CERPEN

CERPEN
SURAT


__ADS_3

Dunia mulai membangun dirinya kembali. Perang yang besar itu telah hilang. Kepergian ku rupanya tak sia-sia. Lagi pula dari dulu aku tidak ingin perang bodoh itu. Sekarang itu tidak penting, aku telah bekerja di tempat ini. Sebagai tukang pos


Hari-hari ku tidak pernah berubah. Hanya mengantar kan pos setiap harinya. Tapi itu termasuk pekerjaan yang mulia bagi ku. Itu bukan hanya mengantar kan sebuah surat biasa saja, tapi bagiku itu menghantarkan kebahagiaan, kita dapat menuang kerinduan kita ke dalam sebuah tulisan.


Apa lagi semenjak kehadiran wanita ini. Banyak yang berubah dari tempat ini semenjak kehadiran nya. Emerald nama gadis itu, sesuai matanya yang indah berwarna hijau terang bak permata. Dia disebut sebagai auto doll mereka bekerja untuk mengetikan surat setiap permintaan pelanggannya. Sudah banyak orang yang terpukau akan keahliannya dalam menulis. Sampai aku pun terpukau. keputusan untuk meminta bantuannya.


"Hei bisakah aku meminta tolong mu...aku ingin menulis sebuah surat"


"Tentu aku akan membantu mu" jawab gadis itu


Seperti biasa gadis ini terlihat begitu kaku. Tapi bagi ku itu sudah biasa, Di masa lalu orang menyebutnya mesin pembunuh yang tak berperasaan. Padahal dia hanya seorang gadis. Perbuatan orang-orang memang menjijikkan, tapi sekarang perang sudah usai. Walaupun dia kehilangan kedua tangannya.


sekarang dia sudah memiliki tangan yang baru, terbuat dari besi. itu adalah penemuan yang hebat dan dengan tangan itu pula dia akan menulis surat untuk ku.


"Jadi apa yang ingin kau tuliskan?"


"Ah iya...aku cukup malu untuk mengatakannya...ini untuk seseorang yang selalu menjadi alasan ku untuk berjuang... kalau bukan karna dia aku tidak akan sampai disini"


"Baiklah...jadi ini tentang kerinduan mu ya"


"Begitulah"


"Baiklah mari kita mulai"


"Jadi aku ingin kata-katanya begini...aku ingin tau kabarnya, apa yang sedang dilakukan nya disana apakah dia bahagia...aku ingin dia tau betapa rindunya aku akan dirinya...akan wajahnya...senyuman nya...aku merindukan semua itu"

__ADS_1


Dia terus mengetik semua hal yang aku ucapkan. aku tidak bagaimana cara dia merangkainya. Tapi tangan nya terus mengetikan kata demi kata. Sampai akhirnya aku selesai mengeluarkan seluruh rasa rindu ku baru dia berhenti.


"Jadi bagaimana?"


Dia mengeluarkan kertas dari mesin ketik nya dan memberikan nya padaku


"Ini silahkan dibaca"


"Hei...


Apa kabar mu?


Apakah kau baik-baik saja?


Aku selalu rindu akan dirimu?


Senyum mu yang indah itu


Tidak pernah kulupakan


Baik badai menerjang ku tak pernah lupa


Hei...


Apa kau rindu padaku?

__ADS_1


Lihat langit malam ini


Begitu indah


Rembulan terlihat semakin indah bersama dengan bintang yang bertebaran


Kumerindukan saat-saat itu


Dimana kita memandang langit di hamparan bunga yang luas itu


Jika kau rindu


Lihat lah langit malam


Lihat rembulan yang indah itu


Lihat lah bintang-bintang itu


Dan ucapkan lah mantra nya


"Camelia"


Kata-kata yang keluar dari surat ini benar-benar indah. Seluruh perasaan ku tersalurkan kedalam surat yang indah ini. Setiap kata nya begitu indah. Aku tidak mengerti bagaimana gadis kaku seperti dia dapat mengetahui perasaan seseorang sedalam ini. Padahal awalnya dia hanya lah seorang gadis yang hanya mengenal perang yang tidak bisa hidup tanpa misi , yang menganggap dirinya hanya senjata pembunuh.


"Terimakasih emerald ini benar-benar indah"

__ADS_1


"Ya... semoga perasaan mu berhasil tersampaikan"


__ADS_2