cewek barbar kepincut anak band

cewek barbar kepincut anak band
eps 103


__ADS_3

" iya pak silahkan..."


" Bu Rachel,ibu ga mau cepet bangun nih,suaminya sweet banget looh..."


suster bicara pada Rachel sambil mengganti air infus yang habis.


"handuk dan bak kecil sudah saya siapkan di kamar mandi ya pak..."


ucap suster.


"sus,saya mau pindahkan istri saya ke ruang rawat bisa ga ya..."


"saya takut banyak wartawan yang meliput..."


"istri saya ga suka soalnya,suka ngomel dia kalo masuk tv..."


"nanti tunggu dokter cekup ya pak .."


"kalau sudah ok kami akan pindahkan..."


"kami pasti menjaga privasi Pasien kami..."


jawab suster.


"tolong ya sus,siapkan kamar VIP untuk istri saya..."


"biar istri saya nyaman tidurnya..."


"siap pak,saya bantu siapkan..."


"terimakasih banyak sus..."


"sama-sama pak Ricky..."


"saya permisi.."


sang suster pun berlalu,dan Ricky segera membersihkan tubuh Rachel....


"nah sayang abis ini kita pindah ke kamar ya..."


"biar tidur kamu nyaman,cepet sehat juga..."


"kamu cepet bangun dong,aq kangen diomelin kamu..."


"anak kita juga kangen sama mami nya loh..."


"setiap melek mata kaya nyariin kamu gitu .."


"udah gitu anteng banget,ga rewel kaya aq..."


"nanti kalo kamu udah sehat kita jalan-jalan bareng lagi ya sayang..."


"kali ini kita jalan-jalan bertiga..."


Ricky terus bicara sambil mengelap-elap tubuh sang istri...

__ADS_1


saat Ricky membersihkan jari sang istri,jari tersebut bergerak...


tanda ia mendengarkan sang suami bicara...


"kamu dengerin aq kan sayang..."


Rachel mengerakkan lagi jarinya.


"pinter banget sih istri aq ini..."


"istri paling cantik,paling pinter,paling hebat,paling kuat,paling segala-galanya buat aq..."


"love u full mami .."


Ricky mengecup kilas bibir Rachel.


setelah membersihkan tubuh Rachel, Ricky memakaikan kembali pakaian pada tubuh Rachel dengan perlahan...


kemudian menyisirkan rambutnya lagi ..


tak lama dokter pun tiba.....


"assalamualaikum...."


"selamat siang..."


sapa dokter


"siang dok..."


"saya periksa Bu Rachel dulu ya pak..."


"gimana perkembangannya menurut pak Ricky..."


ucap dokter sambil memeriksa Rachel.


"setiap saya ajak bicara dia selalu merespon kok dok..."


"kadang gerakin jari,kadang ngeluarin air mata..."


jelas Ricky.


"wah,Bu Rachel perkembangannya cukup baik..."


"coba sekarang Bu Rachel dengar saya ga..."


"kalau dengar coba gerakkan jarinya..."


Rachel pun menggerakkan jarinya.


"bagus..."


"coba sekarang gerakkan kakinya..."


"bisa ga..."

__ADS_1


beberapa detik berlalu,namun kakinya tak bisa bergerak...


"gapapa kalau ga bisa,besok kita coba lagi ya..."


"Jagan dipaksakan..."


namun tak lama kaki Rachel pun bergerak.


"gerak dok..."


reflek Ricky.


"wah hebat Bu Rachel..."


"bisa jalan-jalan nih besok kita..."


ledek dokter.


"perkembangan kesehatan Bu Rachel sangat pesat,mungkin karna tekadnya yang begitu kuat untuk cepat pulih serta dukungan dari orang-orang terdekatnya juga sangat berpengaruh besar pada perkembangan kesehatan Bu Rachel..."


"jadi terus bantu doa ya pak,kami tetap melakukan tugas kami dengan sebaik-baiknya..."


"terimakasih dok..."


"oh iya,saya mau segera pindahkan istri saya ke ruang rawat saja dok..."


"saya takut istri saya dijadikan objek berita oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab..."


pinta Ricky.


"oh iya pak silahkan ..."


"nanti saya bantu siapkan kamarnya..."


jawab dokter.


"tadi saya sudah minta kamar sama suster pagi sih dok..."


"katanya tinggal nunggu acc dokter..."


Ricky tersenyum.


"oh iya pak,kalau begitu nanti kita tinggal pindah kamar aja ya pak..."


"saya cek dulu..."


"terimakasih dok..."


"sama-sama pak Ricky..."


"saya tinggal ya..."


"mari pak Ricky Bu Rachel..."


kemudian dokter pun berlalu...

__ADS_1


tak lama kemudian Rachel pun dibantu para perawat,dipindahkan keruang VIP pesanan Ricky.....


__ADS_2