Cerita Cinta Mika

Cerita Cinta Mika
Kakak Tersayang Mika


__ADS_3

🌸 Cerita Cinta Mika 🌸



Setelah pulang sekolah, Mika menunggu kakak tersayangnya menjemput sambil memakan Permen Harum manis berwarna Pink di mulutnya. kebetulan Lea menemani Mika, ketiga sahabat nya sudah pulang duluan.


Cekkiiit ...


Suara dua motor terhenti di depan kedua gadis itu.



Mika tersentak kaget hampir saja permen harum manis yang ia makan terjatuh dari mulutnya dan Lea secara refleks memegang lengan Mika sama-sama terkejut.


Ketika dua cowok berperawakan tinggi dan berwajah manis dengan tersenyum cerah telah berada di depannya.



"Mika lo belom pulang ,mau pulang bareng nggak?" ajak Bekhi ketua kelasnya itu.


"Oh nggak deh, gue mau pulang bareng Lea" sahut Mika sambil melirik Lea yang berada di sampingnya. Lea mengangguk pelan isyarat mengiyakan.


"Oh iya, siapa tahu mau bareng, biar Lea dinterin Dedo tuh " Ajakan ke dua Bekhi agak sedikit memaksa.


Seketika Dedo pun tersenyum dia pun membawa moge beriringan terparkir di belakang Bekhi. Seolah nampak sekali ke dua lelaki itu sebelumnya seperti sudah membuat rencana ingin mengantarkan ke dua gadis yang berada di hadapannya itu.


"Lea gue anterin pulang yuk?" ajak Dedo. dengan wajah berlagak manis yang membuat Mika menghela napas dan memperlihatkan mata jengah, Lea dan Mika saling menatap,


Mika mengelangkan wajahnya memberi isyarat kalo ia tidak ingin menerima ajakan ke dua lelaki itu.


"Nggak usah, aku nunggu Kakak ku jemput terima kasih sebelumnya, " sahut Mika dengan tegas menolak ajakan mereka ke dua cowok itu.


"Ya udah deh kalo gitu, " jawab Bekhi pasrah,


Tin... tin... tin...



Suara kelakson mobil, yang tak asing lagi terdengar di telinga Mika, Kaca jendela mobil terbuka dan sesosok wajah tampan menyelinap di dalamnya.


"Mika, ayo pulang" Bekhi dan Dedo menoleh berbarengan, melihat mobil kakak Mika yang terparkir tak jauh dari tempat mereka berada.


"Oh iya," jawab Mika sambil tersenyum kepada Kakak semata wayangnya itu.


"Baiklah Bek dan Ded kami pulang duluan ya makasih buat tawarannya ya Assalamualaikum " pamit Mika, sambil berlalu pergi mengandeng lengan Lea.

__ADS_1


"Iya kita pulang dulu ya, " Lea pun ikut berpamitan, ke dua gadis cantik itu berlalu pergi meninggalkan Bekhi dan Dedo yang saling bertatapan penuh kekecewaan.


"Waalaikumsalam " jawab Bekhi dan Dedo dengan suara tak bersemangat.


"Gagal lagi kita buat pdkt cewe-cewe itu" ujar Dedo penuh dengan kekecewaan.


"Apalagi Mika susah baget diajaknya." keluh Bekhi sambil berdecak kesal.


"ya udah, lain kali siapa tahu bisa " kata Dedo menyemangati.


"Ya udah kita pulang aja nyok," ajak Dedo lagi, di jawab anggukan dari Bekhi sahabatnya, ke dua sahabat itupun pergi meninggalkan kawasan sekolah melaju dengan motornya.


🌸🌸🌸🌸🌸


Di dalam mobil Mika dan Lea duduk saling berdampingan dan Tio duduk di bangku supir,



"Lea mau diantar ke rumah," tanya Tio.


"Nggak Kak, Lea mau ikut ke rumah kita dulu, Lea Mau nemenin aku dulu dirumah ada sedikit keperluan Bundanya Lea sama Ayahnya katanya, tadi telepon Bundanya Lea katanya sih Bundanya pulang nya agak lama makanya Mika ngajak Lea buat main dulu di rumah" jawab Mika menjelaskan.


"Iya kak, nggak apa-apa kan aku ikut " tanya Lea sedikit malu-malu.


"Baguslah, Mama pasti senang kebetulan Mamah nggak ada di rumah, ia lagi di kantor, kepala kakak juga agak pusing nih badan agak kurang enak, makanya Mamah mengantikan kakak di kantor, bagus kalo kamu mau menemani Mika di rumah, kamu kan sahabat Mika, masa nggak boleh main ke rumah, bukan apa-apa takutnya kamu belom ngabari ke mamah mu namanya ortu kan pasti khawatir," kata Tio menjelaskan.


"Iya " jawab Tio sekenanya.


"Kakak sakit udah ke dokter belum? " tanya Mika sambil menyentuh kening kakak nya itu memeriksa suhu badan Tio.


"nggak apa-apa Mik, kakak cuma nggak enak badan kamu nggak mesti kawatir juga" jawab Tio seolah tak ingin melihat adiknya khawatir.


"ya Allah, kak badan kakak panas banget gini, nggak usah jemput Mika juga Mika kan bisa pulang pake gojek atau greb, kenapa kakak nggak langsung pulang aja si, ?" sahut Mika setelah memeriksa suhu tubuh kakaknya.


"Kakak nggak apa-apa kok,"


"Mesti ke Dokter ka, kalo panas" ujar Lea memberi saran.


"Ya udah entar Dokter Nendra ku telepon suruh ke rumah yah kak," tanya Mika memberi usul untuk menghubungi dokter keluarganya.


"Nggak usah, tadi kakak udah ke dokter Nendra, kakak cuma kecapean katanya mesti istirahat, bentaran juga pasti sembuh tinggal minum obat juga sembuh kok " jawab Tio tidak ingin Mika khawatir.


"Baiklah kalo begitu, " Mika menyetujui Tio.


Dan mobil pun melaju kencang menuju ke kediaman Mika dan Tio.

__ADS_1


🌸🌸🌸🌸🌸


Setelah sampai di rumah Mika membaringkan tubuh Tio di sebuah sofa keluarga.


Tio menyandarkan tubuh nya, kepalanya terasa begitu berat dan suhu badan nya terasa panas.



"Kak Tio biar aku aku bawakan air kompresan ya, " ucap Lea agak cemas melihat kondisi Tio yang Pucat, dengan sigap Mika mengiyakan dan Tio Hanya menyandar Pasrah.


Lea pergi ke dapur mengambil semangkuk air dingin dan segera kembali menghampiri Mika yang seakan cemas menemani kakaknya,


"Kak Tio Nggak apa-apakan, apa kita mesti ke Rumah sakit gitu " kata Mika mengkhawatirkan Tio.


"Nggak usah Mika, Kakak Cuma Harus sedikit istirahat aja kok" Jawab Tio wajah Tio tampak menahan rasa sakitnya.


"Ya udah, Mika telepon Mama aja ya Kak " tanya Mika mencemaskan Tio.


"Nggak usah, kasihan Mama entar tambah khawatir kakak cuma belom minum obat dan mesti harus istirahat bentaran doank entar juga sembuh coba ambilin obat kakak di tas itu," Titah Tio dengan sigap Mika langsung mengambilkan obat Tio dari dalam tasnya.


Bi Kimi menghampiri Tio, Mika dan Lea sambil membawa nampan berisi 3 cangkir teh hangat.



"Minum dulu Den, mumpung masih hangat tehnya," kata Bi Kimi sambil menyodorkan secangkir tehnya kepada Tio dan Tio langsung mengambilnya dan meminumnya setelah itu meletakan kembali diatas meja yang berada di dekatnya.


"Makan dulu Non sama Non Lea, Bibi sudah bikinin masakan buat sarapan siang ini" ujar Bi Kimi sambil pamit pergi kembali kedapur, di jawab dengan angukan dan senyuman dari Mika dan Lea. Setelah minum obat Tio langsung di papah oleh Mika di temani Lea sahabat Mika menuju kamar Tio.


Tio langsung merebahkan badannya diatas ranjangnya Mika menyelimuti Kakak nya itu dengan bad cover Putih milik Tio. Agar Tio bisa merasa Hangat.



Dan tak lupa Mika mengompres kepala Tio dengan Air yang di bawa Lea. Setelah Tio tampak beristirahat Mika pun mengajak Lea menuju ke kamarnya.


#Bersambung


🌸Hai πŸ™‹ Readers yang baru gabung baca Novel ku ini Terima kasih banyak ya πŸ˜˜πŸ™ udah mau mampir salam kenal untuk kalian semua, jangan lupa Like & Komentar terbaik nya dan masukan ke dalam Favorite kasih bintang 5 juga ya Terima kasih banyak Raaders , TerLove πŸ’ž Love buat kalian semua🌸 jangan lupa selalu Vote Novel "Cerita Cinta Mika".



Tio Alfarizi


Lee min ho, Aku pilih sebagai Visual Kakak Mika, Kak Tio yang baik banget dan gantengnya yang nggak ketulungan,


mohon Maaf πŸ€— ya,

__ADS_1


buat pengemar Lee min ho, yang komplen Maaf banget ini kan cuma dunia khayalan Maaf kan Author yang khayalannya ketinggian yang nggak suka abaikan saja πŸ˜‚πŸ˜…πŸ˜Š.


__ADS_2