CERITA TIDAK TERSRDIA

CERITA TIDAK TERSRDIA
Kembali nya Johan..


__ADS_3

.. Tesi POV ..


Udah sebulan umur pernikahan gua sama Meldo. Gak banyak berubah dan Meldo pun benar-benar berpegang pada omongannya yang dulu. Dimana Dia meminta untuk mengurus diri masing-masing tanpa memperhatikan satu sama lain. Syukur nya sih, Dia memang gak pernah kasar walaupun sikap nya kayak gitu. Dia kalo berpergian pulangnya pun pulangnya selalu tepat waktu.


Pukul 07.30 WIB..


"Kak bangun, gua mau ngampus!." ucap gua membangunkan si Meldo.


"Yaudah ngampus aja sih!! Apa hubungannya sama gua?." ucap Meldo dengan suara khas bangun tidur.


"Ya lo beres-beresin rumah dong? Nyuci kek, apa kek. Dihh."


"Iya nanti."


"Sekarang."


"Nanti."


"SEKARAAAANNNGGGG!!!!." teriak gua penuh dengan amarah.


"Heh, lo itu jadi istri gak ada romantis-romantis nya ya? Masa suami di bentak begitu?."


"Biar lo bangkit!!. Pokoknya kerjain cucian nya. Gua mau ngampus. Bhaiii."


"Gua nanti siang juga mau ke kampus." teriak Meldo sama gua. Dan gak gua gubris.


-------------------


__KAMPUS__


Gua langsung masuk ke kelas dimana tempat matkul pertama dilaksanakan. Mengenai soal pernikahan gua, gak banyak yg tau. Cuma temen-temen deket aja yang tau. Karena kalo dikasih juga percuma, pernikahan ini cuma sebatas status aja. Gak lebih dari itu.


"Tesi... Lo mau?." ucap Rain yg nawarin snack nya sama gua.


"Dih, masih pagi-pagi udah ngunyah aja lu, snack lagi."


"Hehehe gabut, jadinya ngemil deh."


Gak berapa lama, Dosen yang mengajarkan matkul pertama ini langsung masuk dan menjelaskan materi yang akan disampaikan. 1 setengah jam berlalu, matkul pertama udah selesai, tinggal nunggu matkul berikutnya yg akan dilaksanakan 2 jam lagi. Gua, Nita dan Rain memutuskan untuk makan di cafe yg gak jauh dari kampus.


Saat lagi jalan menuju parkiran, tiba-tiba...


"Tesi.." ucap seseorang di seberang sana.


Gua kaget sekaligus gak bisa berkata-kata. 'Sungguhkah dia kembali?.' batin gua.


"Eh? Siapa tu, Tes?." tanya Nita penasaran


"Emmm guys, kalian aja deh yg pergi makan ya? Atau nggak, kalo kalian gak keberatan, gua nitip ya?."


"Oke, lo mau apa?."

__ADS_1


"Apa yg kalian makan nanti aja, itu pesen buat gua."


"Oke.." ucap Nita dan Rain lalu mereka pergi.


Sosok di seberang sana langsung datang menghampiri gua dengan senyum indahnya. Lumayan rindu juga sama ini orang.



"Apa kabar?." ucap nya.


"Johan?."


"Tesi.."


"Hahaha. Sejak kapan lo balik?."


"Semalem. Dan sekarang mau nemuin lo."


"Yaudah kita ngobrol di kantin fakultas aja yuk?."


"Boleh."


((Skip.. Skip..))


Kita berdua duduk berhadap-hadapan dengan rasa canggung karena udah lama banget gak ketemu.


Johan ini temen gua dari kecil, rumah kita juga deket-deketan dikampung. Dia sekarang lagi kuliah di luar kota dan jarang balik, makanya kita jarang ketemu. Rasa canggung terus memburu. Gak tau mau memulai darimana.


"Lancar kok. Lo gimana?."


"Sama, lancar juga."


"Bagus deh.".


"Oh ya Tes, gua mau nanya sesuatu."


Kata-kata Johan buat gua penasaran.


"Ya, mau nanya apa?."


"Lu udah nikah ya?." tanya nya yg buat gua jadi gugup.


"Emm.. Emmm.. i..i..iya Joo. Kenapaa?."


"Haha gapapa kok. Justru gua balik mau ucapain selamat buat lu."


"Iya, makasih."


"Orang mana dia? Atau jangan-jangan lu nikah sama om-om lagi? Hahaha." ledek Johan.


"Dih apaan sih? Bukan kok. Emm Dia kating gua."

__ADS_1


Gak lama, telfon Johan berdering pertanda ada yg nelfon. Dia angkat telfon itu dan berbicara beberapa kata ke seseorang di seberang sana.


"Tes, gua mau balik nih. Lu mau gua anter pulang?." tawar Johan


"Eh? Gak usah hehe. Gua masih ada kelas lagi nanti."


"Oh gitu, yaudah gua pamit ya."


"Oke, hati-hati."


Johan langsung pergi. Huh, sial.. Tau gitu tadi gua ikut Nita sama Rain aja sambil ngajak Johan kalo tau cuma sebentar gini ketemunya. Dengan terpaksa gua merana nunggu Nita sama Rain balik.


------------


.. Johan POV ..


'gak ada kesempatan lagi buat gua bisa dapetin lu, Tes. Sia-sia apa yang udah gua angan-angani selama ini. Bahkan lu aja tega gak ngomong ke gua kalo lu udah nikah. Mama lu sendiri yang nyampein berita ini. Membuat sekujur tubuh gua seperti di strum oleh sengat listrik yang paling mematikan.' ucap gua membatin.


((..FLASHBACK..))


Gua baru nyampe di bandara dan langsung bergegas menuju rumah. Sekaligus gua mau ketemu Tesi, siapa tau dia ada dirumah kan?. Dengan memakan waktu berjam-jam, akhirnya gua sampe juga dirumah. Gua disuruh Mama istirahat sebentar, tapi gua nolak. Gua mau langsung memastikan Tesi lagi ada dirumah atau lagi di kuliah di Kota. Gua langsung bergegas dan ngetok pintu rumah. Ada Mama Tesi yang buka, gak lama disuruh masuk.


"Eh? Johan kan?." ucap Mama Tesi.


"Iya tante. Tesi nya ada?." ucap gua sambil celingak celinguk melihat isi rumah.


"Tesi kuliah. Biasa nya sih, akhir pekan dia baru balik sama suami nya."


Gua kaget banget. Suami?! Gua berpikir keras dan bingung setengah mati.


"Iya, Tesi udah nikah. Kamu gak di kabarin sama Dia?."


"Enggak ada sih tante. Tapi serius dia udah nikah tan? Ke..ke..kenapa buru-buru gini tan? Maaf, di..di..dia gak lagi 'hamidun' kan?."


"Husssttttt. Enggak lah. Karena memang sudah memantapkan hati makanya Dia menikah."


"Yaudah deh tan. Pamit dulu." ucap gua langsung pergi dan tanpa menunggu respon dari tante


Keesokannya, gua memutuskan untuk ke Kota dan ke kampus Tesi untuk nemuin Dia. Sekaligus mau tau penjelasan dari orangnya langsung mengenai pernikahannya.


((..FLASHBACK OFF..))


.


.


.


.


Terimakasih buat yang udah baca 💞

__ADS_1


__ADS_2