seseorang karena Masalah ingin memasukkan adik mu" kata Handoko....


..." ya sudah terserah mas saja yang jelas aku minta tolong masukkan adik ku bekerja " kata Sarah....


..." iya nanti mas usahakan " kata Handoko....


...Sarah merasa yakin nanti adik nya akan bekerja di perusahaan terbesar itu....


...sementara Halim yang melihat kejadian di kamar adik nya Sarah dan juga di taman belakang dengan pantauan cctv nya sudah tahu gerak gerik Sarah....


..." hm jadi ingin masuk kan Adik nya ke perusahaan keluarga ku" gumam Halim....


..." lihat saja jika bisa" kata Halim lagi. ...


...Halim masih ingin Melihat apa saja yang akan di lakukan oleh Sarah untuk menjatuhkan nya dan juga bagaimana Sarah menguasai harta nya....


... ...


...Handoko yang tadi melamun tldi taman belakang sedang berfikir....


...Dia sadar kalau harta yang dia miliki saat ini bukan milik nya melainkan milik anak nya Halim....


...Hanya saja Halim belum berfikiran untuk menjalani perusahaan mama nya karena Halim memiliki perusahaan nya sendiri....


...sementara Sarah Tidak mengetahui bahwa harta yang dia gunakan saat ini adalah milik Halim. ...


...Sarah adalah wanita materialistis semua di lihat nya ada uang dan harta....


...berfoya foya adalah hobi nya saat ini....


... membeli barang yang branded di mall menjadi kesukaan nya....

__ADS_1


__ADS_2